HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS CAREGIVER DALAM MERAWAT PASIEN SKIZOFRENIA DI PUSKESMAS KOTA PADANG
Keywords:
Kesejahtreraan Psikologis, Self Efficacy, SkizofreniaAbstract
Berbagai macam permasalahan yang dihadapi caregiver dalam penerimaan anggota keluarga orang dengan skizofrenia yaitu banyaknya waktu yang terbuang, banyaknya biaya hidup yang harus keluarkan, terbatasnya waktu untuk bersosialisasi, munculnya perasaan stress, depresi, malu, perasaan bersalah, stigma bahkan terjadinya kekambuhan yang menyebabkan kesejahteraan psikologis caregiver terganggu. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kekambuhan pada pasien yang mengalami skizofrenia adalah dengan self-efficacy, yaitu kemampuan caregiver untuk mengatasi permasalahan, stres maupun pemecahan masalah dalam merawat anggota keluarganya dengan skizofrenia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kesejahteraan psikologis cargiver dalam merawat pasien skizofrenia di Puskesmas Kota Padang. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien skizofrenia yang datang berkunjung ke Puskesmas Penelitian menggunakan kuesioner dengan cara wawancara. Teknik pengambilan sampel accidental sampling. Analisis statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai (p=0,000) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan self efficacy dengan kesejahteraan psikologis caregiver dalam Merawat Pasien Skizofrenia di Puskesmas Kota Padang. Diharapkan kepada perawat di Puskesmas untuk melakukan pertemuan dengan keluarga terkait cara perawatan klien skizofrenia di rumah, sehingga keluarga sebagai care giver mampu dan mengetahui cara perawatan klien dengan skizofrenia.
References
Herdiyanto. (2019). Kemandirian Keluarga dalam Merawat Anggota Yang Mengalami Skizofrenia. Jurnal Ilmu Keperawatan, 4(1).
Jannah (2020) tentang hubungan antara self efficacy dengan kesejahteraan psikologis caregiver dalam merawat lansia skizofrenia di RSJ Dr. Radjiman Wedioningrat Lawang Malang. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), Vol 6, No 1.
Kartikasari. (2018). Pengaruh Terapi Psikoedukasi Keluarga terhadap Self Efficacy Keluarga dan Sosial Okupasi Klien Schizophrenia. JKP - Volume 5 Nomor 2.
Maryam, S & dkk. (2018). Mengenal Usia Lanjut Dan Perawatannya. Jakarta : Salemba Medika.
Rachmawati. (2021). Gambaran Kekambuhan Penderita Gangguan Jiwa di Komunitas. Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta,Vol 2 No 2 : 166 - 170
Riskesdas. (2018). Prevalensi* Gangguan Mental Emosional Pada Penduduk Umur > 15 Tahun Menurut Provinsi, 2007-2018
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081. https://doi.org/10.1037/0022-3514.57.6.1069
Qudwatunnisa F. (2020). Gambaran Kesejahteraan Psikologis Pada Family Caregiver Orang Dengan Skizofrenia Di Instalasi Rawat Jalan Grha Atma Bandung. NurseLine Journal Vol. 3 No. 1
Schwarzer (1995). Generalized Self Efficacy Scale. Ralfschwarzer.de (Diakses dari http://userpage.fu berlin.de/health/engscal.htm )
Tristiana, D (2016) Psychological Well Being In Type 2 Diabetes Mellitus Patients In Mulyorejo Public Health Center Surabaya. 11/2/147-156/2016Jurnal Ners
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

