Baby Massage untuk Menurunkan Stres dan Meningkatkan Kualitas Tidur pada Bayi: Quasy Eksperimental
Keywords:
baby massage, kualitas tidur, stresAbstract
Status kesehatan yang buruk sangat berpengaruh terhadap stres dan kualitas tidur selama masa perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Baby Massage Terhadap Stres dan Kualitas Tidur Pada Bayi. Desain penelitian ini menggunakan Quasy-Experiment dengan pendekatan Pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh bayi yang dirawat di Ruang Bugenvile Rumah Sakit Kristen Mojowarno. Sampel berjumlah 30 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independen adalah baby massage dan variabel dependen adalah stres dan kualitas tidur bayi. Data diukur menggunakan kuesioner. Teknik analisa data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi pada kelompok perlakuan mengalami penurunan tingkat stres dan peningkatan kualitas tidur setelah pemberian baby massage. Ada pengaruh baby massage terhadap stres dan kualitas tidur pada bayi dengan nilai signifikansi (p) 0.000 (p<0.05). Baby Massage efektif menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kualitas tidur bayi, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif terapi penanganan stres dan gangguan tidur pada bayi.
References
Ayuningtyas Kusumastuti, N. (2019). Increase Sleep Quality with Massage’s Therapy on Infant Aged 3-6 Months. Acta Scientific Paediatrics, 2(10), 112–116. https://doi.org/10.31080/aspe.2019.02.0154
Dwi Ernawati. (2014). Pijat Bayi Mempengaruhi Kadar Kortisol dan Kuantitas Tidur Bayi yang Mengalami Hospitalisasi dengan Pendekatan Teori Comfort Kolcaba. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 138–150.
Ekawati, D. (2017). Pengaruh Distraksi Menonton Animasi Kartun Terhadap Tingkat Stres Hospitalisasi Pada Anak Saat Dilakukan Injeksi Bolus di Paviliun Seruni RSUD Jombang. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang.
Erlawati, A., Oktaviani, I., & Yuliawati. (2019). Hubungan Pijat Bayi Dengan Lama Waktu Tidur Pada Bayi. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 10(1), 16–20.
Fauziah1), A., & Wijayanti2), H. N. (2018). Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kenaikan Berat Badan dan Kualitas Tidur Bayi di Puskesmas Jetis Yogyakarta. PLACENTUM Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Aplikasinya, 6.
Haniyyah. (2013). Hubungan Frekuensi Pijat Bayi dengan Kualitas Tidur Bayi Usia 6-12 Bulan di Asri Medical Center Yogyakarta Tahun 2013. STIKES ’Aisyiyah Yogyakarta.
Hartanti, A. T. et al. (2019). Effectiveness of Infant Massage on Strengthening Bonding and Improving Sleep Quality. Indonesian Journal of Medicine, 4(2), 165–175. https://doi.org/https://doi.org/10.26911/theijmed.2019.04.02.10
Henry, J. D., & Crawford, J. R. (2005). The short-form version of the Depression Anxiety Stress Scales (DASS-21): construct validity and normative data in a large non-clinical sample. Br J Clin Psychol, 44(2). https://doi.org/10.1348/014466505X29657
Ifahlahma, D., & Sulistyanti, A. (2016). Efektivita Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi di Kelurahan Kadipiro Banjarsari Surakarta. INFOKES, 6.
Ismael. (2010). Kualitas Tidur Bayi.
Korompis, M. D., Tomboka, S. G. J., & Tendean, S. C. (2019). Baby Massage Impact on Quality of Sleep for Baby Age 0-6 Months in Winenet Poskesdes I. Ejurnal.Poltekkes-Manado, (February), 97–101.
Lisbet., Soemantri, B., & S. (2018). Pengaruh Terapi Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 1-12 Bulan di Puskesmas. 5, 1, 45–50.
Maharani, D. (2009). Buku Seba Pintar Perawatan Bayi dan Balita. Yogyakarta: Araska.
Manurung, R. (2020). Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan The Effect of Infant Massage on The Quality of Sleep of Infants Aged. 5(2), 221–225. https://doi.org/10.30604/jika.v5i2.594
Mason, A. E., Adler, J. M., Puterman, E., Lakmazaheri, A., Brucker, M., Aschbacher, K., & Epel, E. S. (2019). Stress Resilience: Narrative Identity May Buffer the Longitudinal Effects of Chronic Caregiving Stress on Mental Health and Telomere Shortening. Brain Behav Immun, 77, 101–109. https://doi.org/10.1016/j.bbi.2018.12.010.Stress
Masriadi. (2020). Vol. 2 No.2 Edisi 2 Januari 2020 http://jurnal.ensiklopediaku.org Ensiklopedia of Journal. Ensiklopedia of Journal PERANCANGAN, 2(2), 155–164.
Minarti, N. M. A., & Utami, K. C. (2012). Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Timur Tahun 2012.
Nursalam. (2013). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Purnamasari, D. (2011). Panduan Pijat Praktis Balita Anda Agar Cerdas dan Sehat. Yogyakarta: Pustaka Solomon.
Riksani, R. (2012). Cara Mudah dan Aman Pijat Bayi. Jakarta: Dunia Sehat.
Roesli. (2009). Pedoman Pijat Bayi. Jakarta: Puspa Swara.
Roesli. (2013). Pedoman Pijat Bayi. Jakarta: Trubus Agriwidya.
Saputro, H., & Bahiya, C. (2021). The Effects of Baby Massage to Sleep Quality in Infant Age 1-7 Months. 2(2), 88–94. https://doi.org/10.30994/jrph.v2i2.32
Sekartini, R. (2012). Buku Pintar Bayi. Jakarta: Pustaka Bunda.
Sudarmi, Sukrama, I. D. M., Sutirtayasa, I. W. P., Weta, I. W., & Irianto. (2020). Influence of baby massage stimulation on the improvement of nutritional status, IGF-1, and cortisol level on undernourished infant. Bali Medical Journal, 9(1), 36–40. https://doi.org/10.15562/bmj.v9i1.1688
Supartini, Y. (2012). Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak. Jakarta: EGC.
Vina. (2010). Kualitas Tidur Sangat Penting Bagi Pertumbuhan Anak.
Wulandari, T. (2017). Hubungan Frekuensi Baby Spa dengan Kualitas Tidur Bayi Usia 3-12 Bulan. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

