Terapi Perilaku Kognitif Berpengaruh terhadap Tingkat Kecemasan pada Anak Usia Sekolah dengan Phobia Ketinggian
Keywords:
anak usia sekolah, fobia ketinggian, kecemasan, terapi perilaku kognitifAbstract
Kecemasan dapat digambarkan sebagai ketakutan tanpa alasan yang jelas. Ketika anak sudah memasuki masa tumbuh kembang tentunya rasa ingin tahunya juga semakin besar, sehingga terkadang anak tidak menyadarinya dapat menimbulkan kecemasan yang berlebihan bahkan sampai menjadi phobia atau ketakutan yang parah. Intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk menurunkan tingkat kecemasan pada anak fobia adalah terapi perilaku kognitif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi perilaku kognitif terhadap tingkat kecemasan pada fobia tinggi pada anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra eksperimen dengan desain one group pretes-posttes. Penelitian ini melibatkan 12 responden dari kelas 4 dan 5 yang diperoleh dengan teknik Purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur sebelum dan sesudah terapi selama 2 kali dalam 2 minggu dengan kuesioner. Data dianalisis dengan Paired T Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden (66%) memiliki kecemasan sedang dan setelah intervensi hampir semua responden (83,3%) memiliki tingkat kecemasan ringan. Nilai P pada uji t berpasangan sebesar 0,001 yang menunjukkan adanya pengaruh terapi perilaku kognitif terhadap tingkat kecemasan akibat fobia ketinggian pada anak usia sekolah.
References
Abdurrahman, M. (2012). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar:Teori, Diagnosis, dan Remediasinya. Jakarta: PT Rineke Cipta.
Bahanan, F., & Yulianti, E. (2020). Exposure Based Therapy pada Fobia Ketinggian. Jurnal Psikiatri Surabaya, 8(1), 26. https://doi.org/10.20473/jps.v8i1.15865
Ghozali, E. W. (2016). TERAPI KOGNITIF DAN PERILAKU ( CBT ) PADA FOBIA SEKOLAH Ermiati * Endang Warsiki Ghozali ** Abstrak. 34–43.
Hargi Dwitantya, B., Eko Kapti, R., & Handayani, T. (2016). Efektifitas Permainan Boneka Tangan Terhadap Penurunan Ketakutan Anak Hospitalisasi pada Usia Prasekolah (3-6 Tahun) di RSUD Dr. R. Koesma Kabupaten Tuban. Majalah Kesehatan, 3(3), 128–136. https://doi.org/10.21776/ub.majalahkesehatan.003.03.3
Herawati, S. (2018). Penerapan Terapi Perilaku Kognitif Dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar Anak Di Kota Bandung. Pekerjaan Sosial, 16(2), 215–239. https://doi.org/10.31595/peksos.v16i2.110
Idayanti, T., Sari, K. I. P., & Anggraeni, W. (2020). Upaya Menghadapi School Phobia Pada Anak Prasekolah Dengan Melibatkan Peran Orang Tua Dalam Pemberian Pola Asuh Yang Benar Di PAUD – TK Yabunaya Bangsal – Mojokerto. Journal of Community Engagement in Health, 3(2), 180–183. https://doi.org/10.30994/jceh.v3i2.61
Rachmaniar, R. (2015). Komunikasi Terapeutik Orang Tua Dengan Anak Fobia Spesifik. Jurnal Kajian Komunikasi, 3(2), 93–111. https://doi.org/10.24198/jkk.vol3n2.1
Saidah, K. (2016). Perkembangan Fisik dan Sosio-Emosi pada Siswa dengan Gejala Fobia Spesifik: Studi Kasus pada Siswa dengan Gejala Fobia Nasi. Ar-Risalah, 18(2), 66–72.
Setyaningtyas, A. D. A. (2018). Borderline Yang Mengalami Kecemasan Di Sekolah Dynamics of Psychological Children With Intellectual Degree Borderline Who Sustaining on Anxiety At School. InSight, 20(2), 84–93.
Setyawan, A. B. (2017). Hubungan antara tingkat stres dan kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Klinik Islamic Center Samarinda. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1–8.
Ukoli, J. M. J. (2020). Kenakalan Remaja Di Minahasa Utara. 1(1), 45–51.
Widayati, D., & Nuari, N. A. (2020). Kreasiki Gymnastics in Reducing the Stress Level of Diabetes Mellitus Patients. Jurnal Info Kesehatan, 18(1), 18–27. https://doi.org/10.31965/infokes.vol18.iss1.295
Widayati, D., Rachmania, D., & Novitarinda, S. (2018). Peer Tutor To Improve Motivation ’ s Adolesence On Self Breast Examination ). Journal Of Ners Community, 09(2), 190–196.
Widayati, D., Taukhid, M., & Siwi, T. T. (2016). Informational Support of Family dan Kesiapan Menghadapi Menarche pada Remaja Putri Usia 10-12 Tahun. Adi Husada Nursing Journal, 2(2), 21–26.
Widayati, D., Yusuf, A., & Fitryasari, R. (2014). Peningkatan Penerimaan Pada yeri Kronis, Comfort dan Kualitas Hidup Lansia Melalui Acceptance and Commitment Therapy (ACT). Jurnal Ners, 9(2), 252–261. Retrieved from https://e-journal.unair.ac.id/
Wulandari, O., & Widayati, D. (2020). Pemberdayaan Keluarga Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Pasien Ggk Dengan Hemodialisa. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan, 8(3), 326. https://doi.org/10.33366/jc.v8i3.1806
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

