ASUHAN KEPERAWATAN JIWA DENGAN PENERAPAN TERAPI LATIHAN ASERTIF PADA PASIEN DENGAN RESIKO PERILAKU KEKERASAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO
DOI:
https://doi.org/10.32584/jpi.v7i2.2178Abstract
Kesehatan jiwa adalah suatu kondisi sehat emosional, psikologis, dan social yang terlihat dari hubungan interpersonal
yang memuasakan, perilaku dan koping yang efektif, konsep diri yang positif, dan stabilan emosional. Salah satu diagnosa
gangguan jiwa yakni risiko perilaku kekerasan. Risiko perilaku kekerasan adalah masalah keperawatan dengan tanda dan
gejala satu atau lebih yaitu wajah memerah dan tegang, pandangan tajam, mengatupkan rahang dengan kuat,
mengepalkan tangan, dan bicara kasar yang didapatkan dari hasil pengkajian melalui wawancara, observasi, dan studi
dokumentasi. Tujuan penelitian ini mampu menerapkan terapi latihan asertif pada pasien dengan risiko perilaku
kekerasan di wilayah kerja puskesmas Limboto. Metode penelitian yang di lakukan deskriptif analtik dengan pendekatan
studi kasus pada 3 orang pasien dengan diagnosa risiko perilaku kekerasan di wilayah kerja puskesmas limboto. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa penerapan terapi latihan asertif dapat berpengaruh terhadap pasien dengan risiko
perilaku kekerasan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.