SELF CARE AGENCY BERDASARKAN DOROTHEA OREM PADA TAHAP PERKEMBANGAN BEGINNING FAMILY DAN CHILD BEARING FAMILY
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikk.v3i2.792Kata Kunci:
Self Care Agency, Child Bearing Family, Beginning FamilyAbstrak
Keluarga sebagai sistem terdapat saling berhubungan dan ketergantungan antar-subsistem sehingga antar keluarga ada komunikasi dan hubungan yang tak terpisahkan termasuk dalam mengenal masalah kesehatan dan memutuskan tindakan yang tepat bagi keluarga. Tujuan penelitian ini menganalisis perbedaan self care agency pada tahap perkembangan beginning family dan child bearing family. Desain penelitian menggunakan metode Cross Sectional. Metode sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling. Sampel sejumlah 73 keluarga yaitu 24 beginning family dan 49 child bearing family. Variabel independen yaitu beginning family dan child bearing family dan variabel dependen yaitu self care agency. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan self care agency pada beginning family sebagian besar cukup sejumlah 12 responden (50%). sedangkan pada child bearing family sebagian besar baik yaitu 15 responden (30.6%). Uji Mann Whitney menunjukkan nilai sig.  = 0,000 berarti < 0,05 sehingga  diterima sehingga ada Perbedaan self-care agency berdasarkan teori Dorothea Orem pada tahap perkembangan beginning family dan child bearing family. Keluarga memiliki budaya unik yang diaktualisasikan dalam mengatasi permasalahan kesehatan dan perawat membantu meningkatkan self care agency klien/keluarga dengan mendukung dan melindungi keluarga.
Referensi
Alligood, M.R., Tomey, A.M. (2014). Nursing theorists and their work. Mosby
F.A Wachyu Nurul, Retno Indarwati, Eka Mishbahatul Mar’ah Has. (2012). Hubungan antara dukungan keluarga dan self care management lansia dengan hipertensi di posyandu lansia kelurahan manyar sabrangan surabaya.
Friedman, M. Marilyn. (1998). Keperawatan Keluarga :Teori dan Praktik. Jakarta. : EGC.
Harmoko. (2012). Asuhan Keperawatan Keluarga. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Hendra, AW. (2008). Faktor-faktor yang mempengaruhi Pengetahuan. Jakarta: Pustaka Sinar
Istianah, Uswatun Nur, Hadi Irwan, Arifin Zaenal. (2019). Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Karang Pule Kota Mataram. Jurnal Ilmiah Kesehatan Stikes Yarsi Mataram: JIK Volume 10
Minarni, Darwis, Wahyuni, Sri. (2018). Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Samaenre Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai. Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Volume 12 Nomor 6 Tahun 2018
Muhtar, A. Haris. (2016). Penerapan asuhan keperawatan keluarga dalam meningkatkan self care behavior penderita tuber kulosis paru di kota bima nusa tenggara barat. Jurnal Kesehatan Prima Volume : 10, No.1, Halaman : 1579-1587
Nursalam. (2012). Manajemen Keperawatan Aplikasi dalam Praktik Keperawatan. Profesional. Salemba Medika. Jakarta
Nursalam. (2013). Metodelogi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika
Nursalam & Pariani. (2014). Pendekatan Praktis Penyusunan Metodologi Riset Keperawatan. Sagung Seto. Surabaya.
Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.
Hastuti, Januarista, Afrina; Suriawanto, Nelky. (2019). Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Di Ruang Garuda Rsu Anutapura Palu. Journal Of Midwifery And Nursing. Volume 1 No3 Agustus 2019
Orem, Dorothea E. (2001). Nursing Concept of Practice.—Sixth Edition—. ST. Louis: Mosby A Harcout Health Scienc Company
Potter & Perry. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Edisi 4. Jakarta: EGC.
Setiana, Indra Amarudin. (2016). Asuhan Keperawatan Keluarga dengan masalah TBC. Universitas Muhammiyah Purwokerto.
Sudiharto. (2012) Asuhan Keperawatan Keluarga dengan pendekatan keperawatan Transkultural. Jakarta: EGC.
Suprajitno. (2014). Asuhan Keperawatan Keluarga Aplikasi dalam Praktk. Jakarta : EGC
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

