PENGARUH TERAPI PSIKOEDUKASI DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEODIALISIS
DOI:
https://doi.org/10.32584/jpi.v7i1.1910Abstrak
Chronic Kidney Disease (CKD) adalah gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga menyebabkan uremia, gagal ginjal kronis yang tidak dapat disembuhkan dan memerlukan terapi penggantian seumur hidup yaitu hemodialisa. Hemodialisis seringkali berdampak pada masalah fisik dan psikologis, 46% pasien yang menjalani hemodialisis mengalami masalah psikologis yaitu sebagian besar mengalami kecemasan. Mengenali dan mengobati gejala kecemasan akan membantu meningkatkan kualitas hidup dari perspektif psikologis. Sudah banyak intervensi untuk menurunkan tingkat kecemasan, namun perlu adanya intervensi dengan pendekatan psikologis yang mendidik dengan mudah dengan menggunakan teknologi saat ini yaitu video, sehingga peneliti merasa perlu melakukan penelitian tentang bagaimana psikoedukasi menggunakan video tentang tingkat kecemasan pada penyakit. pasien. Tujuan penelitian ini adalah pengaruh terapi psikoedukasi menggunakan video terhadap kecemasan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. Metode penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan desain pre-post test with control group design. Untuk mengetahui pengaruh terapi psikoedukasi menggunakan video pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis yaitu menggunakan perhitungan Wilcoxon dengan hasil uji perbedaan sebelum dan sesudah intervensi dengan (Z-Score = -3,3704, P-Value = 0,00), yang berarti bahwa hasil uji Wilcoxon < 0,05, maka dapat disimpulkan ada pengaruh terapi psikoedukasi menggunakan video terhadap tingkat kecemasan pada penderita kronis. pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.