LAUGHTER THERAPY REDUCES DEPRESSION LEVELS IN POST PARTUM BLUES MOTHERS
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikm.v3i2.744Abstract
Pendahuluan: Post Partum Blues merupakan kesedihan yang dialami ibu setelah melahirkan biasanya muncul sementara waktu yakni sekitar dua hari hingga dua minggu setelah melahirkan. Terapi tertawa merupakan terapi non farmakologi untuk mencapai kegembiraan di dalam hati yang dikeluarkan melalui mulut dalam bentuk suara tawa.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi tertawa terhadap tingkat depresi pada ibu post partum blues.
Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experiment dengan pendekatan pre test and post test nonequivalent control group. Populasi adalah ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Sibela Surakarta yaitu 40 Ibu post partum. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil Hasil uji wilcoxon terdapat penurunan tingkat depresi antara nilai pre test dan post test kelompok perlakuan dengan nilai p value 0,003 dan hasil uji mann whitney bahwa ada perbedaan tingkat depresi pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan nilai p value 0,002. Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi tertawa terhadap tingkat depresi pada ibu post partum blues di wilayah kerja Puskesmas Sibela. Berdasarkan hasil penelitian ini, terapi tertawa dapat menjadi salah satu intervensi untuk ibu post partum blues.
References
Amalia, N. M. (2018, September). Hubungan Gangguan Tidur Ibu Nifas Dengan Kejadian Post partum Blues Di Wilayah Kerja Puskesmas Karangmalang Sragen. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Tradisional, 3. Retrieved from http://jurnalbidankestrad.com/index.php/jkk/article/download/81/76
Andiyani, E. (2014). Kecemasan Menghadapi Periode Empty Nest pada Wanita Single Parent. Skripsi. Retrieved from http://digilib.uksw.ac.id/
Enik, P. (2015). Gambaran Tingkat Kecemasan pada Ibu Post Partum Blues di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo. Skripsi. Retrieved from http://digilib.ukh.ac.id/
Fatmawati, D. (2015). Faktor Resiko yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Post Partum Blues. Jurnal Eduhealth, 5. Retrieved from http://ejournal.jurnalilmiahkeperawatan.ac.id.
Febriana. (2019). Pengaruh Terapi Tertawa Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Mahasiswa Sarjana Keperawatan Tingkat Satu Di Stikes Kusuma Husada Surakarta. Skripsi. Retrieved from http://digilib.universitaskusumahusada.ac.id/
Kemenkes. (2015). Profil kesehatan Indonesia.
Komariah, E. (2017). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Mengenai Perawatan Ibu Post Partum Dengan Seksio sesaria Terhadap Kemampuan Merawat Diri Di RSUD Ir.Soekardjo Kota Tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada, 17. doi:http://dx.doi.org/10.36465/jkbth.v17i2.271
Lisna. (2015). Gambaran Kejadian Post partum Blues Pada Ibu Nifas Berdasarkan Karakteristik Di Rumah Sakit Umum Tingkat Iv Sariningsih Kota Bandung. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia. Retrieved from http://upi.ac.id
Lowdermilk. (2013). Keperawatan Maternitas (8 ed.). Singapore: Elsevier.
Malchiodi, C. A. (2020). Trauma and Expressive Arts Therapy. New York: Guildford Production New.
Mubarak. (2011). Promosi Kesehatan untuk Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Nurwela. (2015). Efektivitas terapi tertawa untuk menurunkan tingkat depresi pada lanjut usia. Jurnal Ilmiah Kedokteran, 4. Retrieved from http://digilib.unais.ac.id/
Nurwela, T. S. (2015, September). Efektivitas terapi tertawa pada penurunan tingkat depresi untuk orang tua. Jurnal ilmiah kedokteran, 4. Retrieved from https://journal.uwks.ac.id/index.php/jikw/article/download/20/20
Oktaputrining, D. (2015). Post Partum Blues: Pentingnya Dukungan Sosial Dan Kepuasan Pernikahan Pada Ibu Primipara. Psikodimensia, 16. doi: https://doi.org/10.24167/psiko.v16i2.1217
Padila. (2014). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Yogyakarta: Nuha Medika.
Saraswati, D. E. (2018, Agustus). Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Postpartum Blues. Journal of Health Sciences, 11, 130-139. doi:https://doi.org/10.33086/jhs.v11i2.105
Sari, E. d. (2014). Asuhan Kebidanan Persalinan. Jakarta: Trans Info Media.
Susanti. (2017). Faktor-Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Postpartum Blues. Skripsi Universitas Muhammadiyah Malang. Retrieved from http://digilib.umm.ac.id/
Tolongan, C. (2019, Agustus). Dukungan Suami Dengan Kejadian Depresi Pasca Melahirkan. Jurnal Keperawatan, 7. Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/download/24453/24129
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

