PERMAINAN BONEKA TANGAN TERHADAP KECEMASAN ANAK 4-6 TAHUN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.32584/jika.v5i1.1126Keywords:
Hospitalisasi, Kecemasan Anak, Permainan boneka tanganAbstract
Hospitalisasi anak di Rumah Sakit adalah prosedur tindakan medis membuat anak merasa tidak nyaman dan merasa terancam sehingga menimbulkan rasa cemas. Upaya untuk mengurangi kecemasan melakukan terapi permainan boneka tangan. Permainan boneka tangan adalah permainan yang dilakukan dengan media boneka tangan membuat anak berimajinasi menggunakan teknik bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan boneka tangan terhadap kecemasan anak hospitalisasi 4-6 tahun. Metode yang digunakan adalah Pre-Experimental design dengan rancangan menggunakan One group pretest-posttest, sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Responden penelitian ini berjumlah 35 responden. Instrument pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata skor kecemasan sebelum dilakukan terapi permainan boneka tangan adalah 50,63 yaitu berada pada cemas berat dan nilai rata-rata setelah dilakukan terapi permainan boneka tangan adalah 31,37 yaitu berada pada cemas sedang. Berdasarkan uji T dependen didapatkan nilai P value = 0,001 (≤ 0,05) sehingga ada pengaruh yang signifikan antara permainan boneka tangan terhadap kecemasan anak. Kesimpulan ada pengaruh permainan boneka tangan terhadap kecemasan anak hospitalisasi 4-6 tahun di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.
References
Agieska A, Dwita O, Oktafani. 2018. Pengaruh Terapi Bermain terhadap Kecemasan Anak Usia Prasekolah selama Masa Hospitalisasi Majority. Vol 7(2). (219-225).
Bernandha H, Rinik E, Tina H, 2016. Efektifitas Permainan Boneka Tangan Terhadap Penurunan Ketakutan Anak Hospitalisasi pada Usia Prasekolah (3-6 Tahun) di RSUD Dr. R. Koesma Kabupaten Tuban. Majalah Kesehatan FKUB. Majalah Kesehatan FKUB. Vol 3(3). (78-85).
Dewi W, Meira E, 2016. Buku Ajar Keperawatan Anak. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Heri S, Intan F, 2017. Anak Sakit Wajib Bermain di Rumah Sakit: Penerapan Terapi Bermain Anak Sakit, Proses, Manfaat dan Pelaksanaannya.Ponorogo: Forum Ilmiah kesehatan (FORIKES).
Heri S, Intan F. 2017. Penurunan Tingkat Kecemasan Anak Akibat Hospitalisasi dengan Penerapan Terapi Bermain.Vol 3(1). (9-12).
Hockenberry, Wilson. 2011. wong’s nursing care of infant and children. edition 9. canada : mosby elsevier. hoffbrand, a.v, pettit.
Nidaa A, Irman S. 2016. Efektifitas Terapi Mendongeng Terhadap Kecemasan Anak Usia Toddler Dan Prasekolah Saat Tindakan Keperawatan.Jurnal Keperawatan. Vol 4(3).
Noverita, Mulyadi, Mudatsir. 2017. Terapi Bermain Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia 3–5 Tahun Yang Berobat Di Puskesmas. Jurnal Ilmu Keperawatan. 5:2
Notoatmodjo S, 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Renty F, Dharizal, Agung R, 2017. Pengaruh Terapi Bermain Bercerita Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Anak Usia Prasekolah (3-5 tahun) Akibat Hospitalisasi. Vol 10(2). (102-204)
Setiadi, 2013. Konsep & Penulisan Riset Keperwatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wahyuningrum, Khusnal E. (2015). Pengaruh cerita melalui audiovisual terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Jurnal Keperawatan
Wong, 2009, Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. jakarta: EGC.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

