Hubungan Indeks Massa Tubuh Dan Glukosa Darah Dengan Laju Filtrasi Glomerulus Pada Pasien Diabetes Mellitus Di RSI- Sultan Agung Semarang
DOI:
https://doi.org/10.32584/jpi.v9i1.3099Abstrak
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan suatu kondisi dimana metabolisme glukosa dalam tubuh terganggu. Gangguan hormonal dapat menimbulkan berbagai macam penyakit metabolik yang selanjutnya akan menimbulkan kadar insulin abnormal dan komplikasi kronis lainnya. Salah satu pemicu terjadinya diabetes melitus adalah indeks massa tubuh, glukosa darah. Penderita DM dapat mempengaruhi fungsi ginjal yang mengakibatkan terjadinya penumpukan kadar kreatinin dan ureum dalam darah yang dapat menyebabkan gagal ginjal. Laju filtrasi glomerulus sebagai indeks terbaik untuk menilai parameter fungsi ginjal. Metode: pendekatan kuantitatif yang dikombinasikan dengan penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel 82 orang. Pengolahan data dilakukan dengan uji statistik Spearman Rank Test. Hasil: Nilai rata-rata laju filtrasi glomerulus adalah 42,24 ml/menit/1,73 m2 (SD±23.478). Kesimpulan: Korelasi lemah (r) sebesar -0,386 dan nilai p < 0,05 atau 0,000 menunjukkan adanya hubungan antara indeks massa tubuh dengan laju filtrasi glomerulus. Karena adanya hubungan negatif, maka nilai laju filtrasi glomerulus menurun seiring dengan peningkatan nilai indeks massa tubuh. Sebaliknya, hubungan antara glukosa darah acak dan laju filtrasi glomerulus pada individu dengan diabetes melitus adalah 0,000 dengan nilai korelasi sedang (r) sebesar -0,490 dan nilai p < 0,05. Karena adanya hubungan negatif, maka nilai laju filtrasi menurun seiring dengan peningkatan kadar glukosa darah.
Kata kunci: indeks massa tubuh, glukosa darah, laju filtrasi glomerulus
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.