MANIPULATIVE BODY THERAPIES (MASSAGE EFFLEURAGE) MENURUNKAN INTENSITAS NYERI MENSTRUASI: LITERATURE REVIEW

Penulis

  • Syafika Putri Alya Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Nikmatul Khayati Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Machmudah Machmudah Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Sri Rejeki Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Semarang

DOI:

https://doi.org/10.32584/jikm.v5i2.1759

Kata Kunci:

Manipulative Body Therapies, Terapi Komplementer, Dismenore

Abstrak

Latar belakang: Nyeri menstruasi (Dismenore) merupakan gejala nyeri pada perut bagian bawah disertai dengan gejala biologis yang terjadi baik sebelum maupun selama menstruasi. Kondisi ini meyebabkan terganggunya aktifitas sehari-hari akibat rasa yang tidak nyaman. Prevalensi nyeri menstruasi di Indonesia sebanyak 55%, terdapat 15% di antaranya mengeluh tidak aktif berkegiatan karena dismenore. Terapi non farmakologi khususnya manipulative body therapies salah satunya Massage Effleurage dapat digunakan sebagai upaya pengobatan non farmakologis untuk mengurangi intensitas nyeri menstruasi. Massage Effleurage ini memiliki berbagai macam manfaat salah satunya dapat mengurangi ketegangan pada otot sehingga dapat menurunkan intensitas nyeri. Tujuan: Mengetahui efek massage effleurage terhadap menurunnya intensitas nyeri menstruasi. Metode: Kajian literature ini menggunakan metode PICOS framework untuk mencari artikel pada database seperti Google Scholar, Science Direct. Artikel yang digunakan sebanyak 7 artikel dalam rentang 2018-2021 dan jenis penelitian Quasi-experimental dan Clinical trial study. Hasil : Karakteristik responden mayoritas memiliki siklus menstruasi yang teratur, dengan rentang 14 tahun – 43 tahun. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa intensitas nyeri sebelum intervensi adalah sedang dan intensitas sesudah diberikan intervensi adalah ringan.  Kesimpulan : Terdapat penurunan intensitas nyeri menstruasi dalam pemberian terapi massage berdasarkan konsep Gate Control Theory. Saran : Diharapkan terapi manipulatif dapat menjadi rekomendasi dalam pelayanan di fasilitas kesehatan untuk meningkatkan status kesehatan reproduksi sehat.

Kata Kunci: Efektifitas, Massage Effleurage, Nyeri Menstruasi.

Referensi

Abubakar, U., Zulkarnain, A. I., Samri, F., Hisham, S. R., Alias, A., & Ishak, M. (2020). Use of complementary and alternative therapies for the treatment of dysmenorrhea among undergraduate pharmacy students in Malaysia : a cross sectional study. 4, 1–8.

Amin, M., & Purnamasari, Y. (2020). Penurunan Skala Nyeri Dismenore Primer pada Remaja Putri Menggunakan Masase Effleurage. Journal of Telenursing (JOTING), 2(2), 142–149. https://doi.org/10.31539/joting.v2i2.1440

Ermawati, I. (2021). Pengaruh Massage Metode Eflurasi terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenorea. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(1), 103–107. https://doi.org/10.33006/ji-kes.v5i1.206

Gebeyehu, M. B., Mekuria, A. B., Tefera, Y. G., Andarge, D. A., Debay, Y. B., Bejiga, G. S., & Gebresillassie, B. M. (2017). Prevalence, Impact, and Management Practice of Dysmenorrhea among University of Gondar Students, Northwestern Ethiopia: A Cross-Sectional Study. International Jornal of Reproductive Medicine, 2017, 1–8.

Hastuti, W., & Widiyaningsih, W. (2020). Senam Aerobic Untuk Mengatasi Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Al Ishlah Semarang. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 86–90. https://doi.org/10.34035/jk.v11i1.421

Hikmah, N., Amelia, C. R., & Ariani, D. (2018). Pengaruh Pemberian Masase Effleurage Menggunakan Minyak Aromaterapi Mawar terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenore pada Remaja Putri di SMK Negeri 2 Malang Jurusan Keperawatan. Journal Of Issues In Midwifery, 2(2), 34–45. https://doi.org/10.21776/ub.joim.2018.002.02.4

Irianti, B. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Dismenore pada Remaja. Menara Ilmu, 7(10), 8–13.

Jama, F., & Azis, A. (2020). Pengaruh Massase Effleurage Abdomen terhadap Penurunan Dismenore Primer pada Remaja Putri. Window of Nursing Journal, 01(01), 1–6. https://doi.org/10.33096/won.v1i1.17

Juliana, I., Rompas, S., & Onibala, F. (2019). Hubungan Dismenore Dengan Gangguan Siklus Haid Pada Remaja Di Sma N 1 Manado. Jurnal Keperawatan, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.35790/jkp.v7i1.22895

Keperawatan, J. C., Khotimah, N., & Kusumastuti, N. A. (2021). Efektifitas Effleurage Massage Aromatherapy. 09(2), 96–103.

Nugraha, Y. (2021). Pengaruh Massage Effleurage terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Mahasiswi STIKes YPIB Majalengka Tahun 2021. Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka, 9(2), 95–101. https://doi.org/10.51997/jk.v9i2.124

Nurseptiani, D., Ersila, W., & Prasojo, S. (2020). Pengaruh Massage Effleurage Dikombinasikan Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Haid Primer. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 156–162. https://doi.org/10.48144/jiks.v13i2.265

Wardani, P. K., Fitriana, & Casmi, S. C. (2021). Hubungan siklus menstruasi dan usia menarche dengan Dismenor Primer pada siswi kelas X. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 2(1), 1–10

Diterbitkan

2023-05-31

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

MANIPULATIVE BODY THERAPIES (MASSAGE EFFLEURAGE) MENURUNKAN INTENSITAS NYERI MENSTRUASI: LITERATURE REVIEW . (2023). Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas, 5(2), 33-37. https://doi.org/10.32584/jikm.v5i2.1759

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama