ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DEPRESI PADA LANJUT USIA SELAMA PANDEMI DI PANTI WERDHA
DOI:
https://doi.org/10.32584/jpi.v6i1.1332Abstrak
Pandemi COVID 19 merupakan bencana kesehatan yang sampai saat ini belum berhasil dihentikan penyebarannya. Lansia merupakan kelompok yang sangat rentan tertular penyakit COVID 19, karena fungsi tubuh sudah mengalami proses degeneratif dan kecenderungan memiliki penyakit komorbid. Panti Werdha sebagai salah satu tempat penampungan para lansia yang terlantar sangat beresiko menjadi kluster berkembangnya COVID 19. Untuk mencegah penularan COVID 19 di Panti Werdha maka dilakukan langkah-langkah antara lain tidak menerima kunjungan tamu atau keluarga untuk menjenguk lansia, membatasi mobilisasi lansia untuk keluar dari Panti Werdha, membatasi aktivitas sosial diantara para lansia dan melakukan isolasi sosial terhadap lansia yang sakit. Kondisi ini menyebabkan kecemasan lansia bertambah dan mengakibatkan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan depresi pada lanjut usia selama pandemi di Panti Werdha. Jenis penelitian ini adalah crossectional, dengan jumlah responden sebanyak 102 lansia. Hasil penelitian dengan uji chisquare menunjukkan terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian depresi (P value 0,029), lama tinggal di Panti dengan kejadian depresi (P value 0,019), kemandirian dengan kejadian depresi (P value 0,000), dan kepuasan dengan kejadian depresi (P value 0,033). Sedangkan usia tidak berhubungan dengan kejadian depresi (P value 0,369).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.