Hubungan Status Gizi dengan Sindrom Pre Menstruasi Pada Siswi SMA Wirausaha Bandungan Tahun 2016
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikm.v1i2.143Keywords:
Status Gizi, Kejadian Sindrom Pre MenstruasiAbstract
Angka kejadian PMS di Indonesia dialami 70%-90% oleh wanita usia reproduktif dan 2%-10% mengalami gejala Premenstrual Syndrome berat. Bagi beberapa wanita gejala PMS dapat terjadi cukup parah, sehingga dapat menimbulkan dampak yang merugikan. Salah satu faktor risiko sindrom premenstruasi adalah indeks massa tubuh (IMT). Status gizi ini memiliki peranan yang cukup penting pada tingkat keparahan kejadian PMS. Hal ini dikarenakan seseorang yang mengalami kegemukan atau obesitas dapat meningkatkan risiko terjadinya peradangan (inflamasi) yang berujung pada meningkatnya risiko mengalami gejala PMS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Sindrom Pre Menstruasi pada siswi SMA Wirausaha Bandungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kolerasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Responden adalah semua Siswi SMA Wirausaha Bandungan yang berjumlah 79 orang. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Analisis statis menggunakan uji chi square dengan taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden mengalami status gizi dalam kategori gemuk sebanyak 33 orang (41,8%), sebagian besar responden mengalami sindrom pre menstruasi sebanyak 41 orang (51,9%) dan didapatkan p value 0,027 dan memenuhi syarat uji chi-squere yaitu dengan 0 cell (0.0%) dan nilai harapan (expected count) adalah 10.58 sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan kejadian sindrom pre menstruasi pada siswi SMA Wirausaha Bandungan. Disarankan bagi remaja sebaiknya menjaga berat badan dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang agar dapat menjadikan berat badan normal dan juga terhindar penyakit akibat kelebihan berat badan.References
Andira, Dita. 2010. Seluk-Beluk Kesehatan Reproduksi Wanita. Jogjakarta : A+Plus Books
Arisman. 2010. Gizi dalam Daur Kehidupan. Jakarta : EGC
Dahlan, Sopiyudin. 2014. Statistik. Jakarta : Epidemiologi Indonesia
Dewi. 2012. Bahan Pangan, Gizi, dan Kesehaan. Bandung : Alfabeta
Dewi, R. 2012. Tiga fase Penting Pada Wanita. Jakarta : PT Gramedia
Elvira, Sylvia D. 2010. Sindrom Pra-Menstruasi, Normalkah?. Jakarta : FKUI
Hasdinah, dkk. 2014. Gizi. Yogyakarta : Nuha Medika
Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan.
Proverawati, Atikah. 2010. Obesitas dan Gangguan Makan Pada Remaja. Yogyakarta : Nuha Medika
Ratika, Indahsari. 2015. faktor yang berhubungan dengan kejadian sindrom premenstruasi (PMS). Diakses tanggal 19 maret 2016 http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/28896/1/INDAH%20RATIKASARI-FKIK.pdf
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

