PERSPEKTIF PENINGKATAN GIZI BALITA BAGI MASYARAKAT PENERIMA BANTUAN SOSIAL

Perspectives on Improving Nutrition for Toddlers among the Recipients of Social Support

Authors

  • Azzahroh Zanubatul Azkiya Umi Ngaisyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto
  • Umi Solikhah

DOI:

https://doi.org/10.32584/jika.v6i1.1643

Keywords:

Keywords: Nutrition, Toddler, Perspective, Recipients of Social Support

Abstract

Persoalan gizi kurang serta gizi buruk pada anak balita masih menjadi persoalan gizi Utama yang perlu mendapat perhatian. Masalah status gizi pada balita dipengaruhi oleh beberapa faktor langsung dan tidak langsung. Faktor penyebab langsung dipengaruhi oleh makanan anak serta penyakit infeksi, sedangkan faktor tidak langsung antara lain masalah sosial ekonomi dan terbatasnya pengetahuan keluarga terutama ibu mengenai status gizi pada balita. Dalam hal ini perspektif atau sudut pandang masing-masing masyarakat miskin berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif atau sudut pandang peningkatan gizi balita bagi masyarakat penerima bantuan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam (in depth interview). Riset informan dalam penelitian ini adalah masyarakat yang menerima bantuan sosial baik BPNT maupun PKH dengan jumlah partisipan sebanyak 20. Hasil penelitian menyatakan bahwa ibu yang memiliki pengetahuan yang tinggi akan lebih memperhatikan cara memasak, dan memilih bahan makanan bagi anak. Sedangkan penilaian ibu terhadap anak yang cukup gizinya di lihat dari aktivitas bermain anak. Kata kunci: gizi, balita, perspektif, penerima bantuan social

Malnutrition and malnourishment in children under the age of five is still a major nutritional issue that requires attention. The issue of toddler nutritional status is influenced by a number of direct and indirect factors. Children's food and infections are direct causative causes, whereas indirect factors include socioeconomic problems and a lack of family knowledge,
particularly among mothers, about the nutritional health of toddlers. Each poor community's viewpoint or perspective differs in this scenario. The purpose of this research is to find out how
sosial support recipients feel about improving the nutrition of children under the age of five. This study employed a descriptive qualitative method. Primary data was gathered through indepth interviews for the data collection technique. People who received both BPNT and PKH sosial support made up the research informants for this study with a total of 20 people. The
results of the study stated that mothers who have high knowledge will pay more attention to how to cook, and choose food ingredients for their children. Meanwhile, the mother's
assessment of children who are adequately nourished is seen from the children's playing activities. Keyword: nutrition, toddler, perspective, recipients of sosial support

References

REFRENSI

Agha, A., Younus, M., Kadir, M. M., Ali, S., & Fatmi, Z. (2007). Eight key household practies of Integrated Management of Childhood Illnesses (IMCI) amongst mothers of children aged 6 to 59 months in Gambat, Sindh, Pakistan. Journal of Pakistan Medical Association, 57(6), 288.

Auliya, C., Woro K.H., & Budiono, I, (2015). Profil Status Gizi Balita Ditinjau dari Topografi Wilayah Tempat Tinggal (Studi di Wilayah Pantai dan Wilayah Punggung Bukit Kabupaten Jepara. Unnes Journal of Public Health, Vol 4 No 2, 108-116.

Baihaki, E. S. (2017). Gizi Buruk Dalam Prespektif Islam : Respon Teologis Terhadap Persoalan Gizi Buruk. Journal of Islamicate Multidisciplinary, Vol 2 No 2, 180-193.

Bharati S, Chakrabarty S, Som S, Pal M, Bharati P (2010). Socio Economic Determinants of Underweight Children in West Bengal, India. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine; 3 (4): 322-327.

Chikhungu., Madise., & Padmas, (2014). How Important are Community Characteristics in Influencing Children’s Nutrition Status? Evidence from Malawi Population – Based Household and Community Surveys. Health & Place Journal, Vol 30 No 1, 187-196.

Cunha AJLA, Leite AJM, Almeida IS (2015). The Pediatrician’s Role in The First Thousand Days of The Child : The Pursuit of Healthy Nutrion and Development. Jornal de Pediataria; 91 (6):44-51.

