Fungsi Pengawasan Supervisor Dengan Pengetahuan Perawat Dalam Pencegahan Flebitis
DOI:
https://doi.org/10.32584/jkmk.v4i1.730Keywords:
Fungsi pengawasan supervisor, Pengetahuan perawat, Pencegahan flebitis.Abstract
Flebitis adalah Healthcare Associated Infections yang dialami oleh pasien selama 3x24 jam dengan munculnya tanda gejala selama dirawat dirumah sakit. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam pencegahan flebitis yaitu pengetahuan perawat dan pengawasan dari supervisor berhubungan erat terhadap keselamatan pasien di ruang rawat inapagar dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan fungsi pengawasan supervisor dengan pengetahuan perawat dalam pencegahan flebitis di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru. Metode penelitian non-eksperimen dengan cross sectional. Teknik yang digunakan yaitu probability sampling dengan stratified random sampling. Sampel penelitian 81 perawat pelaksana di Rumah Sakit Daerah Idaman Kota Banjarbaru. Pengambilan data menggunakan 3 instrumen berupa kuesioner data demografi, fungsi pengawasan supervisor,dan pengetahuan perawat dalam pencegahan flebitis. Analisis data menggunakan korelasi spearman. Hasil penelitian menggambarkan fungsi pengawasan supervisor didapatkan nilai median sebesar 32,00 (75% dari nilai tertinggi) dan nilai median pengetahuan perawat dalam pencegahan flebitis sebesar 13,00 (72,2 dari nilai tertinggi). Hasil analisis didapatkan adanya hubungan yang positif antara fungsi pengawasan supervisor dengan pengetahuan perawat dalam pencegahan flebitis di ruang rawat inap RSD Idaman Kota Banjarbaru (p value=0,00002). Fungsi pengawasan supervisor yang baik dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dapat menghasilkan perawat dengan pengetahuan yang baik dan saling berkesinambungan dengan pencegahan terhadap flebitis.
References
Adawiyah, R. (2020). Hubungan Peran Supervisor dengan Kualitas Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Sesuai SNARS di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Banjarbaru.
Amalia AW & Hariyati, R. S. (2013). Hubungan Karateristik Perawat dengan Pengetahuan Perawat tentang Proses Keperawatan dan Diagnosis Nanda. Jakarta : FK UI.
Anwar. (2016). Hubungan Fungsi Manajemen dengan Penerapan Patient Safety Culture di Rumah Sakit Umum Dr. Zaenoel Abidin Banda Aceh. Idea Nursing Journal .
Arsad, S. (2018). Kepemimpinan & Manajemen Keperawatan,. Jakarta: Bumi Medika.
Bachtiar, S. S. (2009). Manajemen Keperawatan dengan Pendekatan Praktik. Jakarta: Erlangga.
Budi, D. A. (2017). Hubungan Kualitas Supervisi dengan Kepatuhan Perawat melakukan Pemasangan Infus Sesuai Standar Prosedur Operasional.
Fazrinnor. (2018). Hubungan Pelaksanaan Supervisi Oleh Supervisor Dengan Penerapan Patient Safety Di Ruang Rawat Inap Kelas III Rsud Ulin Banjarmasin.
Hidayat, A. A. (2008). Metode Penelitian Keperawatan dan Tekhnik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.
Kepmenkes, R. (2010). Pedoman Teknis Sarana dan Prasarana Rumah Sakit Kelas C. Jakarta.
Komariah Abdullah, A. I. (2014). Hubungan Pengetahuan, Motivasi, dan Supervisi dengan Kinerja Pencegahan Infeksi Nosokomial Di Rsud Haji Makassar.
Kurniadi, A. (2013). Manajemen Keperawatan dan Prospektifnya, Teori dan Aplikasi. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Lestari, T. (2015). Kumpulan Teori Untuk Kajian Pustaka Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Lubis, C. P. (2004). Infeksi Nosokomial Pada Neonatus, Bagian Kesehatan Anak. Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara.
Medik, D. R. (2005). Pedoman Pengelolaan Rekam Medis Rumah Sakit di Indonesia (1 ed.). Jakarta: Departemen Kesehatan RI Direktorat Jendral Pelayanan Medik.
Moniung, F. R. (2016). Hubungan Lama Kerja dengan Kepatuhan Perawat dalam Melaksanakan Sop Pemasangan Infus di RSU Gmim Pancaran Kasih Manado. 4.
Muninjaya, G. (2011). Manajemen Kesehatan (3 ed.). Jakarta: EGC.
Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. (2011). Manajemen Keperawatan, Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesional (3 ed.). Jakarta: Salemba Medika.
Potter, P. P. (2005). Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses dan Praktik. (S. Devi Yulianti, Penyunt.) Jakarta: EGC.
Qalbia Muhammad Nur, H. N. (2013). Hubungan Motivasi Supervisi Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana Dalam Menerapkan Patient Safety di Rawat Inap RS Universitas Hasanuddin.
Rizany I., R. T. (2019). The Impact of Nurse Scheduling Management on Nurses’ Job Satisfaction in Army Hospital: A Cross-Sectional Research. SAGE Open , 1-9.
Rojas-sánchez, L. Z.-f. (2015). Incidence and factors associated with the development of phlebitis : results of a pilot cohort study.
Rosyidi, K. (2013). Manajemen kepemimpinan dalam keperawatan . Jakarta: TIM.
Simamora, R. H. (2012). Buku Ajar Manajemen Keperawatan. Jakarta: EGC.
Sulastomo. (2000). Manajemen Kesehatan. Gramedia Pustaka Utama.
Wayunah, N. E. (2013). Pengetahuan Perawat Tentang Terapi Infus Memengaruhi Kejadian Plebitis Dan Kenyamanan Pasien. Jurnal Keperawatan Indonesia , 16, 128-137.
Widaningsih. (2016). Pengaruh Karakteristik Terhadap Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Perawatan Intensif Rumah Sakit Kelas A dan B di Indonesia.
Yuswardi, A. M. (2018). Fungsi Pengawasan Kepala Ruang dalam Penerapan Patient Safety: Persepsi Perawat Pelaksana. Idea Nursing Journal , IX.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Fitria Noviana, Endang Pertiwiwati, Ichsan Rizany

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

