Penerapan Training Need Analysis dalam Penyusunan Kurikulum Pelatihan Kompetensi Nursing Informatics Kepala Ruangan
DOI:
https://doi.org/10.32584/jkmk.v4i1.887Kata Kunci:
Kurikulum Pelatihan Perawat, Kompetensi Nursing Informatics Competencies, TNA. Kepala Ruang, Kompetensi ManajemenAbstrak
Kompetensi Nursing Informatic sangat penting bagi kepala ruangan, dan akan menjadi lebih penting lagi di masa depan sehingga perlu dipertimbangkan adanya perencanaan strategis tentang peningkatan kompetensi manajemen kepala ruangan khususnya dalam kompetensi Nursing Informatics. Studi ini bertujuan untuk menerapkan Training Needs Analysis (TNA) dalam menyusun kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics kepala ruangan. Studi dilakukan pada bulan September sampai November 2020. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan survei dengan perubahan berencana melalui metode pendekatan action research. Metode pendekatan action research terdiri dari lima tahapan yaitu identifikasi (diagnosis) masalah, analisis, umpan balik, tindakan dan evaluasi. TNA survey menggambarkan 78% kemampuan computer literacy kepala ruangan kurang, 77% kemampuan informatics literacy kepala ruangan kurang, 72% kemampuan informatics management skilss kepala ruangan kurang. Berdasarkan TNA survey tersebut, didapatkan hasil interprestasi level nursing informatics competencies dengan 17 kepala ruangan memiliki skor NIC yang baik dan 58 kepala ruangan memiliki skor nursing informatics competencies yang kurang.  Kurikulum pelatihan kompetensi kepala ruang adalah acuan dalam perencanaan pelaksanaan pendidikan berkelanjutan kepala ruangan. Pada masa ilmu pengetahuan dan teknologi berubah setiap hari, penting bagi kepala ruangan untuk upgrade dan up-to-date dalam informasi, penyusunan kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics kepala ruang adalah salah satu upaya dalam mewujudkan hal tersebut. TNA dapat diterapkan dalam penyusunan kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics kepala ruangan. TNA memberikan gambaran tentang tingkat kompetensi nursing informatics kepala ruangan sehingga penyusunan kurikulum pelatihan kompetensi nursing informatics didasarkan pada data dan tujuan atas keterbutuhan kompetensi yang perlu ditingkatkan.
Referensi
Abd El Fattah, M. (2017). Innovation behavior levels and its relation with TIGER-based nursing informatics competencies among critical care nurses. Egyptian Nursing Journal, 14(2), 59-69. doi:10.4103/enj.Enj_13_17
AONE, A. (2015a). AONL Nurse Executive Competencies. Retrieved from www.aonl.org/competencies
AONE, A. (2015b). AONL Nurse Manager Competencies. Retrieved from www.aonl.org/competencies
Hariyati, T. S., Kobayashi, N., Sahar, J., Nuraini, T., Jajang, & Solihin, R. (2018). Simplicity and Completeness of Nursing Process Satisfaction Using Nursing Management Information System at the Public Health Service “X†Indonesia International Journal of Caring Sciences, 11(2), 1034-1042.
Harrison Dening, K., Scates, C., McGill, G., & De-Vries, K. (2019). A training needs analysis of admiral nurses to facilitate advance care planning in dementia. Palliative Care: Research and Treatment, 12, 1178224219850183. doi:10.1177/1178224219850183
Huber, D. (2018). Leadership and nursing care management. St. Louis, MIssouri: Saunders Elsevier.
Jouparinejad, S., Foroughameri, G., Khajouei, R., & Farokhzadian, J. (2020). Improving the informatics competency of critical care nurses: results of an interventional study in the southeast of Iran. BMC Medical Informatics and Decision Making, 20, 1-12. doi:http://dx.doi.org/10.1186/s12911-020-01244-5
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 92 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Komunikasi Data dalam Sistem Informasi Kesehatan Terintegrasi 92 C.F.R. (2014).
Permenkes RI Nomor 46 tahun 2017 tentang Strategi E-Kesehatan Nasional, (2017).
PMK RI No.20 tahun 2019 tentang “penyelenggaraan pelayanan telemedicine antar fasilitas pelayanan kesehatan†(2019).
Marquis, B. L., & Huston, C. J. (2017). Leadership roles and management fungctions in nursing: Theory and applications. Philadelphia: Wolters Kluwer Health.Lippincott Williams & Wilkins.
Masiyati, E., Handiyani, H., & Nurdiana. (2020). Pendidikan berkelanjutan nonformal bagi kepala ruangan di rumah sakit X di Jakarta Holistik Jurnal Kesehatan, 14(3), 409-419.
Mulyaningsari, R., Juhariyah, S., & Surjadi, A. (2016). Penerapan Training Needs Analysis dalam Upaya Peningkatan Kompetensi Perawat di Rumah Sakit Wava Husada. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 29, 291-299 Retrieved from http://jkb.ub.ac.id/index.php/jkb/article/view/1660
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan (2014).
Rahman, A. (2015). Development of a Nursing Informatics Competency Assessment Tool (NICAT). (D.N.P.). Walden University, Ann Arbor. Retrieved from https://search.proquest.com/docview/1732389458?accountid=17242 Healthcare Administration Database; ProQuest Dissertations & Theses Global database. (3734182)
Robbins, S., & Judge, T. (2017). Organizational Behavior Boston: Pearson.
Scoble, K., & Russell, G. (2003). Vision 2020, part I: profile of the future nurse leader. The Journal of nursing administration, 33, 324-330.
Sleezer, C. M., Kelsey, K. D., & Wood, T. E. (2008). Three reflections on assessing safety training needs: A case study. Performance Improvement Quarterly, 21(2), 103-118. doi:10.1002/piq.20025
Thede, L. Q. (2011). 2011 Summer Institute in Nursing Informatics. Computers Informatics Nursing, 29(10), 608-612.
Yang, L., Cui, D., Zhu, X., Zhao, Q., Xiao, N., & Shen, X. (2014). Perspectives from Nurse Managers on Informatics Competencies. The Scientific World Journal, 2014. doi:http://dx.doi.org/10.1155/2014/391714
Yu, P. (2006). Electronic Versus Paper-Based Nursing Documentation Systems: The Caregivers Weigh In. Journal of the American Geriatrics Society, 54(10), 1625-1626. doi:10.1111/j.1532-5415.2006.00904.x
Zahid Iqbal, M., & Khan Rashid, A. (2011). The growing concept and uses of training needs assessment: A review with proposed model. Journal of European Industrial Training, 35(5), 439-466. doi:10.1108/03090591111138017
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Tomy Suganda, Hanny Handiyani, Nurdiana Nurdiana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

