Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pola Pemberian ASI (Air Susu Ibu) Pada Ibu Menyusui Yang Bekerja
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikm.v4i2.1298Keywords:
Pola Pemberian ASI, Kepercayaan Diri, Pengetahuan, Tempat Kerja, Ibu PekerjaAbstract
Air Susu Ibu (ASI) adalah cairan khusus yang keluar langsung dari payudara seorang ibu untuk bayi. ASI mengandung semua zat gizi dan cairan yang dibutuhkan bayi untuk memenuhi kebutuhan gizi di 6 bulan pertamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi pola pemberian ASI pada ibu menyusui yang bekerja di Wilayah Puskesmas Sungai Lilin tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan menggunakan purposive sampling dengan menggunakan rumus sampling yakni Rumus Slovin. Sampel yang diteliti adalah kriteria inklusi yaitu ibu menyusui yang bekerja di Wilayah Puskesmas Sungai Lilin dan kriteria ekslusi yaitu ibu menyusui yang tidak bekerja. Hasil penelitian dari 33 responden didapatkan sebagian ibu yang memberikan pola pemberian ASI sebanyak pola pemberian ASI yang baik sebanyak 9 orang (27,3%), kepercayaan diri baik sebanyak 19 orang (57,6%), pengetahuan baik sebanyak 31 orang (93,9%), dan tempat kerja baik sebanyak 13 orang (39,4%). Hasilnya bahwa ada hubungan bermakna antara pola pemberian ASI dengan kepercayaan diri dan ada hubungan bermakna antara pola pemberian ASI dengan tempat kerja dengan p-value kurang dari 0,05 dan tidak ada hubungan bermakna antara pola pemberian ASI dengan pengetahuan ibu dengan hasil p-value lebih besar dari 0,05. Adapun saran yang diberikan pada tenaga kesehatan untuk memberikan pendidikan kesehatan secara kontinyu mengenai masalah faktor- faktor yang mempengaruhi pola pemberian ASI (Air Susu Ibu) pada ibu menyusui yang bekerja dengan metode-metode yang mudah dimengerti sehingga informasi dapat diterima dengan jelas dan dapat dipahami.
Â
References
Anggraini, Y., (2010), Asuhan Kebidanan Masa Nifas. Pustaka Rihama, Yogyakarta.
Arum, P. (2016), Kandungan Gizi Asi (Air Susu Ibu) Pada Berbagai Suhu Dan Lama Penyimpanan. Politeknik Negeri Jember, Vol.13 No.3.
Barness LA., Curran JS., (2010), Nelson Textbook of Pediatrics 18/E. Saunders Company, Philadelphia.
Dennis, C., (2003). The Breastfeeding Self-Efficacy Scale : Psychometric Assessment of the Short Form. JOGNN - Journal of Obstetric, Gynecologic, and Neonatal Nursing, 32, pp.734–744.
Dennis, C., (2010). Development of the Breastfeeding Self-Efficacy Theory. http://www.cindyleedennis.ca/research/1-breastfeeding/other-breastfeeding-self-efficacy-research-activities/. Diakses tanggal 25 juni 2021 jam 18.00 wib.
Dewi, Re. (2016). Hubungan Pola Pemberian Asi Dan Mp-Asi Dengan Pertumbuhan Anak 6-24 Bulan Di Desa Adil Makmur Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun Tahun 2016. Simalungun, Excellent Midwifery Journal. Vol 1. No.1
Dewi, T. (2021). Pengetahuan, Kepercayaan Dan Tradisi Ibu Menyusui Berhubungan Dengan Pemberian Asi Eksklusif. Jurnal Keperawatan. Kota Langsa, Aceh.
Ganong, WF., (2008), Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. EGC, Jakarta.
Henderson, C., (2006), Buku Ajar Konsep Kebidanan. EGC, Jakarta.
Holidah, Dkk. (2020). Hubungan Dukungan Tempat Kerja Dengan Pemberian Asi Sampai Usia 2 Tahun Pada Batita Di Wilayah Kerja Puskesmas Pamulang. Edu Dharma Journal. Vol.4 No.1.
