KEPATUHAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA BARAT DALAM MELAKSANAKAN PHYSICAL DISTANCING

KEPATUHAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA BARAT DALAM MELAKSANAKAN PHYSICAL DISTANCING

Penulis

  • DEWI NUR SUKMA PURQOTI STIKES YARSI MATARM
  • HARLINA PUTRI RUSIANA STIKES YARSI MATARAM
  • ERNAWATI ERNAWATI STIKES YARSI MATARAM
  • ZAENAL ARIFIN Ilmu Keperawatan Stikes Yarsi Mataram
  • BAIQ RULLI FATMAWATI Ilmu Keperawatan Stikes Yarsi Mataram

DOI:

https://doi.org/10.32584/jpi.v7i1.615

Kata Kunci:

Kepatuhan, Physical Distencing

Abstrak

Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang signifikan dalam keberlangsungan hidup manusia. Untuk memutus rantai penyebaran virus yang peratama kali hadir di Wuhan China, Pemerintah memberlakukan peraturan seperti phyisical distancing hingga Pembatasan Sosial Berskala besar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepetuhan masyarakat Nusa Tenggara Barat dalam melaksanakan Physical Distencing. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Disain penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan secara online yang dimulai tanggal 25-30  April 2020 dengan jumlah responden 315 orang. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan Responden paling banyak berusia 20-30 tahun  sebanyak 192 orang (61%), jenis kelamin paling banyak adalah perempuan sebanyak 170 orang (54%), pendidikan paling banyak adalah PT sebanyak 202 orang (64,1%), pekerjaan paling banyak adalah pelajar/mahasiswa sebanyak 169 orang (53.7%) dengan Tingkat Kepatuhan dalam melaksanakan physical distencing dalam kategori  Patuh sebanyak 167 orang (53%) dan dalam kategori tidak patuh  sebanyak 148 orang (47%). Kesimpulan: Masyarakat Nusa Tenggara Barat mayoritas dalam kategori patuh dalam melaksanakan physical distencing.

Biografi Penulis

  • DEWI NUR SUKMA PURQOTI, STIKES YARSI MATARM
    KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
  • HARLINA PUTRI RUSIANA, STIKES YARSI MATARAM
    KEPERAWATAN MANAJMEN
  • ERNAWATI ERNAWATI, STIKES YARSI MATARAM
    KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Referensi

Data Covid NTB. (2020). https://corona.ntbprov.go.id/

Hadisoemarto, Panji (2020). 9 Faktor yang mempengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap upaya PSBB. https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/23/163100023/9-faktor-yang-memengaruhi-kepatuhan-masyarakat-terhadap-upaya-psbb

Kemenkes RI, (2020). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Diseases (COVID-19).

https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/COVID-19%20dokumen%20resmi/REV-04_Pedoman_P2_COVID-19_%2027%20Maret2020_Tanpa%20TTD.pdf.pdf

Kemenkes, RI, (2020). Situasi Terkini Perkembangan Nove lCoronavirus Diseases (COVID-19). https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/COVID-19/TENTANG%20NOVEL%20CORONAVIRUS.pdf

Kozier.Erb, B. (2010). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep Proses & Praktik.Volume I,Edisi : 7. Jakarta: EGC.

Pusat, P. (2018, agustus). Undang-undang nomor 6 tahun 2018 . Retrieved from JDIH BPK database peraturan : https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/90037/uuno-6-tahun-2018

Pusat, P. (2020, Februar). Langkah dan Upaya Pemerintah Indonesia dalam Menangani dan Menghadapi Virus Novel Corona 2019. Retrieved from kedutaan

Rahman.,Agus Abdul dan Azizah. (2020). Faktor-faktor psikososial dari ketidakpatuhan masyarakat pada masa pandemik. Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung: http://digilib.uinsgd.ac.id

Sheereen, M. K. (2020 ). Covid-19 Infecction: Origin, Transmission and Characteristics of Human Coronavirues . Journal of Advanced Research : Elsevier.

WHO, (2020). Coronavirus Diseases 2019 (COVID-19). https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/situation-reports/20200417-sitrep-88-covid 191b6cccd94f8b4f219377bff55719a6ed.pdf?sfvrsn=ebe78315_6

Diterbitkan

2023-05-17

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

KEPATUHAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA BARAT DALAM MELAKSANAKAN PHYSICAL DISTANCING: KEPATUHAN MASYARAKAT NUSA TENGGARA BARAT DALAM MELAKSANAKAN PHYSICAL DISTANCING. (2023). Jurnal Perawat Indonesia, 7(1), 1315-1321. https://doi.org/10.32584/jpi.v7i1.615