Determinan Persepsi Perawat Tentang Peran Case Manager

Penulis

  • Ni Luh Putu Lusiana Devi Program Studi Magister Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • I Ketut Swarjana Program Studi Magister Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • Ni Putu Ayu J Sastamidhyani Program Studi Magister Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • I Gusti Agung Tresna Wicaksana Program Studi Magister Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Institut Teknologi dan Kesehatan Bali

DOI:

https://doi.org/10.32584/jkmk.v4i2.1136

Kata Kunci:

Persepsi, perawat, peran case manager

Abstrak

Case manager belum melakukan peran dengan optimal. Case manager seperti pelengkap standar akreditasi. Banyak faktor terlibat dalam timbulnya berbagai persepsi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan persepsi perawat tentang peran case manager. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 296.876 perawat sebagai populasi. Metode sampling menggunakan multistage random sampling, didapatkan sampel sebanyak 399 perawat. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner persepsi tentang case manager, kuesioner pengetahuan tentang case manager dan kuesioner kepuasan kerja yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas.  Kuesioner kelelahan kerja yang telah baku juga digunakan pada penelitian ini dengan nilai cronbach alpha (0,921). Setiap responden telah mengisi kuesioner terstruktur melalui google form dan telah dianalisis menggunakan deskriptif statistik, chi square-test dan binary logistic regression. Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar atau sebanyak 205 (51%) perawat memiliki persepsi positif tentang peran case manager. Faktor pengetahuan dan kepuasan kerja dikaitkan dengan persepsi perawat tentang peran case manager (p=0,002 dan p=0,006). Faktor determinan persepsi tentang peran case manager pada perawat adalah pengetahuan (Adj. OR=2,36, 95% CI 1,30-4,26, p 0,005). Temuan ini mendukung teori yang mana pengetahuan dan kepuasan kerja terkait dengan persepsi tentang peran case manager.

Referensi

Alfajri, N. Z. et al. (2018). Implementasi case management system di rumah sakit (Kedua). Gadjah Mada University Press.

Auladi, S. (2019). Efektivitas peran case manager dalam upaya meningkatkan kendali mutu dan kendali biaya pelayanan rawat inap intensif peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung. Universitas Pasundan Bandung.

Avia, I. et al. (2019). Analisis kompetensi case manager pada rumah sakit di Jakarta: studi kasus. Jurnal Perawat Indonesia, 3(1), 16–27.

Dindaroglu, F. et al. (2016). The effect of educational status on the perception of social and spontaneous smiles. Turkish Journal of Orthodontics, 29(1), 10–15. https://doi.org/10.5152/turkjorthod.2016.16-00006r1

Fattah, H. (2017). Kepuasan kerja & kinerja pegawai (R. Wardarita (ed.); Cetakan Pe). Penerbit Elmatara. https://books.google.co.id/books?id=w3pCDwAAQBAJ&printsec=frontcover#v=onepage&q&f=false

Harmiyanti, L. et al. (2016). Pengaruh karakteristik dan kapabilitas individu serta karakteristik organisasi terhadap persepsi kinerja perawat perkesmas di Puskesmas Kota Palembang. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 3(1), 341–349.

Joo, J. Y., & Huber, D. L. (2017). Barriers in case managers’ roles: a qualitative systematic review. Western Journal of Nursing Research, 00(0), 1–21. https://doi.org/10.1177/0193945917728689

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Situasi tenaga keperawatan Indonesia.

Kumalasari, L. E., & Werdani, K. E. (2017). Hubungan antara kelelahan kerja dengan persepsi tingkat pelayanan pada perawat bagian rawat inap di Rumah Sakit Umum PKU Muhammadiyah Delanggu. Universitas Muhammadyah Surakarta.

Mardean, Y. et al. (2021). Optimalisasi pendokumentasian case manager rumah sakit tipe A di Jakarta. Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 4(1). https://doi.org/10.32584/jkmk.v4i1.865

Mbonera, F., & Chironda, G. (2018). The relationship between knowledge and perception of patients regarding informed consent in surgical procedures in Rwanda. International Journal of Research in Medical Sciences, 6(2), 408–416. https://doi.org/10.18203/2320-6012.ijrms20180277

Negewo, A. ., & Gudeta, S. . (2019). Factors associated with nurses perception about nurse caring behaviors (case at hospitals of Harar Town, Eastern Ethiopia).

Oh, J., & Oh, S. (2017). Nurse case managers’ experiences on case management for long-term hospitalization in Korea. Asian Nursing Research, 11, 283–289. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.anr.2017.11.002

Ramdan, I. M. (2019). Measuring work fatigue on nurses: a comparison between indonesian version of Fatigue Assessment Scale (FAS) and Japanese Industrial Fatigue Ressearch Commite (JIFRC) Fatigue Questionnaire. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 7(2), 141–151. https://doi.org/10.24198/jkp.v7i2.1092

Sutoto, & Lumenta, N. (2017). Panduan praktik manajer pelayanan pasien-MPP di rumah sakit (case manager) (II). Komisi Akreditasi Rumah Sakit.

Sutriningsih, A. et al. (2020). Factors affecting emergency nurses ’ perceptions of the triage systems. Journal of Public Health Research, 9, 85–87.

Uchmanowicz, I. et al. (2020). The relationship between burnout, job satisfaction and the rationing of nursing care—A cross-sectional study. Journal of Nursing Management, 00(0), 1–11. https://doi.org/10.1111/jonm.13135

You, E. et al. (2016). How do case managers spend time on their functions and activities? BMC Health Services Research, 16, 1–14. https://doi.org/10.1186/s12913-016-1333-6

Diterbitkan

2021-11-30

Terbitan

Bagian

Research Articles

Cara Mengutip

Determinan Persepsi Perawat Tentang Peran Case Manager. (2021). Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 4(2), 102-109. https://doi.org/10.32584/jkmk.v4i2.1136