Gebyar Hidup Sehat dan Peningkatan Imun Masyarakat (GHS-PIM) pada Masa Pandemic Covid 19
DOI:
https://doi.org/10.32584/jpp.v1i1.1519Kata Kunci:
Covid 19, GHS-PIM, , Lansia, Kader Kesehatan, Keperawatan KomunitasAbstrak
Pada masa pandemic saat ini masyarakat merasa semakin mencekam dan banyak yang belum mengetahui apa dan bagaimana Langkah yang tepat untuk di ambil keluarga saat terpapar ataupun saat masa pemulihan, oleh karenya butuh perilaku adaptasi yang harus dilakukan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah penularan Covid 19 dan perilaku kunci yang dapat diterapkan adalah perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi sebuah perilaku kunci, namun dalam pelaksanaanya masih banyak masyrakat yang memiliki tingkat pengetahuan dan tindakan yang rendah terkait PHBS oleh karenanya dibutuhkan sebuah dukungan peningkatan pengetahuan, salah satu metode yang dapat digunakan yaitu memberikan pemberdayaan kepada kader kesehatan, kader kesehatan mejadi salah satu ujung tombak untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terkait perilaku hidup bersih dan sehat dan upaya peningkatan imun karena kader kesehatan secara tidak langsung berperan menjadi role model dalam PHBS dan pengingkatan imun masyarakat di masa pandemic ini. Pemberdayaan kader kesehatan merupakan salah satu inisasi program gebyar hidup sehat yang diharapkan masyarakat lebih mengerti dan dapat melakukan pencegahan secara mandiri serta meningkatkan imun agar tidak terpapar virus corona yang sedang mewabah. Pengendalian ini dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada para Kader Kesehatan. Hasil kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dari kader kesehatan tentang covid 19 dan terbentuk kader kesehatan yang dapat melakukan edukasi dan pendampingan keada masyarakat dan keluarga kelompok lanjut usia yang diharapkan dapat memutus rantai penularan covid 19, sehingga prevalensi Covid 19 dapat terus menurun, dan terjadi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Iwan Ardian, Nutrisia Nu’im Haiya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