Indriani, S. (2014). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pola Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Bungus Tahun 2014. Fakultas Kedokteran UNAND, Padang.
Khairiyatul, R. (2015), Jurnal Keperawatan Maternitas, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang. Vol(2). Hal. 77-83.
Lindawati, R. (2019). Hubungan Pengetahuan, Pendidikan dan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif. Faletehan Health Journal. Vol 6. No. 1 Hal. 30-36.
Mariyana, W. (2013). Pengaruh Dukungan Tempat Kerja terhadap pemberian ASI Ekslusif pada ibu bekerja di stikes widya husada semarang. Vol.2 No.1
Nugroho, T. (2011). ASI dan Tumor Payudara. Nuha Medika, Yogyakarta.
Nursalam, (2011). Konsep Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Primadi, A., (2010), Pemberian ASI pada Bayi Lahir Kurang Bulan. Dalam: Indonesia Menyusui, IDAI, Jakarta.
Proverawati, Atikah dan Eni Rahmawati. (2010). Kapita Selekta ASI dan Menyusui. Nuha Medika, Yogyakarta.
Purwanti. (2004). Konsep Penerapan ASI Eksklusif. Cendekia, Bandung.
Purwanti. (2011). Konsep Penerapan ASI Eksklusif. Cendekia, Bandung.
Riksani, Ria, (2012). Keajaiban ASI. Dunia Sehat, Jakarta Timur.
Rizky, A. (2019). Hubungan Pola Makan, Pemberian Asi, Imunisasi Dan Aktivitas Ke Posyandu Dengan Kejadian Bawah Garis Merah Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Empat Kayu Lapis Sekadau. Jurnal Kesehatan Masyarakat Khatulistiwa. Universitas Muhamadiyah Pontianak.
Roesli, U. (2008). Seri 1 Mengenal ASI Eksklusif. Taurus Agriwidya, Jakarta.
Roesli, U. (2009). Mengenal ASI Eksklusif. Tribus Agriwidya, Jakarta.
Santi, MY. Dkk. (2020). Hubungan Dukungan Tempat Bekerja Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Bekerja Di Wilayah Puskesmas Sewon Ii Kabupaten Bantul, Diy. Jurnal Kesmes Indonesia. Hal 41-52.
Sherwood L., (2010), Human Physiology From Cells to Systems 7/E. Cangeage Learning, Boston.
Sholihah N, (2017), Hubungan Dukungan Tempat Kerja Dengan Pemberian ASI Ekslusif Pada Ibu Bekerja DiWilayah Kerja Puskesmas Sewon II Kabupaten Bantul Tahun 2017. Yogyakarta. Hal. 41
Soetjiningsih, (2012), ASI Petunjuk Untuk Tenaga Kesehatan. EGC, Jakarta.
Walyani, E. S. (2015). Perawatan Kehamilan dan Menyusui Anak Pertama agar Bayi Lahir dan Tumbuh Sehat. Pustaka Baru Press, Yogyakarta.
Wardahlina, M, dkk. (2019). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Ruang Laktasi Pada Ibu Menyusui Yang Bekerja Di Kementerian Keuangan RI 2019. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Cendekia Utama.
Werdani, Ke, Dkk. (2019). Keyakinan Diri Dan Pandangan Masyarakat Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Muda Di Kabupaten Boyolali. Universitas Muhamadiyah Surakarta. Surakarta.
Widiyani, Rosmha. (2013). Cakupan ASI 42 Persen, Ibu Menyusui Butuh Dukugan. https://tekno.kompas.com/read/2013/12/21/0917496/Cakupan.ASI.42.Persen.Ibu.Menyusui.Butuh.Dukungan?page=all. Diakses tanggal 10 Juni 2021 jam 15.00 WIB.
Downloads
Published
Versions
- 2021-11-30 (3)
- 2021-12-07 (2)
- 2021-11-30 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Nur Annisaa Al Azim, Ilit Puspita, Nila Alfa Fauzia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

