Pengelolaan Penyakit Tidak Menular (Diabetes Melitus) Melalui Program “MASDARMin†(Masyarakat Sadar DM Secara Independen) Di Kelurahan Banyumanik, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang
DOI:
https://doi.org/10.32584/jpp.v1i1.1516Kata Kunci:
program MASDARMIn, diabetes tipe 2, pemberdayaan masyarakatAbstrak
Pengelolaan penderita diabetes melitus tipe 2 di Indonesia saat ini masih lebih berfokus pada peran sentral tenaga kesehatan (health officers-centered care) dibandingkan dengan berpusat pada pasien (patient-centered care), keluarga (family-centered care), ataupun masyarakat. Pasien dan keluarganya masih terkesan dianggap sebagai objek yang pasif dan bukan sebagai mitra dalam pengelolaan diabetes melitus tipe 2. Kesempatan untuk mengambil keputusan penting seperti meminum obat belum didasarkan pada aspek-aspek latar belakang pasien dan keluarga pasien seperti nilai dan budaya serta aspek spiritualitas. Pengelolaan diabetes melitus tipe 2 menjadi tidak optimal dan dan tidak tuntas. Pemberdayaan masyarakat menjadi penting untuk pengelolaan penyakit diabetes melitus secara mandiri melalui program MASDARMIn. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan cara melakukan pendampingan kepada masyarakat yang anggota keluarganya terdapat penderita diabetes melitus tipe 2. Hasil pendampingan melalui program MASDARMIn berdampak pada peningkatan tingkat pemahaman dan pengetahuan keluarga dan penderita DM tentang DM dan cara pengelolaannya; meningkatkan pelibatan secara aktif anggota keluarga; memampukan keluaraga memilih alternatif tindakan yang baik; memunculkan rasa nyaman pada klien karena dikelola oleh orang yang sangat dikenal dan dekat dengan klien seperti pasangan hidup (suami-istri) dan anak dewasa yang sangat memahami karakter dan latar belakang budaya; memberikan dampak secara nyata pada perilaku keluarga dan penderita DM tipe 2 untuk melakukan Diabetes Self-Management (DSM). Disarankan untuk melakukan sosialisasi program MASDARMIn di wilayah yang lebih luas dan diberikan pada kelompok prediabetes.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Arwani Arwani, Sugih Wijayati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