Fadila, R.N., Amareta, D.I., & Febriyatna, A, (2017). Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Ibu tentang Gizi Seimbang dengan Status Gizi Anak TK di DesaYosowilangun Lor Kabupaten Lumajang. Jurnal Kesehatan, Vol 5 No 1, 14-20.

Hidayat, A. Aziz Alimul. 2008. Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika.

Kemenkes RI (2011). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 1195/MENKES/SK/XII/2010 tentang Standar Atropometri Penilaian Status Gizi Anak. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak.

Lepita, Sukandar H, Wirakusumah FF (2009). Evaluasi Pengaruh Lamanya Pemberian ASI Saja terhadap Pertembuhan Anak. Bandung Medical Journal; 41 (1): 27-31.

Ningtias, L.O., & Solikhah, U. (2020). Perbedaan Pola Pemberian Nutrisi pada Balita dengan Stunting dan Non-Stunting di Desa Rempoah Kecamatan Baturaden. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, Vol 3 No 1, 1-8.

Mardani, R. A. D., & Wetasin, W. (2015). Faktor Prediksi yang Mempengaruhi Stunting pada Anak Usia di Bawah Lima Tahun. KEMAS Junral, Vol 11 No 1, 1-7.

Martono, Nanang. 2012. Sosiologi Peubahan Sosial :Perspektif Klasik, Modern Postmodern, dan Poskolonial. Rajawali Pers : Jakarta.

Rabbi AMF and Karmaker SC (2014). Determinants of Child Malnutrion in Bangladesh – A Multivarite Approach. Asian Journal of Medical Sciences; 6 (2): 85-90.

Rosha BC, Putri DSK, Putri IYS (2013). Determinan Status Gizi Pendek Anak Balita dengan Riwayat Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Indonesia (Analisis Data Riskesdes 2007-2010). Jurnal Ekologi Kesehatan; 12 (3): 195-205.

Saputra, W., & Nurrizka, R. H. (2012). Faktor Demografi dan Gizi Buruk dan Gizi Kurang. Makara Journal of Health Research, Vol 16 No 2, 95-101.

Sebataraja LR, Oenzeil F, Asterina (2014). Hubungan Status Gizi dengan Status Sosial Ekonomi Keluarga Murid Sekolah Dasar di Daerah Pusat dan Pinggiran Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas; 3 (2): 182-187.

Septikasari, M. (2021). Pemenuhan Gizi Bayi Usia 6-9 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kesugihan II Kabupaten Cilacap. Jurnal Bidan Komunitas, Vol 4 No 1, 1-7.

Septikasari, Majestika. (2018). Status Gizi Anak dan Faktor yang Mempengaruhi-Ed.1, Cet.1. Yogyakarta: UNY Press 2018.

Septikasari M, Septiyaningsih (2016). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Orang Tua dalam Pemenuhan Nutrisi pada Balita Gizi Kurang di Wilayah Kerja Puskesmas Cilacap Utara I Kabupaten Cilacap. Jurnal Kesehatan Al Irsyad; 9 (2): 25-30.

Setiyabudi, R. 2007. Pengantar Gizi Masyarakat. Jurnal Gizi. [ 18 Oktober 2021]. http://lib.ui.ac.id//2015-09/S52584

Solikhah, U., Kusnanto, H., Haryanti, F., & Prabandari, Y. S. (2018). Cadres Competence in Community-Based Management of Child Illness in Banyumas District, Central Java, Indonesia. Belitung Nursing Journal, Vol 4 No 5, 492-501.

Susanto, P.N. (2021). Dinamika Pemenuhan Gizi Masyarakat Miskin di Tengah Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, Vol 11 No 4, 757-770.

Septikasari, Majestika. (2018). Status Gizi Anak dan Faktor yang Mempengaruhi. Yogyakarta: UNY Press.

Yuhansyah., & Mira. (2019). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Pada Anak Balita di UPT Puskesmas Remaja Kota Samarinda. Borneo Nursing Journal (BNJ), Vol 1 No 1, 76-83.

Published

2025-06-19

Issue

Section

Articles

How to Cite

PERSPEKTIF PENINGKATAN GIZI BALITA BAGI MASYARAKAT PENERIMA BANTUAN SOSIAL: Perspectives on Improving Nutrition for Toddlers among the Recipients of Social Support. (2025). Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 6(1), 1-7. https://doi.org/10.32584/jika.v6i1.1643