Hubungan implementasi manajemen penjadwalan dinas dengan kinerja perawat
Keywords:
Implementasi, Manajemen penjadwalan dinas, Kinerja perawatAbstract
Penjadwalan dinas perawat merupakan hal yang sangat penting bagi perawat pelaksana dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan keperawatan. Pengaturan manjemen penjadwalan dinas perawat merupakan salah satu tugas kepala ruangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara implementasi manajemen penjadwalan dinas perawat dengan kinerja perawat di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan metode deskriptif korelasi dengan mengunakan pendekatan cross sectional.  Populasi penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang rawat inap Surgikal di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang perawat yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian ini mengunakan kuesioner. Analisa data mengunakan uji bivariat dengn uji chi square. Hasil uji chi square  diperoleh P value = 0,013 (< 0,05) yang berati ada hubungan antara implementasi manajeman penjadwalan dinas perawat dengan kinerja perawat di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Dengan hasil penelitian ini di harapkan kepada pihak manajemen keperawatan berkolaborasi dengan kepala ruangan untuk memperhatikan implementasi penjadwalan dinas perawat diruangan sehingga dapat meningkatkan kualitas kinerja perawat.References
Fahmi.I. (2010). Manajemen Kinerja Teori dan Aplikasi. Alfabeta.
Gillies. D.A. (n.d.). Nursing Management (2nd ed). W.B Saunders.
Kumajas. (2014). Hubungan Karakteristik Induvidu Dengan Kinerja Perawat di Ruang Rawat Inap penyakit dalam RSUD Datoe Binangkang.
Kuntoro. A. (2010). Buku Ajar Manajemen Keperawatan. Yogyakarta. Nuha Medika.
Legrain et.al. (2015). The Nurses Scheduling Problem in Real-Life. Journal of Medikal Systems.
Lestari. (2014). Pendidikan Keperawatan: Upaya Menghasilkan Tenaga Perawat Berkualitas.
Lubis. (2018). Pengaruh Perbedaan Status Pegawai terhadap Kinerja Pegawai Kecamatan Panyabungan Utara.
Mayasari. Anita. (2011). Perbedaan Tingkat Kelelahan Perawat Wanita Shift Pagi Dan Malam. Jurnal Kesehatan Masyaraka, ISSN 1858-(Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia).
Nur`aini. (2018). Hubungan Shif Kerja dengan Kelelahan pada Perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Herna Medan.
Nursalam. (2009). Manajemen Keperawatan Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesonal. (Edisi 2). Penerbit Salembara Medika.
Rahman, S., M. Y. . et. a. (2017). Penjadwalan dinas perawat berhubungan dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap rsud ulin banjarmasin. 41–48.
Rudianti, Y. (2011). Hubungan komunikasi Organisasi dengan Kinerja Perawat Pelaksanaa di Ruang Rawat Inap Salah Satu Rumah Sakit Swasta Surabaya.
Simamora. Ester. M. (2013). Buku Ajar Manajemen Keperawatan. EGC.
Sudarta. Wayan. (2015). Manajemen Keperawatan: Penerapan Teori Model Dalam Pelayanan Keperawatan. gosyen bublishing.
Triwibowo. (2013). Manajemen Pelayanan Keperawatan di Rumah Sakit. TIM.
Undang-Undang no.13. (2003). tentang ketenagakerjaan.
Undang-Undang no.5. (2014). Aparatur Sipil Negara.
Undang-Undang Nomor 20. (2003). Sistem Pendidikan Nasional.
Widyasari. (2013). Jurnal Pengaruh Stres Kerja terhadap Tingkat Stres Kerja pada Perawat Rawat Inap RS Ortopedi Prof DR. R. Sueharso. Surakarta.
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

