THE EFFECT OF PURSED LIP BREATHING (PLB) EXERCISE ON RESPIRATORY STATUS IN PATIENTS WITH CHRONIC OBSTRUCTIVE PULMONARY DISEASE (COPD)

Authors

  • Benny Arief Sulistyanto University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Dwi Indri Rahmawati Department of Nursing, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Irnawati Irnawati Department of Nursing, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
  • Dian Kartikasari Department of Nursing, Faculty of Health Sciences, University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.32584/jpi.v7i1.2180

Abstract

Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) terjadi karena obstruksi jalan napas. Obstruksi ini menyebabkan penderita
PPOK mengalami kesulitan untuk mengeluarkan napas. Dengan memberikan Pursed Lip Breathing akan membuat
fase ekspirasi menjadi lebih lama sehingga lebih banyak udara yang dihembuskan dan mencegah udara terperangkap
di dalam alveoli. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experimen dengan menggunakan convenience sampling.
Terdapat 20 responden yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Data dianalisis menggunakan paired
sample t-test untuk mengetahui perbedaan pre-test dan post-test pada masing-masing kelompok. Uji-t independen
digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan rata-rata dua variabel yang tidak berpasangan. Uji paired t-test
menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kelompok intervensi pada variabel FEV1, SpO2, dan
respiratory rate (p-value < .01). Independent t-test menunjukkan variabel SpO2 dan respiratory rate berbeda secara
signifikan (p-value 0,019, dan 0,028 berturut-turut), sedangkan FEV1 tidak ada perbedaan antara kelompok
intervensi dan kontrol (p-value = 0,599). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pursed lips breathing
berpengaruh signifikan terhadap status pernapasan. Independent t-test test menunjukkan perbedaan antara kelompok
intervensi dan kontrol pada peningkatan SpO2 dan penurunan RR namun tidak menunjukkan hasil yang signifikan
dalam peningkatan FEV1. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pursed lips breathing dapat digunakan sebagai terapi
tambahan untuk penatalaksanaan sesak napas pada pasien PPOK. Penelitian lanjutan diperlukan dengan menambah
jumlah sampel dan pengacakan/randomisasi untuk mengurangi bias penelitian.

 

Chronic obstructive pulmonary disease (COPD) occurs due to airway obstruction. This obstruction causes COPD
sufferers to have difficulty exhaling. By giving pursed lip breathing will make the expiration phase longer so that
more air is exhaled and prevent air trapping in the alveoli. The study used Quasy Experiment design. The
convenience sampling technique was used in the study. There were 20 respondents divided into intervention and
control groups. Data were analyzed using Paired sample t-test to determine the difference between pre-test and post-
test in each group. In addition, an independent t-test was used to investigate the difference in the mean of two
unpaired variables. The paired t-test showed that there were significantly different in the intervention group in the
variables FEV1, SpO2, and Respiratory rates (p-value < .01). The independent t-test revealed variables SpO2 and
Respiratory Rate were significantly different (p-value of .019, and .028 respectively), whereas FEV1 was no
difference between intervention and control group (p-value was .599). This study concluded that pursed lips
breathing shows a significant effect on respiratory status. The independent sample t-test test showed a difference
between the intervention and control groups after pursed lips breathing was performed on an increase in SpO2 and a
decrease in RR but did not show a significant result in an increase in FEV1. Pursed lips breathing can be used as an
additional therapy for managing shortness of breath in COPD patients. Further research is expected to have more
sample size and randomization.


Keywords: COPD, FEV1, pursed lips breathing, respiratory rate, SpO2

Downloads

Published

2023-05-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

THE EFFECT OF PURSED LIP BREATHING (PLB) EXERCISE ON RESPIRATORY STATUS IN PATIENTS WITH CHRONIC OBSTRUCTIVE PULMONARY DISEASE (COPD). (2023). Jurnal Perawat Indonesia, 7(1), 1259-1265. https://doi.org/10.32584/jpi.v7i1.2180