HUBUNGAN KESEHATAN MENTAL DENGAN POLA ASUH PADA ORANG TUA DENGAN ANAK STUNTING

Authors

  • Muhamad Alip Rizki Romadon Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Universitas Muhammadiyah Sukabumi
  • Lutiyah Lutiyah Program Studi Profesi Ners, Fakultas Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Jawa Barat
  • Ernawati Hamidah Program Studi D3 Keperawatan, Fakultas Kesehtan, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Jawa Barat

DOI:

https://doi.org/10.32584/jika.v7i2.2999

Keywords:

kesehatan mental, pola asuh pada orang tua, stunting

Abstract

Latar Belakang: Balita usia 12-59 bulan, bayi usia 0-11 bulan, dan bayi baru lahir usia 0-28 hari merupakan bagian dari Masa Balita, yaitu masa setelah lahir sampai sebelum berusia 59 bulan. Kesehatan bayi dan balita sangat penting untuk diperhatikan karena pada masa ini perkembangan fisik dan mentalnya terjadi sangat cepat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kesehatan mental dengan pola asuh pada orang tua yang memiliki anak stunting. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak stunting yang berjumlah 28 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, sehingga jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 28 orang. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p-Value sebesar 0,009 yang berarti p<0,05 maka H0 ditolak. Kesimpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kesehatan mental dengan pola asuh pada orang tua yang memiliki anak stunting. Diterima. Saran: Masyarakat berperan penting dalam mendukung orang tua dalam menjaga kesehatan mental dan pola pengasuhan yang baik. Masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang mendukung orang tua dengan terhambatnya pertumbuhan anak melalui kelompok dukungan sosial, seperti kelompok ibu, yang dapat berbagi pengalaman dan memberikan dukungan emosional.

Kata kunci: kesehatan mental, pola asuh, stunting

References

Aditya, R., & Pratiwi, S. (2020). Pengaruh Pola Asuh terhadap Kesehatan Mental Orang Tua dengan Anak Stunting. Jurnal Psikologi Keluarga, 5(2), 109–117.

Agung widiastuti. (2022). Jurnal Keperawatan Jurnal Keperawatan. 17(1), 153–164.

Arini, D., Mayasari, A. C., & Rustam, M. Z. A. (2019). Motor and Cognitive Development Disorders in Toodler Children with Stunting in the Coastal Area of Surabaya. Journal of Health Science and Prevention, 3(2), 122–128.

Azizah, N., & Nurhayati, E. (2022). The Role of Parenting in Supporting Growth and Development of Stunted Children in Urban Areas. Journal of Parenting and Child Development, 10(1), 45-55.

Azwar, S. (2022). REABILITAS DAN VALIDITAS: EDISI 4. Pusataka pelajar.

Darmagita, shadira vianni, & Susanto, H. (2022). Adaptasi Alat Ukur Parental Authority questionnaire revised (PAQ-R) Untuk Orang Tua Dengan Anak Usia 2-18 Tahun. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 11(4), 561–574. https://doi.org/hhtp://dx.doi.org/10.30872/psikostudia.v11i4

Dinkes. (2021). Pola Asuh Orang Tua dan Dampaknya Terhadap Anak.

Fitria, N., Hidayati, S., & Rizky, M. (2022). Dukungan Sosial dan Kesehatan Mental Orang Tua Anak Stunting: Sebuah Kajian. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(3), 215–222.

Guna, M. S. R., Soesilo, T. D., & Windrawanto, Y. (2019). Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Terhadap Kemampuan Pengambilan Keputusan Mahasiswa Pria Etnis Sumba Di Salatiga. Psikologi Konseling, 14(1), 340–352. https://doi.org/10.24114/konseling.v14i1.13731

Hidayati, D. U., Yulastini, F., Fajriani, E., Nasution, E., Nisa, H., Ryski, S., Tarigan, B., Eva Lestari, Zahroh Shaluhiyah, Mateus Sakundarno Adi, Fauziatin, N., Kartini, A., Nugraheni, S., Promosi-Kesehatan, M., Masyarakat, F.-K., Kesehatan-Masyarakat, F., Nurlinda, N., Zarkasyi R, R., Wahyuni Sari, R., … Feby Lestari, K. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Pola Asuh Orang Tua Dengan KejadianStunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Lambunu 2Kecamatan Bolano Lambunu. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion, 6(2), 372–376.

Jawa Barat, P. (2023). Laporan Penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jawa Barat.

Johnson, D., & Williams, L. (2020). Mental health and parenting practices: A study of parents with stunted children. Journal of Parenting Research, 12(4), 89–102.

