Pengaruh Pemberian Teknik Relaksasi Benson terhadap Intensitas Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea di RS PKU Muhammadiyah Cepu
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikmb.v2i1.244Keywords:
Sectio Caesarea, Relaksasi Benson, NyeriAbstract
Sectio Caesarea memiliki efek samping diantaranya pada hari pertama pasca persalinan akan menimbulkan rasa nyeri yang hebat pada daerah insisi jaringan perut dan dinding uterus yang keadaarnya berbeda. Salah satu penatalaksaan nyeri non farmakologi pada pasien post oprasi adalah terapi teknik relaksasi benson, metode relaksasi benson merupakan pengembangan metode relaksasi pernafasan dengan melibatkan faktor keyakinan pada diri pasien. Mengetahui efektifitas  teknik relaksasi benson terhadap intensitas nyeri pada Ibu hamil post section caesarea di Ruang Wijaya Kusuma PKU Muhammadiyah Cepu. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan mengunakan rancangan pra-pasca pemberian terapi (one-grup pre test – post test design). Populasi Semua ibu hamil dengan post section caesarea di Ruang Wijaya Kusuma pada bulan Februari - Maret 2019, Sempel Penelitian sebayak 30 responden dengan mengunakan teknik accidental sampling, Analisa data dengan mengunakan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon p value ≤ 0.05 artinya ada pengaruh penurunan intensitas nyeri setelah diberikan teknik relaksasi benson Kesimpulan menunjukkan ada pengaruh yang signifikan pada pemberian teknik relaksasi benson terhadap penurunan intensitas nyeri pasien post section caesarea. Sebagai saran Perawat sebaiknya menerapkan terapi non farmakologi teknik relaksi benson kepada pasien post section caesarea dan dijadikan SPO di rumah sakit dalam manajemen nyeri.
Â
Kata Kunci : Section Caesarea, Relaksasi Benson, Nyeri
References
Alimul, A., (2010). Pengantar Kebutuhan Dasaar Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Benson dan Proctor. (2011). Dasar-Dasar Respon Relaksasi: Bagaimana Menghubungkan Respon Relaksasi Dengan Keyakinan Pribadi Anda (Ahli Bahasa oleh Nurhasan. Bandung: Kaifah.
Berman, S., dan Kozier. (2009). Buku Ajar Praktik Keperawatan klinis Kozier. Jakarta: EGC.
Datak, Gad. (2008). Efektifitas Relaksasi Benson Terhadap Nyeri pada Pasca Bedah Pada Pasien Transurethal Resection of The Prostate. RSU Pusat Fatmawati . Jakarta: FIK UI.
Guyton, Arthur, C., dan Hall (2008). Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC.
Kasdu, Dini. (2003). Operasi Caesar Masalah dan Solusinya. Jakarta: Puspa Swara.
Lestari, R. (2011). Pengaruh Relaksasi Benson Terhadap Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea Di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. FKIK (Ilmu Keperawatan),7.
Lukman. (2014).Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Post-operasi Sectio Caesaria Di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Hi. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Diakses dari: http://eprints.ung.ac.id/3221/. pada tanggal: 19 September 2015.
Oxom dan Forte. (2010). Ilmu Kebidanan Patologi dan Fisiologi Persalinan, CV. Andi Offset,
Yogyakarta.
Purwanto. (2011). Pengaruh Latihan Relaksasi Religius untuk Mengurangi Insomnia di Yogyakarta. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Salawati. (2013).Profil Sectio Caesarea di RRumah Sakit Umum Daerah DR. Zainal Abidin Banda Aceh Tahun 2011. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala. 13(3).39-143.
Sanjaya, J. (2015). Terapi Benson. http://jefry-sanjaya-stikesmuhkusus.blogspot.co.id/2015/12/terapi-banson.html. Diakses pada 15 Oktober 2017.
Sujatmiko. (2014). Pengaruh Pemeberian Aroma Terapai Lavender Terhadap Tingkat Nyeri Pada Pasien Gastritis Di Ruang Dahlia RSUD Nganjuk. Stikes Satriya Bhakti Nganjuk. (63-64)
Sahriyani. (2010). Penagruh Teknik Relaksasi Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Op Apendiktomy. RSU TK II Pelamonia Makasar.
Wahyu, A. (2018). Efektifitas Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Pasca Sectio Caesarea. Jurnal Keperawatan Silampari (JKS) 2 (1) 236-251
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
