KEPATUHAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA BARAT DALAM MELAKSANAKAN PHYSICAL DISTANCING
KEPATUHAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA BARAT DALAM MELAKSANAKAN PHYSICAL DISTANCING
DOI:
https://doi.org/10.32584/jpi.v7i1.615Kata Kunci:
Kepatuhan, Physical DistencingAbstrak
Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang signifikan dalam keberlangsungan hidup manusia. Untuk memutus rantai penyebaran virus yang peratama kali hadir di Wuhan China, Pemerintah memberlakukan peraturan seperti phyisical distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala besar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepetuhan masyarakat Nusa Tenggara Barat dalam melaksanakan Physical Distencing. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Disain penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan secara online yang dimulai tanggal 25-30 April 2020 dengan jumlah responden 315 orang. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan Responden paling banyak berusia 20-30 tahun sebanyak 192 orang (61%), jenis kelamin paling banyak adalah perempuan sebanyak 170 orang (54%), pendidikan paling banyak adalah PT sebanyak 202 orang (64,1%), pekerjaan paling banyak adalah pelajar/mahasiswa sebanyak 169 orang (53.7%) dengan Tingkat Kepatuhan dalam melaksanakan physical distencing dalam kategori Patuh sebanyak 167 orang (53%) dan dalam kategori tidak patuh sebanyak 148 orang (47%). Kesimpulan: Masyarakat Nusa Tenggara Barat mayoritas dalam kategori patuh dalam melaksanakan physical distencing.
Referensi
Data Covid NTB. (2020). https://corona.ntbprov.go.id/
Hadisoemarto, Panji (2020). 9 Faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap upaya PSBB. https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/23/163100023/9-faktor-yang-memengaruhi-kepatuhan-masyarakat-terhadap-upaya-psbb
Kemenkes RI, (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Diseases (COVID-19).
Kemenkes, RI, (2020). Situasi Terkini Perkembangan Nove lCoronavirus Diseases (COVID-19). https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/COVID-19/TENTANG%20NOVEL%20CORONAVIRUS.pdf
Kozier.Erb, B. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep Proses & Praktik.Volume I,Edisi : 7. Jakarta: EGC.
Pusat, P. (2018, agustus). Undang-undang nomor 6 tahun 2018 . Retrieved from JDIH BPK database peraturan : https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/90037/uuno-6-tahun-2018
Pusat, P. (2020, Februar). Langkah dan Upaya Pemerintah Indonesia dalam Menangani dan Menghadapi Virus Novel Corona 2019. Retrieved from kedutaan
Rahman.,Agus Abdul dan Azizah. (2020). Faktor-faktor psikososial dari ketidakpatuhan masyarakat pada masa pandemik. Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung: http://digilib.uinsgd.ac.id
Sheereen, M. K. (2020 ). Covid-19 Infecction: Origin, Transmission and Characteristics of Human Coronavirues . Journal of Advanced Research : Elsevier.
WHO, (2020). Coronavirus Diseases 2019 (COVID-19). https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/situation-reports/20200417-sitrep-88-covid 191b6cccd94f8b4f219377bff55719a6ed.pdf?sfvrsn=ebe78315_6
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.