Pengetahuan Remaja terhadap Perilaku Seksual Pranikah

Authors

  • Pati Lestari STIKES YARSI Mataram
  • Eka Adithia Pratiwi STIKES YARSI Mataram
  • Indah Wasliah STIKES YARSI Mataram

DOI:

https://doi.org/10.32584/jika.v0i0.360

Keywords:

Knowledge, Adolescent, Unmarried sexual behavior.

Abstract

Hasil survei Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Indonesia (BKKBN) pada tahun 2013 menunjukkan bahwa lebih dari 60% remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks pranikah. Ada sekitar 53% wanita berusia 10-19 tahun melakukan hubungan seksual pada masa remaja sedangkan jumlah pria yang melakukan hubungan seksual lebih dari dua kali lipat daripada wanita. Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pengetahuan remaja terhadap perilaku seksual yang belum menikah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Tarano Sumbawa 2018. Metodologi: Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel dalam Penelitian ini sekitar 79 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Simple random sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Kesimpulan: Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil uji statistik diperoleh nilai signifikansi 0,004 (p <0,05), dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak (ada hubungan bermakna pengetahuan remaja terhadap perilaku seksual yang belum menikah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Tarano Sumbawa 2018). Rekomendasi yang dapat diberikan adalah kepada pembaca adalah memberikan pendidikan kesehatan tentang perilaku seksual yang belum menikah, guna mencegah perilaku seksual yang belum menikah.Kata Kunci: kekerasananak, usiasekolah, verbal abuse Kata kunci : pelecehan anak, usia sekolah, anak-anak, pelecehan verbalKnowledge on Adolescent Sexual Behavior Premarital AbstractThe survey results of the Indonesian Population and Family Planning Program (BKKBN) in 2013 showed that more than 60% of teenagers in Indonesia have had premarital sex. There are approximately 53% of women aged 10-19 years of sexual intercourse in adolescence while the number of men who have sexual intercourse more than doubled than women. This research aims to determine the correlation of adolescent knowledge toward unmarried sexual behavior in State Vocational High School 1 Tarano Sumbawa 2018. The research design used in this research is an observational analytic design with cross sectional research design with total samples in this research around 79 respondents. Technique of sampling used in this research is Simple random sampling. The instruments of data collection used in this research is questionnaire. Data analysis using Chi Square test. Result of statistical test obtained significance value of 0.004 (p <0.05), it can concluded that Ho is rejected (there is a meaningful correlation of adolescent knowledge toward unmarried sexual behavior in State Vocational High School 1 Tarano Sumbawa 2018). The recommendations can be given is to readers is provide of health education about unmarried sexualbehavior, in order to prevent the unmarried sexual behavior. Keyword: child abuse, school age, children, verbal abuse

References

Dianawati, A (2006). Pendidikan Seks Untuk Remaja. Jakarta: Kawan Pustaka

Fitriani (2011).Hubungan Pendidikan Seks dengan Perilaku seksual pada Remajadi SMK PRAYATNA-1 Medan. Karya Tulis Ilmiah D-IV BidanPendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara.

Harni, Andriani, dkk (2016).Hubungan Pengetahuan Akses Media Informasi DanPeran Keluarga Terhadap Perilaku Seksual Pada Siswa SMK N 1Kendari. Vol.VIII, No.1 (1-11)

Herlina (2015).Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku SeksPranikah Pada Remaja Putri Di SMAN 2 Kota Jambi. Vol.4, No.2(174-180).

Agus (2013).Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam penelitianKesehatan.Jakarta : Salemba Medika

Ali & Asrori (2012). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: PT.Bumi Aksara

Arikunto, S (2010). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. (EdisiRevisi). Jakarta: Rhineka Cipta

Hastono, Susanto Priyo (2007).Analisis Data Kesehatan. Depok: FakultasKesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

Hurlock, B Elizabeth (1964).Child Development. New York. Mc. Graw HillBook Company. Inc

Intan & Iwan ( 2012).Kesehatan Reproduksi untuk Mahasiswa Kebidanan danKeperawatan. Jakarta: Salemba Medika

Irianto (2014). Seksologi Kesehatan. Bandung: Alfabeta

Jayanti (2010).Konsep Perilaku Seksual Pra Nikah.http//www.dwixhykaru.diakses pada tanggal 01 Januari 2018, jam 16.00 WITA

Kusmiran, E (2013).Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. SalembaMedika: Jakarta

Martharina (2013).Hidup Sehat dengan Menjaga Pergaulan. Jakarta: RhinekaCipta

Notoatmodjo, S (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. RhinekaCipta

Nursalam (2011).Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian IlmuKeperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Paul B. Horton-Chester L. Hunt (1996).Sosiologi. PT. Gelora Aksara Pratama

Pieter, H. Z (2012).Pengantar Komunikasi dan Konseling Dalam PraktikKebidanan.Suatu Kajian psikologi. Jakarta: Kencana Prenada MediaGroup

Pinem, Saroha (2009).Kesehatan Reproduksi dan Kontrasepsi.Jakarta: TransInfo Media

Qomarasari, Desy (2015). Hubungan Antara Peran Keluarga, Sekolah, TemanSebaya, Pendapatan Keluarga, Media Informasi dan Norma Agamadengan Perilaku Seksual Remaja SMA di Surakarta.Tesis. FakultasKesehatan Masyarakat. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Riyanto, A (2011). Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan.Yogyakarta : NuhaMedika

Sarwono, S. W (2007). Psikologi Remaja.Jakarta : PT. Rajagrafindo Persada

Setiadi (2007).Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: GrahavIlmu

Soetjiningsih (2004).Tumbuh Kembang Remaja dan Permasalahannya.Jalarta :PT. Rhineka Cipta

Sofyan (2012).Remaja dan Masalahnya.Bandung : Alfa Beta

Sugiyono (2010). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dan R & D.Bandung : Alfa beta

Downloads

Published

2019-10-04