Penggunaan Familiar Auditory Sensory Training (FAST) Terhadap Tingkat Kesadaran dan Skala Nyeri Pada Pasien Post Op Kraniotomi Dekompresi : Studi Kasus
Abstrak
Prosedur kraniektomi dekompresi merupakan salah satu penatalaksanaan cedera kepala untuk menurunkan tekanan intrakranial. Tindakan ini dapat menimbulkan komplikasi salah satunya berdampak pada penurunan kesadaran dan nyeri. Pemberian intervensi Familier auditory sensoric training (FAST) dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi yang dapat meningkatkan kesadaran dan menurunkan skala nyeri pada pasien post op kraniektomi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian intervensi FAST untuk meningkatkan kesadaran dan menurunkan skala nyeri pada pasien post op kraniektomi dekompresi hari ke 4 di RSUD dr. Soebandi Jember. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode case report. Intervensi dilakukan selama enam hari pada pasien post op kraniektomi dekompresi hari ke 4. Pengumpulan data tingkat kesadaran menggunakan nilai Glasgow Coma Scale (GCS) dan pengukuran skala nyeri menggunakan Behaviour Pain Scale (BPS). Hasil penelitian menunjukan terdapat perubahan pada tingkat kesadaran dari nilai awal GCS 3 (Coma) menjadi GCS 6 (Supor) dan penurunan skala nyeri dari nilai awal 6 (nyeri) menjadi 5 (tidak nyeri) pada pasien post op craniotomy dekompresi hari ke 4. Pemberian intervensi FAST pada pasien post op craniotomy hari ke 4 yang dilakukan selama 6 hari dan durasi pemberian selama 10 menit terbukti efektif unuk meningkatkan kesadaran dan menurunkan skala nyeri.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.