Hubungan antara Lama Menjalani Terapi Hemodialisis dengan Kepatuhan Asupan Cairan pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikmb.v1i1.74Kata Kunci:
hemodialisis, lama, kepatuhan, asupan cairan, penyakit ginjal kronikAbstrak
Hemodialisis adalah salah satu terapi pengganti ginjal tetap, yang berfungsi untuk mengeluarkan cairan yang berlebihan di dalam tubuh. Asupan cairan pada pasien penyakit ginjal kronik sangat dibatasi, agar tidak terjadi penumpukan cairan di dalam tubuh yang bisa mengakibatkan edema dan sesak nafas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan antara lama menjalani terapi hemodialisis dengan kepatuhan asupan cairan pada pasien penyakit ginjal kronik.  Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan yang dipakai menggunakan desain penelitian cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Jumlah responden sebanyak  24 orang dengan teknik pengambilan sampling jenuh.  Data yang diperoleh diolah secara statistik dengan menggunakan uji Fisher. Hasil penelitian : Tidak ada hubungan antara lama menjalani terapi hemodialisis dengan kepatuhan asupan cairan pada pasien penyakit ginjal kronik, p value 0,351 (p value > 0,05). Institusi pelayanan kesehatan lebih meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada klien penyakit ginjal kronik dalam meningkatkan kepatuhan terhadap intake cairan melalui edukasi dan konselingReferensi
Bandura, A. (1977). Self –efficacy: Toward univying theory. Physicological review 1977, vol 48 , no 2, 195. Diperoleh melalui http://www.des.emory.edu/mfp/Bandura 1977PR.pdfBanEncy.html pada tanggal 23 Oktober 2011
Black, J.M.,&Hawks, J.H. (2009). Medical Surgical Nursing Clinical Managemen for Positive Outcome. (8th ed). St. Louis: Elsevier
Firmansyah, Adi. (2010). Usaha Memperlambat Perburukan Penyakit Ginjal Kronik ke Penyakit Ginjal Stadium Akhir. Jakarta: PPDS Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Fisher, L. (2006). Psychological Intervention in Fluid Management. Dapat di akses di http://proquest.umi.com/pqdweb?index=16&did=1456931461& SrchMode=1&sid=7&Fmt=6&VInst= PROD&VType=PQD&RQT=309& Vname=PQD&TS=1240993656&clientId=63928. Diunduh tanggal 25 Januari 2012
Kamaluddin, Ridlwan. (2009). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Asupan Cairan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Hemodialisis Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Dapat di akses di http://isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/41092126_1907-6673.pdf. Diunduh tanggal 27 Februari 2012
Lase, Wahyu Ningsih. (2011). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUP Haji Adam Malik Medan. Dapat di akses di http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/27561. Diunduh tanggal 2 Maret 2012
LeMone, P., Burke. K. (2008). Medical surgical nursing critical thinking in care. New Jearsey : Pearson
Mistiean.P., (2001). Thirst, Interdialytic Weight Gain, and Thirst-Interventions in Hemodialysis
Patients: A Literature Review NEPHROLOGY NURSING JOURNAL Vol. 28, No. 6.
Niven, Neil. (2002). Psikologi Kesehatan, Jakarta Edisi 2: EGC
Pernefri. (2003). Konsensus Dialisis. Sub Bagian Ginjal dan Hipertensi Bagian Ilmu Penyakit Dalam FKUI. RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo. Jakarta
Potter, P. A., & Perri, A. G. (2005). Buku ajar fundamental keperawatan: konsep, proses, dan praktik. ( ed.4 ). Jakarta: EGC
Smeltzer. S.C Bare BG. (2002). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner and Suddarth. Edisi 8. Jakarta: EGC
Sitanggang, Sartika. (2009). Pengaruh Terapi Perilaku Kognitif terhadap Pembatasan Asupan Cairan Pasien Hemodialisa di RSUP H. Adam Malik Medan. Dapat diakses di http://repository.usu.ac.id/handle/ 123456789/ 16687? mode= full&submit_simple= Show+full+item+record. Diunduh tanggal 22 Januari 2012
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
