PENINGKATAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DENGAN TERAPI HEAD UP SLEEP SEMI FOWLER 45°

Penulis

  • Irma Nur Amalia STIKes Dharma Husada Bandung
  • Canti Rismawati Program Studi Sarjana Keperawatan, STIKes Dharma Husada
  • Dicky Firmana Program Studi Sarjana Keperawatan, STIKes Dharma Husada

DOI:

https://doi.org/10.32584/jpi.v8i1.2562

Abstrak

Heart Failure merupakan kondisi dimana jantung tidak mampu untuk memompa darah dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan terhadap nutrien dan oksigen. Pasien Heart Failure sering terbangun pada malam hari karena sesak napas yang menyebabkan kualitas tidur menurun. Posisi tidur semi fowler 45° merupakan tindakan yang dipercaya dapat menekan sesak napas, sehingga pasien dapat tidur lebih nyaman dan tidak terbangun pada malam hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Posisi Tidur Semi Fowler 45° Terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) di Rumah Sakit TK.II Dustira Kota Cimahi. Desain penelitian yang digunakan, yaitu Quasy experimental dengan sampel sebanyak 30 pasien yang diambil dengan teknik Purposive Sampling dan dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Pasien kelompok perlakuan diberikan posisi tidur semi fowler 45° yang diamati dalam 3 hari sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan posisi tidur semi fowler 45° dan hanya posisi miring kanan diawal saja. Instrument yang digunakan adalah kuesioner Pitsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil analisa univariat didapatkan sebelum intervensi semua pasien CHF sebanyak 15 orang (100%) mengalami kualitas tidur buruk dengan skor ≥5 per setiap kelompoknya. Setelah diberikan intervensi yang mengalami kualitas tidur buruk pada kelompok perlakuan adalah 6 orang (40%) dan kontrol adalah 11 orang (73.3%). Hasil Analisa Bivariat menggunakan Uji Pair T-Test menunjukan nilai significance 0.001 artinya adanya pengaruh posisi tidur semi fowler 45° terhadap kualitas tidur pada pasien CHF di Rumah Sakit TK.II Dustira Kota Cimahi. Juga hasil Uji Independent T-Test menunjukan nilai significance yaitu 0.012 artinya terdapat perbedaan antara nilai kualitas tidur kelompok kontrol dan perlakuan. Disarankan agar posisi semi fowler 45° dapat dipertimbangkan menjadi intervensi mandiri untuk perawat dalam menangani masalah tidur pada pasien CHF.

Diterbitkan

2024-09-05

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

PENINGKATAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DENGAN TERAPI HEAD UP SLEEP SEMI FOWLER 45°. (2024). Jurnal Perawat Indonesia, 8(1), 1667-1677. https://doi.org/10.32584/jpi.v8i1.2562