Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Hemodialisa di RSUD Wonosari
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikmb.v2i2.248Kata Kunci:
Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa, Tingkat Kecemasan, Teknik Relaksasi Otot ProgresifAbstrak
Penyakit Ginjal Kronis atau sering disebut dengan Gagal Ginjal Kronis merupakan salah satu penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan memerlukan terapi pengganti ginjal yang berlangsung seumur hidup. Hemodialisa merupakan salah satu terapi pengganti ginjal yang sering diterapkan kepada pasien gagal ginjal kronis. Dalam menghadapi tahap – tahap dialisis, seringkali pasien hemodialisis merasakan kecemasan baik dari rentang paling ringan sampai dengan panik. Upaya yang dapat dilakukan perawat dalam mengatasi kecemasan pasien, adalah dengan melakukan teknik relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh teapi relaksasi progresif terhadap tingkat kecemasan pasien hemodialisa di RSUD Wonosari. Metodologi Penelitian ini menggunakan pre-eksperimen dengan pendekatan one group pretest and posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon untuk membandingkan antara nilain pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi relaksasi otot progresif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kecemasan pada pasien hemodialisa di RSUD Wonosari dengan nilai p value : 0,0001 (α < 0,05). Rekomendasi terapi relaksasi dapat dijadikan salah satu intervensi dalam mengatasi kecemasan pasien hemodialisa.Referensi
Bosniawan, A. M. . (2018). Faktor faktor determinan yang berpengaruh pada kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik di rsud sukoharjo.
Cecilia. (2011). Hubungan Tingkat Stres dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSUP Dr. M. Djamil Padang.
Dewi, S. P. (2015). Hubungan Lamanya Hemodialisa dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. 1–11.
Dharma, P. . (2014). Penyakit Ginjal Deteksi Dini dan Pencegahan. Yogyakarta: CV. Solusi Distribusi.
Hanum, R., Nurchayati, S., & Hasneli, Y. (2015). Pengaruh Pendidikan Kesehatan secara Individual tentang Pembatasan Asupan Cairan terhadap Pengetahuan tentang Pembatasan Cairan dan IDWG (Interdialytic Weight Gain) pada Pasien Hemodialisis. Jom, 2(2), 1427–1434.
Johnson, J. . (2005). Prosedur Perawatan di Rumah, Pedoman Untuk Perawat. jakarta: EGC.
Kesehatan, K. (2013). Riset Kesehatan Dasar RISKESDAS 2013.
Kozier, B., Erb, B. & S. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses & Praktik. jakarta: EGC.
Kushariyadi, S. and. (2011). Terapi Modalitas Keperawatan pada Klien Psikogeriatrik. jakarta: salemba medika.
Lestari, A. (2017). Gambaran Tingkat Kecemasan Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Berdasarkan Kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale Di RSUD Wates Tahun 2017. (6), 67–72.
PERNEFRI. (2017). 10th Annual Report Of Indonesian Renal Registry.
Praptini, K.D., Sulistiowati, N.M.D., dan Suarnata, I. . (2009). Di Rumah Singgah Kanker Denpasar. (1).
Pratama, B. (2017). Pengaruh Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Bersalin Fase Laten Di RSU PKU Muhammadiyah Bantul Yogyakarta. (6), 67–72.
Rahmi, W. (2008). Gambaran Tentang Tingkat Kecemasan Pasien Yang Pertama Kali Menjalani Hemodialisa Di Ruang Hemodialisa RS Dr. M. Djamil Padang.
Rohma, A. (2015). Penyebab Gagal Ginjal Akut dan Kronik. Retrieved from https://halosehat.com/penyakit/penyakit-ginjal/penyebab-gagal-ginjal
Sitiaga, S. (2015). Hubungan Tingkat Pendidikan, Pengetahuan Dan Dukungan Keluarga Dengan Asupan Protein Pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) Yang Menjalani Hemodialisa (HD) Rawat Jalan Di RSUD Kabupaten SukoharjoSri sitiaga.
Suwitra, K. (2006). Penyakit ginjal kronik. Dalam. Jakarta: Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI.
Tjekyan, S. (2014). Prevalensi dan Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronik di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang Tahun 2012. 46(4), 275–282.
Utami, G. T. (2006). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisis Di Rsud Arifin Achmad Pekanbaru
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
