Hubungan Pelaksanaan Supervisi Keperawatan Terhadap Kepatuhan Perawat Dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri Di Ruang Isolasi Covid-19
DOI:
https://doi.org/10.32584/jkmk.v5i1.1010Kata Kunci:
Alat Pelindung Diri, Kepatuhan perawat, Supervisi KeperawatanAbstrak
Penggunaan alat pelindung diri merupakan usaha perawat dalam menciptakan lingkungan yang terhindar dari infeksi dan sebagai upaya perlindungan diri serta pasien terhadap penularan penyakit. Supervisi memiliki pengaruh besar dalam pelaksanaan asuhan keperawatan di ruangan dan bersama staf perawatan dalam pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan supervisi keperawatan dengan kepatuhan perawat dalam menggunakan alat pelindung diri di Ruang Isolasi Covid 19 RSUD Sanjiwani Gianyar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah perawat pelaksana yang bekerja di ruang isolasi Covid 19 RSUD Sanjiwani Gianyar, dengan menggunakan teknik total sampling, yang berjumlah 42 orang. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan supervisi keperawatan sebagian besar dengan kategori baik (54,8%). Kepatuhan perawat dalam menggunakan alat pelindung diri sebagian besar dengan kategori patuh (83,3%). Hasil analisis didapatkan nilai (p=0,002, r=0,467), yang berarti bahwa ada hubungan pelaksanaan supervisi keperawatan dengan kepatuhan perawat dalam menggunakan alat pelindung diri, dengan kekuatan sedang dan arah korelasi positif. Supervisi memiliki pengaruh besar dalam pelaksanaan asuhan keperawatan terhadap kepatuhan perawat pelaksana menggunakan alat pelindung diri, dengan adanya supervisi dari kepala ruangan sangat berperan dalam hal meningkatkan kepatuhan perawat patuh menggunakan APD. Pengawasan dan pengarahkan yang dilakukan dapat memberikan motivasi dari perawat pelaksana agar patuh dalam menggunakan APD.
Referensi
Ahmad, A. S., Baharuddin, R., Fadli, & Sumbara. (2020). Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan pada Tenaga Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Covid-19. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, April, 57–65. https://doi.org/10.17509/jpki.v6i1.24546
Arwani, & Supriyatno, H. (2016). Manajemen Bangsal Keperawatan. EGC.
Azzahri, L. M. dan K. I. I. (2019). Hubungan Pengetahuan Tentang Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan Kepatuhan Penggunaan APD pada Perawat di Puskesmas Kuok. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 53(9), 1689–1699. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Bessie, M. (2015). Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan: Teori dan Aplikasi (Ed. 4). EGC.
Buntarto. (2015). Panduan Praktis Keselamatan & Kesehatan Kerja untuk Industri. Pustaka Baru.
Carolina. (2016). National And State Healthcare Associated Infections Progress Report.
Darmani. (2018). Infeksi Nosokomial Problematika dan Pengendaliannya. Salemba Medika.
Depkes RI. (2017). Pedoman pelaksanaan Kewaspadaan Universal di Pelayanan Kesehatan.
Gibson, J. ., & Donnelay, J. H. (2017). Organisasi: Perilaku, Struktur, Proses. Bina Rupa Aksara.
Handayani, R. T., Kuntari, S., Darmayanti, T., Widiyanto, A., & Atmojo, J. T. (2020). Faktor penyebab stres pada tenaga kesehatan dan masyarakat saat pandemi covid-19. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(3), 353–360.
Kaplan, H. L., & Sadock, B. J. (2015). Sinopsis Psikiatri (Jilid I). Bina Rupa Aksara.
Kustriyani, M., Kharisa, A. S., & Arifianto, A. (2018). Hubungan Antara Motivasi Perawat Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Handscoon Dan Masker) Di Instalasi Rawat Inap Rsud Dr. Loekmono Hadi Kudus. Journal of Holistic Nursing Science, 5(1), 36–42. https://doi.org/10.31603/nursing.v5i1.1877
Maramis, M. D., Doda, D. V., & Ratag, B. T. (2019). Hubungan Antara Pengawasan Atasan Dan Pengetahuan Dengan Tindakan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Pada Perawat Di Rumah Sakit Umum Daerah (Rsud) Maria Walanda Maramis Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal KESMAS, 8(5), 42–50.
Notoatmodjo, S. (2018). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.
Nurfadillah, Arafat, R., & Yusuf, S. (2021). Gambaran Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Perawat Pada Masa Pandemi Covid-19: Literatur Review. Jurnal Keperawatan, 13, 40–46.
Nurhasanah, T. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Phlebitis Di RSUD Ungaran Kabupaten Semarang. 043, 1–9.
Nursalam. (2016). Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional (Edisi 3). EGC.
P.A Potter, P. A. . (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik (R. Komalasari (ed.); 4th ed.). EGC.
Parwa, D., Krisnawati, M. S., & Yanti, E. D. (2019). Hubungan Supervisi dan Motivasi Dengan Kepatuhan Perawat Mencuci Tangan Di RSUD. Jurnal Kepemimpinan Dan Manajemen Keperawatan, 2(1), 28–32. https://doi.org/10.32584/JKMK.V2I1.281
Rizky, W. (2016). Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Phlebitis pada Pasien yang Terpasang Kateter Intravena di Ruang Bedah Rumah Sakit Ar. Bunda Prabumulih. J. Ners Dan Kebidanan Indonesia., 4(102).
Rosyanti, L., Hadi, I., Keperawatan, J., Kendari, P. K., Keperawatan, J., & Kendari, P. K. (2020). HIJP : Health Information Jurnal Penelitian Dampak Psikologis dalam Memberikan Perawatan dan Layanan Kesehatan Pasien COVID-19 pada Tenaga Profesional Kesehatan. Health Information Jurnal Penelitian, 12(108–130).
Suyanto. (2013). Mengenal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan di Rumah Sakit. Mitra Cendikia Yogyakarta.
WHO. (2016). Guidelines on Core Components of Infection Prevention and Control Programmes at the National and Acute Health Care Facility Level.
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 I Gst Agung Sri Yuni Antari, Ni Made Nopita Wati, I Dewa Agung Ketut Sudarsana

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

