GAMBARAN KEADAAN MENTAL EMOSIONAL ANAK USIA PRASEKOLAH DI DAERAH PESISIR
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikk.v3i2.789Kata Kunci:
Anak Prasekolah, Gangguan Mental Emosional, PesisirAbstrak
Gangguan mental emosional merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami kesulitan dalam mengungkapkan emosinya. Daerah pesisir memiliki karakter penduduk cenderung keras yang mampu meningkatkan terjadinya gangguan mental emosional pada anak prasekolah. Penelitian mengenai gangguan mental emosional anak sudah pernah dilakukan namun belum pernah didaerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keadaan mental emosional anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sample sebanyak 205 responden diambil dengan cara proportional random sampling. Data diambil menggunakan kuesioner KMME dan dianalisi menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 88 anak (42.9%) memiliki perkembangan sesuai dan 117 anak (57.1%) mengalami gangguan mental emosional. Puskesmas diharapkan untuk melakukan deteksi dini ini secara rutin agar tumbuh kembang anak dapat dipantau dengan baik.
Referensi
Bayer, J. K. (2011). Risk Factors for Childhood Mental Health Symptoms: National Longitudinal Study of Australian Children. The American Academy of Pediatrics, 128(4). https://doi.org/:10.1542/peds.2011-0491
BPPK. (2018). Hasil Utama RISKESDAS 2018. jakarta. Retrieved from http://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/materi_rakorpop_2018/Hasil Riskesdas 2018.pdf
Carey. (2009). developmental-Behavioral Pediatric (4th ed.). china: saunders elsevier.
Fama, A. (2016). Komunitas Masyarakat Pesisir di Tambak Lorok, Semarang. Sabda, 11(2), 65–75.
Farida, L. N. (2014). Hubungan Pola Asuh Otoritatif dengan Perkembangan Mental Emosional pada Anak Usia Prasekolah di TK Melati Putih Banyumanik, 222–228. Retrieved from https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/view/1454/1507
Fatoni, R. (2008). Tingkat Pendidikan Keluarga Nelayan di Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Retrieved from https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/123456789/50594/1/C08rfa1.pdf
Fauziah, R. (2017). Influence of Psycho-Socio-Economic Factors, Parenting Style, and Sibling Rivalry, an Mental and Emotional Development of Preschool Children in Sidoarjo District.
Hayling, C. C. (2008). An Analysis of the Status and Stability of the Behaviors of Students with Emotional and Behavioral Difficulties. Journal of Behavioral Education, 17(1), 24–42. Retrieved from https://link.springer.com/article/10.1007/s10864-007-9059-5
Hosokawa, R. (2017). A longitudinal study of socioeconomic status, family processes, and child adjustment from preschool until early elementary school: the role of social competence. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 11(62), 28. https://doi.org/https://doi.org/10.1186/s13034-017-0206-z
Hurlock, E. B. (2005). Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. (R. M. Sijabat, Ed.). jakarta: erlangga.
Kemenkes. (2016). Buku Pedoman Stimulasi, Intervensi, Deteksi Dini Tumbuh Kembang. In buku pedoman. jakarta: kementrian kesehatan.
KMHO, K. M. H. O. (2019, May 8). Childrens Behavioral and Emosional Disorders. Retrieved from http://www.kidsmentalhealth.org/childrens-behavioral-and-emotional-disorders/
Kusumo, R. A. B. (2013). Analisis Gender dalam Kehidupan Keluarga Nelayan di Kecamatan Pangandaran Kabupaten Ciamis. Jurnal Social Economic of Agriculture, 2(1), 42–53.
Lestari, M. W. (2014). Prevalensi dan Faktor Risiko Gangguan Mental dan Emosional dengan Menggunakan KMME pada Anak Usia 3-6 Tahun di Desa Dauh Puri Kelod, Denpasar. Universitas Udayana.
Maria S, P. (2015). Emotional and Behavioural Difficulties in Preschool. Journal of Child and Family Studies, 24(2), 225–236. Retrieved from https://link.springer.com/article/10.1007/s10826-013-9828-9
Maryam, S. (2017). Gambaran Tingkat Pendidikan dan Pola Asuh Ibu pada Anak Usia Dini di Gampong Pante Gajah Kecamatan Matang Glumpang Dua Kabupaten Bireuen. International Journal of Child and Gender Studies, 3(2), 67–76.
Masri, A. (2017). Pendidikan Anak Nelayan Pesisir Pantai Donggala. Asian Journal of Environment, History and Heritage, 1(1), 223–227.
Muflihati, I. (2010). Kondisi Sosial Ekonomi dan Tingkat Kesejahteraan Keluarga: Kasus di Wilayah Pesisir Jawa Barat. Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 3(1), 1–10. Retrieved from http://ikk.fema.ipb.ac.id/v2/images/jikk/v3n1_1.pdf
Natalia, M. (2014). Kajian Kemiskinan Pesisir di Kota Semarang (Studi Kasus: Kampung Nelayan Tambak Lorok). Jurnal Teknik PWK, 3(1).
Nia, A. D. (2011). Faktor Dominan Karakteristik Ibu yang Berhubungan dengan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita Usia 2-5 Tahun di Wilayah Kerja PUSKESMAS Nanggolo Kota Padang Tahun 2011. Keperawatan Anak.
Ningtyas, A. R. (2014). Karakter Anak Usia Dini yang Tinggal di Daerah Pesisir Pantai. JURNAL PENDIDIKAN USIA DINI, 8(2), 213–224. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/117110-ID-karakter-anak-usia-dini-yang-tinggal-di.pdf
Pratisti, W. D. (2013). Peran Orangtua dalam Perkembangan Kemampuan Regulasi Emosi Anak: Model Teoritis. In Prosiding Seminar Nasional Parenting 2013 (pp. 322–333). Surakarta: universitas muhammadiyah surakarta. Retrieved from http://docplayer.info/30425589-Peran-orangtua-dalam-perkembangan-kemampuan-regulasi-emosi-anak-model-teoritis.html
Prihatiningsih, E. (2019). Gangguan Mental Emosional Siswa Sekolah Dasar. HIGEIA JOURNAL OF PUBLIC HEALTH RESEARCH AND DEVELOPMENT, 3(2), 252–262. https://doi.org/https://doi.org/10.15294 /higeia/v3i2/26024
Wiguna, T. (2010). Masalah Emosi dan Perilaku pada Anak dan Remaja di Poliklinik Jiwa Anak dan Remaja RSUPN dr. Ciptomangunkusumo (RSCM), Jakarta. Sari Pediatri, 17(4), 270-.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

