Tehnik Mengurangi Dismenore Primer Dengan Olah Raga
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikm.v1i2.144Keywords:
dismenore, siswi, olahragaAbstract
Dismenore primer di Indonesia sekitar 54-65%. Hasil studi pendahuluan didapatkan bahwa 14 dari 20 siswi mengalami dismenore yang mengganggu aktivitas dan produktivitas siswi. Tingginya kejadian dismenore tersebut diperlukan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu cara yang paling sering digunakan yaitu dengan mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri tanpa resep dokter, namun cara tersebut dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Maka diperlukan tarapi alternatif lain salah satunya dengan melakukan olahraga. Olah raga merupakan cara yang sangat mudah, murah, dan efektif dengan menstimulasi pelepasan hormon endorphin dan melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh olahraga terhadap tingkat dismenore primer pada remaja putri kelas VIII MTsN Sukasari.References
Anugroho, Dito.(2011). Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid. Yogyakarta: C.V Andi.
Bobak Lowdermilk, Jansen. (2004). Buku Ajar Keperawatan Maternitas edisi 4.Jakarta:EGC
Danuatmaja. (2008). Persalinan Normal Tanpa Rasa Sakit. Jakarta: Puspaswara
Harry. (2007). Mekanisme Endorphin Dalam Tubuh. tersedia http://www.klikharry.files.worpress.com.
Haruyama. (2010). Buku Ajar Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: Hipokrates
Solihatunisa, Ica. (2012). Pengaruh Senam Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenore di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulloh Jakarta. Tersedia http://respiratory.uinjkt.ac.id>dspace>bitstream.diperoleh tanggal 27 Juni 2016.
Kusmiran, Eni. (2011).Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita.Jakarta.Salemba Medika.
Manuaba. (2001). Kapita selekta penatalaksanaan rutin obstetric ginekologi dan KB.Jakarta: EGC
Nancy. (2014). Efektivitas Senam Dismenore Dalam Mengurangi Dismenore Pada Remaja Putri Di SMP Negeri 2 Siantan Kabupaten Pontianak. Tersedia http://jurnal.untan.ac.id. diperoleh 23 Maret 2016.
Ningsih. (2011). Efektivitas Paket Pereda Terhadap intensitas Nyeri Pada Remaja Dengan Dismenore Primer di SMAN Kecamatan Curup. Tersedia http://lontar.ui.ac.id. diperoleh 19 maret 2016.
Potter & Perry. (2005). Buku ajar Fundamental Keperawatan konsep, proses dan praktik Edisi 4. Jakarta:EGC.
Prawiharjo.(2008). Ilmu Kandungan.Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiharjo.
Properawati & Misaroh. (2009). Menstruasi Pertama Penuh Makna. Yogyakarta: Nuha Medika.
Ramadani, A.N.(2014).Hubungan kebiasaan olahraga dengan kejadian dismenorea pada siswi di SMP N 2 Demak. tersedia http :// perpusnwu.web.id> documents. Di peroleh tanggal 23 februari 2016.
Rosemary. (2007). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Smeltzer, Suzanne. (2004). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Edisi delapan .Jakarta :EGC.
Termacare.(2010). Abdominal Stretching olah raga for menstrual pain.tersedia http://www.chiromax.com/Media/abstretch.pdf.diperoleh tanggal 4 April 2016.
Thing, Toh Chia. (2012). Hubungan kebiasaan olah raga dengan dismenorea pada siswi SMA Santo Thomas 1 Medan 2011/2012. tersedia http: //repository. usu.ac.id .handle. diperoleh tanggal 21 Februari 2016.
Titiek Febriani Ulfa. (2015). Pengaruh senam dismenorea terhadap skala nyeri dismenorhea pada remaja putri di SMP Ali Maksum Yogyakarta tahun 2015.tersedia http://opac.say.ac.id, diperoleh 10 Maret 2016.
Tjokronegoro. (2004). Pendidikan Jasmani dan Olah Raga. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada
Wiknjosastro, Hanifa. (2007). Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiharjo.
Yanti. (2012). Gambaran usia dengan kejadian dismenore. Tersedia http://opac.unisayogya.ac.id. diperoleh 17 Juni 2016.
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

