PENGARUH POSISI DUDUK TERHADAP PERTUKARAN GAS DAN MEKANIKA PERNAPASAN PADA PASIEN ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS) YANG TERPASANG VENTILASI MEKANIS

EFFECTS OF SITTING POSITION ON GAS EXCHANGE AND RESPIRATORY MECHANICS IN ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS) PATIENTS WHO WERE MECHANICALLY VENTILATED

Penulis

  • Susilo Hartono RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
  • Tri Nur Hidayati RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia
  • Agus Herianto RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32584/jpi.v8i1.2621

Abstrak

ARDS adalah kondisi yang mengancam jiwa yang ditandai dengan buruknya oksigenasi dan kekakuan di paru-paru.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai pengaruh posisi duduk terhadap pertukaran gas dan mekanisme pernapasan setelah perubahan dari posisi terlentang ke posisi duduk pada pasien ARDS yang diberi ventilasi mekanis.

Penelitian ini merupakan penelitian pre-eksperimen dengan desain pre and post test tanpa kontrol. Dua belas subjek penelitian direkrut. Pengaruh posisi duduk dianalisis dengan membandingkan pertukaran gas dan mekanisme pernafasan antara posisi duduk terlentang dan 70º. Uji Paired t-test digunakan untuk menganalisis perubahan nilai pertukaran gas [PaO 2 , PaCO 2 , PaO 2 /FiO 2 (PF rasio), dan AaDO 2 ] dan uji Repeated Measures Anova digunakan untuk menganalisis perubahan mekanika pernafasan ( kepatuhan paru statis/Cstat dan resistensi saluran napas/ Ri).

Hasil penelitian menunjukkan nilai rasio PF pada posisi terlentang rata-rata sebesar 196.99 (SD=105.44) dan posisi duduk sebesar 258.09 (SD=137.92) dengan nilai p sebesar 0.038; rata-rata nilai AaDO 2 pada posisi terlentang sebesar 266.85 (SD=159.90) dan pada posisi duduk 189.41 (SD=113.63) dengan nilai p sebesar 0.047; perubahan nilai komplians statik paru (Cstat) dari posisi terlentang ke posisi duduk pada menit ke 30, 45 dan 60 diperoleh nilai p sebesar 1,000; Perubahan nilai resistensi saluran nafas (Ri) dari posisi terlentang ke posisi duduk pada menit ke 30, 45 dan 60 diperoleh nilai p sebesar 0,012; 0,008; dan 0,010.

Posisi duduk 70° adalah teknik sederhana dan dapat ditoleransi dengan baik yang meningkatkan fungsi pertukaran gas dan mekanisme pernapasan pada pasien ARDS. Efek menguntungkan ini mungkin disebabkan oleh mekanisme fisiologis yang kompleks dimana perekrutan alveolar tampaknya menjadi komponen penting. Investigasi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.

Diterbitkan

2024-09-05

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PENGARUH POSISI DUDUK TERHADAP PERTUKARAN GAS DAN MEKANIKA PERNAPASAN PADA PASIEN ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS) YANG TERPASANG VENTILASI MEKANIS : EFFECTS OF SITTING POSITION ON GAS EXCHANGE AND RESPIRATORY MECHANICS IN ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS) PATIENTS WHO WERE MECHANICALLY VENTILATED. (2024). Jurnal Perawat Indonesia, 8(1), 1604-1617. https://doi.org/10.32584/jpi.v8i1.2621

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama