HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 1-3 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.32584/jika.v6i2.2287Keywords:
Children age 1-3 years, Development, Nutritional statusAbstract
Terjadinya percepatan tumbuh kembang dimiliki anak usia muda yakni antara 0 sampai 5 Usia
1-3 tahun yakni fase emas pertumbuhan serta perbaikan yang tinggi disegala bidang. Masa
keemasan yakni fase krisual bagi optimalisasi tumbuh kembang serta pembentukan dasar
sistem saraf. Status gizi merupakan bidang yang begitu penting bagi perkembangan anak, serta
pendukung utama bagi perkembangannya agar anak dapat berkembang sesuai dengan
usianya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan
anak usia 1-3 tahun di posyandu balita kelurahan Banjarnegoro wilayah kerja Puskesmas
Mertoyudan II Kabupaten Magelang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasi analitik
dengan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik
proportionate stratified random sampling yang berjumlah 71 responden anak usia 1-3 tahun di
posyandu keluarahan banjarnegoro wilayah puskesmas mertoyudan II. Hasil uji spearmen rank
menunjukkan nilai signifikan dengan p value 0.028. Hasil tersebut menunjukkan bahwa p
value<0.05 yang berarti ada hubungan status gizi dengan perkembangan anak usia 1-3 tahun.
Status gizi berkaitan dengan perkembangan anak usia 1-3 tahun.
Kata kunci: usia 1-3 tahun, perkembangan, status gizi
There is an acceleration of growth and development in young children, namely between 0 to 5
aged 1-3 years, namely the golden growth phase and high improvement in all fields. The golden
age is a critical phase for optimizing growth and development and forming the basis of the
nervous system. Nutritional status is an area that is so important for child development, as well
as the main support for its development so that children can develop according to their age. The
aims this research is knowing the relationship between nutritional status and the development of
children aged 1-3 years at the toddler posyandu in Banjarnegoro village, the working area of the
Mertoyudan II Health Center,Magelang Regency. This type of research used analitycal observation
with cross sectional research design. Sampling was carried out using the proportionate stratified
random sampling technique, totaling 71 respondents from children aged 1-3 years at the
posyandu in Banjarnegoro village, the working area of the Mertoyudan II Health. Rank test results
showed a significant value with a p value of 0.028 these results indicate that the p value <0.05
which means there is a relationship between nutritional status and the development of children
aged 1-3 years. Nutritional status is related to the development of children aged 1-3 years.
Keyword: age 1-3 years, development, nutritional status
References
Aenul Nafasah, S., Amananti, W., & Maulida, I. (2022). Gambaran Pengetahuan Ibu Rumah Tangga Mengenai Asupan Gizi Balita Di Desa Pemaron Waru Kecamatan Brebes. Jurnal Ilmiah Farmasi.
Andini, E. N., Udiyono, A., Sutiningsih, D., & Wuryanto, M. A. (2020). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi pada Anak Usia 0-23 Bulan Berdasarkan Composite Index of Anthropometric Failure (CIAF) di Wilayah Kerja Puskesmas Karangayu Kota Semarang. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas, 5(2), 104–112. https://doi.org/10.14710/jekk.v5i2.5898
Anggraini. (2017). Hubungan Antara Status Gizi Dengan Perkembangan (KPSP) Anak Usia 3-5 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiling Raya Bandalampung. Jurnal Kebidanan106, 4(3), 106–109.
Faridah, U., Hidayah, N., & Afifah, S. N. (2023). Hubungan Status Gizi Dengan Status Motorik Halus Pada Anak Usia Dini. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 14(1), 62–71.
Hasyim, D. I., & Saputri, N. (2021). Deteksi Dini dan Edukasi Gangguan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Balita di Desa Podomoro Kabupaten Pringsewu. Jurnal Bagimu Negeri, 5(1), 10–14. https://doi.org/10.52657/bagimunegeri.v5i1.1459
Husada, M. P. (2019). Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia 3-6 Tahun. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10, 242–249. https://akper-sandikarsa.e-journal.id/JIKSH/article/view/162
Judistiani, R. T., Fauziah, A., Astuti, S., Yuliani, A., & Sari, P. (2015). Gangguan Gizi Balita di Desa Mekargalih Kecamatan Jatinangor-Sumedang. Jsk, 1(2), 84–91.
Kemenkes RI. (2016). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak.
Maghfuroh, L. (2018). Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia Toodler. Journal of Health Sciences, 11(2), 114–120. https://doi.org/10.33086/JHS.V11I2.103
Permenkes No 2 Tahun 2020 Tentang Antropometri, (2020).
Nardina, E. A., Astuti, E. D., Hapsari, S. W., Hasanah, L. N., Mariyana, R., Sulung, N., Triatmaja, N. T., Simanjuntak, R. T., Argaheni, N. B., & Rini, M. T. (2021). Tumbuh Kembang Anak. Yayasan Kita Menulis .
Nasution, A. N., Dibah, F., Dania, I. A., & Susanti, M. (2022). Status Gizi Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Prasekolah di Kelurahan Panyabungan III. Jik.Stikesalifah.Ac.Id, 6, 154–161.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. PT Rineka Cipta.
Noviani, P. putri, Rahayu, S., Widyastuti, E., & Sumarni, S. (2022). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Balita Usia 36-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu Kota Semarang.
Padila, P., Andari, F. N., & Andri, J. (2019). Hasil Skrining Perkembangan Anak Usia Toddler antara DDST dengan SDIDTK. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(1), 244–256. https://doi.org/10.31539/jks.v3i1.809
Pirunika, S., Suherman, W. S., & Indrawati. (2022). Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Status Gizi pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4).
Prasma, E. N., Ringo, L. S., Widiastuti, S. H., & Butarbutar, S. (2021). Tingkat Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Toddler di Paud Santa Maria Monica Bekasi Timur. 2(2), 26–32. https://jurnal.akperrscikini.ac.id/index.php/JKC
Setiowati, S. (2020). Golden Age Parenting Periode Emas Tumbuh Kembang Anak. Media Nusa Creative.
Soetjiningsih, & Ranuh, IG. N. G. (2016). Tumbuh Kembang Anak (2nd ed.). EGC.
Yanti, Lailiyana, & Findy, H. (2022). Pemberdaya Kader Posyandu dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Menggunakan KPSP dan Aplikasi “Primaku†Sebagai Deteksi Dini Stunting di Desa Tanah Merah Kabupaten Kampar. KRIDA CENDEKIA, 01
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

