Pengaruh Psikoedukasi Tentang Pengelolaan Stres terhadap Peningkatkan Self Efficacy Keluarga dalam Merawat ODGJ

Authors

  • Bagus Dwi Cahyono Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kota Pasuruan, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember
  • Evy Aristawati Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kota Pasuruan, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember
  • Nurul Huda Program Studi D3 Keperawatan Kampus Kota Pasuruan, Fakultas Keperawatan, Universitas Jember

Keywords:

efikasi diri, gangguan mental, psikoedukasi, stres

Abstract

Tren gangguan jiwa berat yang semakin meningkat setiap tahunnya membutuhkan perhatian dan penanganan yang komprehensif dan berkesinambungan. Sebagian besar masyarakat masih memiliki stigma tentang keberadaan orang dengan gangguan jiwa, sehingga masih adanya perlakuan diskriminatif terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang akan menghambat proses pemulihan kesehatan jiwa bagi ODGJ. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sebani Kabupaten Pasuruan dengan menggunakan desain pra eksperimen (pretes-posttes) dengan psikoedukasi sebagai variabel bebas dan variabel terikat adalah efikasi diri. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner tentang efikasi diri keluarga sebelum pemberian psikoedukasi dan setelah pemberian psikoedukasi diambil sampel sebanyak 22 responden dan metode total sampling adalah metode sampling. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test mengingat kelas data diambil sebagai data ordinal. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai p=0,006 yang lebih kecil dari = 0,05 yang berarti H0 ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pemberian psikoedukasi terhadap efikasi diri keluarga yang merawat anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Dengan psikoedukasi, pemahaman keluarga tentang gangguan jiwa dan manajemen stres akan lebih baik yang berdampak pada peningkatan efikasi diri keluarga dalam merawat anggota ODGJ yang pada akhirnya angka deprivasi ODGJ di Indonesia akan menurun.

References

Bandura, A., Freeman, W. H., & Lightsey, R. (1999). Self-efficacy: The exercise of control. Springer.

Donsu, J. D. T. (2016). Metodologi penelitian keperawatan.

Kartikasari, R., Yusep, I., & Sriati, A. (2017). Pengaruh terapi psikoedukasi keluarga terhadap self efficacy keluarga dan sosial okupasi klien Schizophrenia. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 5(2).

Koran Tempo. (2020). Pemasungan Meningkat Di Tengah Wabah. https://koran.tempo.co/read/nasional/458709/gangguan-mental-masyarakat

Kurniawan, D., Kumalasari, G., & Fahrany, F. (2020). KEPERAWATAN JIWA KELUARGA: Terapi Psikoedukasi Keluarga ODGJ.

Mubin, M. F., & Andriani, T. (2017). Gambaran tingkat stres pada keluarga yang memiliki penderita gangguan jiwa di RSUD DR. H. Soewondo Kendal. Prosiding Seminar Nasional & Internasional.

RI, K. kesehatan. (2018). Hasil utama riskesdas 2018. 61. https://doi.org/1 Desember 2013

Solehah, E. L. (2021). Pengaruh Psikoedukasi Tentang Manajemen Stress Dalam Meningkatkan Self Efficacy Keluarga Merawat ODGJ Di Wilayah Kerja Puskesmas Balowerti Kota Kediri. JURNAL MEDIKA USADA, 4(2), 1–8.

Stuart, G., & Sundeen, S. (2015). Buku ajar keperawatan jiwa. Jakarta: EGC.

Uzhma, L. S., Sriatmi, A., Jati, S. P., & Suryoputro, A. (2019). Analisis Pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga Bagi Orang dengan Gangguan Jiwa Berat di Puskesmas (Studi Kasus Skizofrenia di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(2), 1–9.

Virlia, S. (2017). Gambaran Psikoedukasi Terhadap Keluarga Penderita Skizofrenia. Psibernetika, 7(2).

Zukhrufa, F. Z., & Taftazani, B. M. (2021). Psikoedukasi Keluarga Dalam Mendukung Penyembuhan Orang Dengan Skizoprenia. Share: Social Work Journal, 11(1), 51–61.

Downloads

Published

2022-02-24

How to Cite

Pengaruh Psikoedukasi Tentang Pengelolaan Stres terhadap Peningkatkan Self Efficacy Keluarga dalam Merawat ODGJ . (2022). Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 5(1), 143-148. https://journal.ppnijateng.org/jikj/article/view/1455