Beban Kerja dengan Kualitas Pendokumentasian Asuhan Keperawatan sesuai SNARS
DOI:
https://doi.org/10.32584/jkmk.v3i2.598Keywords:
Beban kerja, kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan, perawatAbstract
Pendokumentasian merupakan suatu tindakan pencatatan untuk dapat digunakan sebagai bukti tertulis yang akurat dilakukan oleh perawat pada sebuah tindakan asuhan keperawatan. Beban kerja merupakan faktor yang mempengaruhi pendokumentasian asuhan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan sesuai SNARS di RSD Idaman Kota Banjarbaru. Desain penelitian mengggunakan crosss sectional melibatkan 22 perawat penanggung jawab asuhan (PPJA) dengan teknik total sampling dan 84 perawat pelaksana dengan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan uji Fisher Excat untuk PPJA dan uji Chi Square (Continuity Corretion) untuk perawat pelaksana. Hasil penelitian ini terdapat hubungan antara beban kerja PPJA dengan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan PPJA sesuai SNARS (p-value = 0,02), dan tidak ada hubungan antara beban kerja perawat pelaksana dengan kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan perawat pelaksana sesuai SNARS (p-value = 1,00). Beban kerja PPJA yang berat dapat mempengaruhi kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan PPJA, sedangkan beban kerja berat dan ringan perawat pelaksana tidak mempengaruhi kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan. Adanya peran PPJA sebagai supervisi membuat kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan perawat pelaksana baik. Beban kerja yang sesuai dapat berdampak baik terhadap kualitas pendokumentasian asuhan keperawatan perawat.References
Andualem, A., Asmamaw, T., Sintayehu, M., Liknaw, T., Edmealem, A., Gedfew, B., & Bewuket, M. (2019). Knowledge, attitude, practice and associated factors towards nursing care documentation among nurses in West Gojjam Zone public hospitals, Amhara Ethiopia, 2018. Clinical Journal of Nursing Care and Practice, 3(1), 001–013. https://doi.org/10.29328/journal.cjncp.1001010
Chintya, Y., & Manumpil, E. (2018). Hubungan Beban Kerja Dengan Kinerja Perawat Di Ruang Rawat Inap RSU Pancaran Kasih GMIM Manado. Journal Of Community & Emergency, 6(2), 121–128.
Depkes RI. (2010). Instrumen Evaluasi Penerapan Standar Asuhan Keperawatan. Depkes.
Efendy, M. A. (2017). Analisis Penerapan Standar Dokumentasi Keperawatan Dengan Kualitas Pelayanan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap RSUD Gambiran. STRADA Jurnal Ilmiah Kesehatan, 6(1), 24–30.
Farid, A. et al. (2019). Laporan Diseminasi Awal Manajemen Keperawatan di Ruang Camar RSD Idaman Kota Banjarbaru. Lambung Mangkurat.
Heriansyah, & Verawati. (2019). Laporan Diseminasi Awal Manajemen Keperawatan di Ruang Merak RSD Idaman Kota Banjarbaru. Lambung Mangkurat.
KARS. (2019). Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) (1.1). Komisi Akreditasi Rumah Sakit.
Keliat, B. A. (2012). Model Praktik Keperawatan Professional Jiwa. EGC.
Mardhatillah, Fauzan, S., & Budiharto, I. (2017). Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Pelaksanaan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam, Bedah, Dan Saraf RSUD Dokter Soedarso Pontianak. Jurnal ProNers, 3(1). https://doi.org/10.1016/j.jpainsymman.2017.04.009
Mayasari, I. (2017). Hubungan Beban Kerja yang Dilaksanakan Perawat dengan Kelengkapan Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Munandar, A. S. (2001). Stress dan Keselamatan Kerja Psikologis Industri dan Organisasi. Universitas Indonesia.
Munandar, A. S. (2010). Psikologi Industri dan Organisasi. Universitas Indonesia.
Muryani, Pertiwiwati, E., & Setiawan, H. (2019). Kualitas Pendokumentasian Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap (Studi di RSUD Kalimantan Tengah). Nerspedia, 2(1), 27–32.
Noviari, E. A., & Susanti, D. D. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan di ruang bedah RSUD Dr. Soekardjo kota Tasikmalaya. Media Informasi, 11(1), 27–38. https://doi.org/10.37160/bmi.v11i1.27
Nursalam. (2015). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional (5th ed.). Salemba Medika.
Potter, P., & Perry, A. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan (A. P. Patricia Potter (ed.); 7th ed.). EGC.
Pujiyanto, E. N. (2018). Hubungan Peran Ketua Tim Terhadap Pendokumentasian Pengkajian Keperawatan Pada Perawat Pelaksana Di Ruang Rawat Inap Dewasa RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta.
Setiadi. (2016). Konsep dan Penulisan Dokumentasi Asuhan Keperawatan Teori dan Praktik (1st ed.). Graha Ilmu.
Setiawan, H., Hartiti, T., & Rofi’i, M. (2018). Supervisi Klinis Model Proctor dalam Peningkatan Kualitas Perawatan Selama Prosedur Intravena. Dunia Keperawatan, 6(2). https://doi.org/10.20527/dk.v6i2.5152
Sunarsih, & Ilyas, H. (2018). Hubungan Beban Kerja Dengan Terjadinya Penyakit Hipertensi Di Poliklinik Universitas Lampung. Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik, 13(1), 42–47.
Syukur, A., Pertiwiwati, E., Setiawan, H., Studi, P., Keperawatan, I., Kedokteran, F., & Lambung, U. (2018). Hubungan beban kerja dengan dokumentasi asuhan keperawatan. Nerspedia, 1(2), 164–171.
Tamaka, R., Mulyadi, N., & Malara, R. (2015). Hubungan Beban Kerja Dengan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Instalasi Gawat Darurat Medik Rsup. Prof. Dr. R.D Kandou Manado. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 3(2), 111069.
Widodo, W., Wungow, H., & Hamel, R. (2016). Hubungan Peran Ketua Tim Dengan Kinerja Perawat Pelaksana Dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Irina F Rsup Prof Dr. R. D. Kandou Manado. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 4(2), 112741.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