Kemenkes. (2022a). Anak-anak 5-9 Tahun.

Kemenkes. (2022b). Faktor-faktor Penyebab Kejadian Stunting pada Balita.

Kemenkes. (2023). 4 gejala stunting yang harus di waspadai.

Kurniawan, R., Suryadi, T., & Fitriani, N. (2021). Pengaruh kesehatan mental ibu terhadap pola asuh pada keluarga dengan anak stunting di wilayah pedesaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 13(3), 115-124.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (Edisi revi). Rineka Cipta.

Putri, A., & Harahap, D. (2020). Hubungan kesehatan mental ibu dengan kualitas pola asuh pada keluarga dengan anak stunting. Jurnal Psikologi dan Kesehatan Anak, 8(2), 45-56.

Rahayu, R., & Dewi, N. (2020). Pola Asuh Orang Tua Anak Stunting: Peran Pengetahuan dan Dukungan Sosial. Jurnal Kesehatan Anak, 4(1), 45–53.

Retnaningtyas, E., Astutik, F., Wati, A. F., & Malo, S. (2020). Analisis Kemampuan Aplikasi Metode Kalender Keluarga Berencana Wanita Usia Subur (WUS) Dalam Menentukan Masa Subur Di Puskesmas Balowerti Kota Kediri. Journal for Quality in Women’s Health, 3(1), 44–49. https://doi.org/10.30994/jqwh.v3i1.48

Ridlo, I. A. (2020). Pandemi COVID-19 dan Tantangan Kebijakan Kesehatan Mental di Indonesia. INSAN Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Mental, 5(2), 162. https://doi.org/10.20473/jpkm.v5i22020.162-171

Smith, A., Johnson, M., & Williams, B. (2019). The impact of parental mental health on child rearing practices in families with stunted children. Journal of Child Development, 34(2), 123–138.

Sonia, G., & Apsari, N. C. (2020). Pola Asuh Yang Berbeda-Beda Dan Dampaknya Terhadap Perkembangan Kepribadian Anak. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 128. https://doi.org/10.24198/jppm.v7i1.27453

Sugiyono. (2022a). Metode Penelitian Kuantitati,Kualitatif,dan R&D/Sugiyono (29th ed.). Bandung:Alfabate.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitati,Kualitatif,dan R&D/Sugiyono (29th ed.).

Sugiyono, prof. D. (2022b). Metode penelitian kuantitatif kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Penerbit Alfabeta Bandung.

Supriyadi, A. (2021). Stres dan Kesehatan Mental Orang Tua Anak Stunting: Analisis Kualitatif. Jurnal Psikologi Anak, 8(1), 33–40.

Susanti, I., & Hartini, S. (2022). Pengaruh Pola Asuh terhadap Perkembangan Anak Stunting. Jurnal Pendidikan Keluarga, 7(3), 112–118.

Syaputra, Y. (2021). Hubungan antara Kesehatan Mental dan Kualitas Hidup Mahasiswa Pada Masa Pandemi COVID-19. Repository.Uin-Suska.Ac.Id, HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN KUALITAS HIDU.

Wahyuni, E., Sari, D., & Putri, M. (2021). Stres, Kesehatan Mental, dan Pola Asuh pada Orang Tua Anak Stunting. Jurnal Psikologi Dan Kesehatan Masyarakat, 6(2), 77–85.

Wahyuni, R., Santoso, A., & Dewi, K. (2023). Fathers’ Involvement in Parenting and Its Impact on Stunted Children’s Development. Journal of Family and Community Health, 15(2), 99-108.

Yadika, adilla dwi nur. (2019). Hubungan riwayat pemberian asi eksklsip dengan kejadian stunting pada balita(usia 24-59bulan) di wilayah kerja puskesmas way urang kabupaten lampung selatan.

Yusuf, M., Rahmadani, A. L., Lestari, Y., & Kurniawan, D. S. (2022). Urgensi Pendidikan Islam dalam Menjaga Kesehatan Mental Remaja di Lingkungan Sekolah pada Era Media Sosial. IQ (Ilmu Al-Qur’an): Jurnal Pendidikan Islam, 5(01), 1–17. https://doi.org/10.37542/iq.v5i01.338

Downloads

Published

2025-06-19

How to Cite

HUBUNGAN KESEHATAN MENTAL DENGAN POLA ASUH PADA ORANG TUA DENGAN ANAK STUNTING . (2025). Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 7(2), 8-15. https://doi.org/10.32584/jika.v7i2.2999

Most read articles by the same author(s)