Efektifitas Tehnik Relaksasi Napas Dalam Dengan Meniup Baling-Baling Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pungsi Vena Pada Anak Usia Prasekolah
DOI:
https://doi.org/10.32584/jika.v1i1.102Keywords:
relaksasi, skala nyeri, pungsi venaAbstract
Nyeri merupakan penyebab stressor pada anak saat hospitalisasi, salah satu penyebabnya yaitu prosedur invasif pungsi vena. Manajemen nyeri merupakan kebutuhan dasar yang harus didapatkan anak saat menjalani hospitalisasi, salah satunya yaitu terapi non farmakologi dengan cara teknik relaksasi nafas dalam dengan meniup baling-baling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi nafas dalam dengan meniup baling-baling terhadap skala nyeri pungsi vena pada anak usia prasekolah di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Metode penelitian ini adalah quasy eksperimen dengan pendekatan non equivalent control grup after only desaign. Sampel penelitian ini adalah anak usia prasekolah yang dilakukan tindakan pungsi vena pengambilan darah dengan jumlah sampel 19 kelompok intervensi dan 19 kelompok kontrol. Skala nyeri pungsi vena dikaji menggunakan instrument FLACC. Analisa data menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan rerata skala nyeri pada kelompok intervensi adalah 6 dan pada kelompok kontrol adalah 8.  Ada pengaruh teknik relaksasi nafas dalam dengan meniup baling-baling terhadap skala nyeri pungsi vena pada anak usia prasekolah di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang dengan nilai p value  0,000 (α < 0,05). Diharapkan perawat dapat memberikan teknik relaksasi nafas dalam dengan meniup baling-baling pada anak saat dilakukan pungsi vena untuk mengurangi rasa nyeri.References
Erfandi. (2009). Bermain bagi pasien anak di rumah sakit. Retrieved March 3, 2009, from https://forbetterhealth.wordpress.com/2009/01/19/bermain-bagi-pasien-anak-di-rumah-sakit/
Noel, M., Chambers, c.T., McGrath, P.J., Klein, R.M., & Stewart, S. . (2012). The Influence of children’s pain memories on subsequent pain experiance.
Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: RINEKA CIPTA.
Perry, P. &. (2010). Fundamental Keperawatan (7th ed.). Jakarta: Salemba Medika.
Smeltzer, & B. (2002). Keperawatan Medikal Bedah (8th ed.). Jakarta: EGC.
Survey kesehatan nasional. (2014). profil anak indonesia 2015. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP&PA).
Syamsudin, A. (2015). Bermain meniup baling-baling kertas untuk menurunkan intensitas nyeri pada anak saat perawatan luka operasi. Jurnal Kesehatan Ilmiah Nawasukes, 8.
Terri kyle., S. C. (2015). Buku Ajar Keperawatan Pediatri (Edisi 2 Vo). Jakarta: EGC.
Ulfah, S. (2014). pengaruh pemberian larutan gula terhadap skala nyeri anak usia 3-4 tahun yang dilakukan pungsi vena di RSUD Tugurejo Semarang. Jural Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan.
Wahyuni, Setyawati, I. (2015). Terapi Slow Deep Breathing Dengan Bermain Meniup Baling-baling Terhadap Intensitas Nyeri Pada Anak Yang Dilakukan Penyuntikan Anestesi Sirkumsisi. Skolastik Keperawatan, 1.
Widieati, W. (2015). Pengaruh teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu postseksio sesarea di rumah sakit unipdu medika Jombang. Jurnal Edu Health, 2.
Wong, D. L. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatri (Edisi 6 Vo). Jakarta: EGC.
Wong, Donna L., et al. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatric (Volume 2). Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

