Spiritual Well-Being Perawat Ruang Rawat Inap Di Rumah Sakit X Kota Pontianak

Authors

  • Sarah Ulliya Departemen Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro
  • Siska Nurmenasari Departemen Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.32584/jkmk.v5i1.1451

Keywords:

Spiritual Well-Being, Nurse, Inpatient

Abstract

Perawat harus memahami dan menentukan spiritualitas mereka sendiri sebelumnya, agar dapat memberikan perawatan yang tepat. Belum ada penelitian terkait kondisi spiritual perawat di salah satu rumah sakit X di Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan spiritual well-being perawat rawat inap di rumah sakit X di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif survei dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Perawat pelaksana di ruang rawat inap sebesar 167 responden dipilih dengan teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan berupa data demografi atau karakteristik responden dan 20 pertanyaan instrumen Spiritual Health and Life-Orientation Measure (SHALOM) versi Indonesia dari Fisher. Hasil analisis dari skoring penjumlahan didapatkan nilai spiritual well-being tinggi pada 40,1% responden. Spiritual well-being berdasarkan domain menunjukkan responden yang memiliki tingkat personal swb tinggi sebanyak 33,5%, tingkat communal swb tinggi sebanyak 36,5%, tingkat transcendental swb tinggi sebanyak 38,3%, dan tingkat environmental swb tinggi sebanyak 34,7%. Item dengan mean tertinggi berdasarkan kelasnya ditemukan ‘mendekatkan diri kepada Tuhan’ (Mean=4,73, SD=0,596) pada kelas ideal, ‘beribadah kepada Sang Pencipta’ (Mean=4,34, SD=0,683) pada kelas kenyataan, dan ‘beribadah kepada Sang Pencipta’ (Mean=4,01, SD=0,905) pada kelas bantuan untuk pasien. Kesimpulan: tingkat Spiritual Well-Being perawat di ruang rawat inap secara umum maupun per domain masih lebih banyak termasuk kategori rendah. Dengan kondisi tersebut rumah sakit dapat memfasilitasi perawat mendapatkan modul/pelatihan spiritual serta memfasilitasi perawat dengan sarana dan prasarana ibadah.

References

A’la, M. Z., Komarudin, K., & Efendi, D. (2015). Kesejahteraan Spiritual Keluarga Pasien Stroke dan Kaitannya dengan Depresi. Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, 3(3), 129–133. https://doi.org/10.21927/jnki.2015.3 (3).129-133

Arini, H. N. (2013). Hubungan Spiritualitas dengan Kompetensi Perawat dalam Asuhan Spiritual Klien di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga. Skripsi. Purwokerto: Universitas Jenderal Soedirman Fakultas Kedokteran Dan Ilmu-Ilmu Kesehatan Jurusan Keperawatan Purwokerto, 29.

Azarsa, T., Davoodi, A., Khorami Markani, A., Gahramanian, A., & Vargaeei, A. (2015). Spiritual wellbeing, Attitude toward Spiritual Care and its Relationship with Spiritual Care Competence among Critical Care Nurses. Journal of Caring Sciences, 4(4), 309–320. https://doi.org/10.15171/jcs.2015.031

Berman, A., Snyder, S., & Frandsen, G. (2016). Kozier & Erb’s Fundamentals of Nursing: Concepts, Process, and Practice (Tenth edition). Pearson.

Bufford, R., Paloutzian, R., & Ellison, C. (1991). The Spiritual Well-Being Scale. Journal of Psychology and Theology, 19, 56–70. https://doi.org/10.1177/009164719101900106

Cipta, I. R. (2016). Gambaran Kesehatan Spiritual Perawat di Ruang Perawatan Intensif Rumah Sakit Al-Islam Bandung [PhD Thesis].

Craven, R. F., Hirnle, C. J., & Jensen, S. (2013). Fundamentals of nursing: Human health and function. Wolters Kluwer/Lippincott Williams & Wilkins Health; /z-wcorg/.

Fisher, J. (2010). Development and Application of a Spiritual Well-Being Questionnaire Called SHALOM. Religions, 1(1), 105–121. https://doi.org/10.3390/rel1010105

Fisher, J. (2013). Assessing Spiritual Well-Being: Relating with God Explains Greatest Variance in Spiritual Well-Being Among Australian Youth. International Journal of Children’s Spirituality, 18(4), 306–317.

