STRES KERJA DAN TURNOVER INTENTION PERAWAT DI RUMAH SAKIT DI JAWA TIMUR

Penulis

  • Windu Santoso Universitas Bina Sehat PPNI
  • Sri Sudarsih Universitas Bina Sehat PPNI

DOI:

https://doi.org/10.32584/jpi.v8i3.2706

Abstrak

Perawat yang bekerja memberikan asuhan keperawatan pada pasien mengalami berbagai stresor dan stres diketahui menjadi salah satu prediktor penting dari niat berpindah perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan turnover intention perawat di rumah saki di Jawa Timur.   Desain Penelitian menggunakan analitik korelasi dengan studi cross-sectional. sampel dalam penelitian ini adalah perawat di berbagai rumah sakit di Jawa Timur. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah puposive sampling. Sampel berjumlah 190 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terdiri dari kuesioner untuk stres kerja dan kuesioner untuk keinginan berpindah (turnover intention). Uji statistik menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 53,7% responden dengan stres kerja tinggi yang memiliki niat berpindah yaitu sebanyak 71 responden (37,4%). Semakin tinggi stres kerja maka semakin tinggi niat berpindah. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara stres kerja dengan niat berpindah dengan p = 0.047.  Penyebab terjadinya niat berpindah salah satunya adalah stress kerja. Stres kerja dirasakan oleh perawat sebagai tekanan saat menyelesaikan suatu tugas. sehingga mungkin memilih atau memiliki niat untuk keluar dari tempat kerja.

Diterbitkan

2025-02-04

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

STRES KERJA DAN TURNOVER INTENTION PERAWAT DI RUMAH SAKIT DI JAWA TIMUR. (2025). Jurnal Perawat Indonesia, 8(3), 1837-1843. https://doi.org/10.32584/jpi.v8i3.2706