Fisher, J. (2016). Selecting the Best Version of SHALOM to Assess Spiritual Well-Being. Religions, 7(5), 45. https://doi.org/10.3390/rel7050045

Heydari, A., Khorashadizadeh, F., Nabavi, F. H., Mazlom, S. R., & Ebrahimi, M. (2016). Spiritual Health in Nursing from the Viewpoint of Islam. Iranian Red Crescent Medical Journal, 18(6).

Hodge, D. R., & Wolosin, R. (2014). Spiritual Needs and Satisfaction with Service Provision: Mediating Pathways among a National Sample of Hospital Inpatients. Social Work Research, 38(3), 135–143. https://doi.org/10.1093/swr/svu009

Hungelmann, J., Kenkel-Rossi, E., Klassen, L., & Stollenwerk, R. M. (1985). Spiritual well-being in older adults: Harmonious interconnectedness. Journal of Religion and Health, 24(2), 147–153. https://doi.org/10.1007/BF01532258

International Labour Organization, I. L. O. (2015). Tren Tenaga Kerja dan Sosial di Indonesia 2014–2015 Memperkuat Daya Saing dan Produktivitas Melalui Pekerjaan Layak. Jakarta: ILO.

Kementerian Kesehatan. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan nomor 26 tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang nomor 38 tahun 2014 tentang Keperawatan.

Komariah, M., Adriani, D., Indrayani, D., & Gartika, N. (2020). Kebutuhan Spiritual pada Pasien dengan Kanker Stadium Akhir. Jurnal Keperawatan Silampari, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.31539/jks.v4i1.1221

Korinek, A. W., & Arredondo, R. (2004). The Spiritual Health Inventory (SHI). Alcoholism Treatment Quarterly, 22(2), 55–66. https://doi.org/10.1300/J020v22n02_05

Lohmay, F., & Ramli, M. (2017). Keefektifan Panduan Pelatihan Berbasis Appreciative Inquiry Terhadap Peningkatan Kematangan Karier Siswa SMP. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 2(1), 65–72.

Mauk, K. L., & Schmidt, N. A. (2004). Spiritual care in nursing practice. Lippincott Williams & Wilkins; /z-wcorg/.

Mulyono, W. A. (2011). Penerapan Spiritualitas di Tempat Kerja di RSI F dan Hubungannya Dengan Kepuasan Kerja Perawat. Jurnal Keperawatan Soedirman, 6(2), 94–102.

Musa, A. S. (2017). Spiritual Care Intervention and Spiritual Well-Being: Jordanian Muslim Nurses’ Perspectives. Journal of Holistic Nursing, 35(1), 53–61. https://doi.org/10.1177/0898010116644388

Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P., & Hall, A. (2016). Fundamentals of Nursing—E-Book. Elsevier Health Sciences.

Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. (2017). Situasi Tenaga Keperawatan Indonesia.

Sari, E. D. G., Sudaryanto, A., & Faizah Betty, R. (2015). Hubungan Antara Tingkat Spiritualitas Dengan Kesiapan Lanjut Usia Dalam Menghadapi Kematian di Desa Pucangan Kecamatan Kartasura [PhD Thesis]. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Shah, S., Frey, R., Shipman, K., Gardiner, F., & Milne, H. (2018). A Survey to Explore Health Care Staff Perceptions of Spirituality and Spiritual Care Working in a Single District Health Area in New Zealand. European Journal of Integrative Medicine, 22, 1–9.

Syam, A. (2010). Hubungan antara kesehatan spiritual dengan kesehatan jiwa pada lansia muslim di sasana tresna werdha Kbrp Jakarta Timur. Universitas Indonesia.

Utama, T. A. (2015). Perbedaan kesejahteraan spiritual pasien sebelum dan sesudah operasi jantung di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. http://repository.unpad.ac.id/frontdoor/index/index/docId/137872

Utami, Y. W. (2009). Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Sikap Perawat Dalam Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Pasien Di BRSUD Sukoharjo. 2(2), 6

Downloads

Published

2022-05-31

Issue

Section

Research Articles

How to Cite

Spiritual Well-Being Perawat Ruang Rawat Inap Di Rumah Sakit X Kota Pontianak. (2022). Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 5(1), 16-24. https://doi.org/10.32584/jkmk.v5i1.1451

Most read articles by the same author(s)