PENGARUH PELATIHAN RESUSITASI JANTUNG PARU (RJP) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PADA SISWA KELAS X DI SMA N 1 KARANGANOM KLATEN
DOI:
https://doi.org/10.32584/jikk.v1i2.304Kata Kunci:
pelatihan, siswa, resusitasi jantung paruAbstrak
Latar Belakang: Henti jantung dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Pertolongan pertama pada korban henti jantung adalah melakukan resusitasi jantung paru. Resusitasi jantung paru tidak hanya dilakukan oleh tenaga nedis atau paramedis, tetapi masyarakat yang sudah terlatih mampu memberikan pertolongan sampai tenaga medis datang ke lokasi korban henti jantung.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pelatihan resusitasi jantung paru terhadap tingkat pengetahuan pada siswa kelas X di SMA N 1 Karanganom Klaten.
Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian quasy-eksperiment design dengan menggunakan desain one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA N 1 Karanganom Klaten yang berjumlah 24 siswa. Analisis data diuji menggunakan Uji Wilcoxon.
Hasil: Hasil uji statistik sebelum dan sesudah menunjukkan bahwa pelatihan resusitasi jantung paru sangat mempengaruhi tingkat pengetahuan siswa tentang penanganan pertama korban henti jantung, dengan nilai pengetahuan siswa sebelum diberikan pelatihan adalah dalam kategori baik sebanyak 2 responden setelah diberikan pelatihan pengetahuan siswa terjadi peningkatan sebanyak 23 berpengetahuan dalam kategori baik.
Kesimpulan: Terdapat pengaruh pelatihan resusitasi jantung paru terhadap tingkat pengetahuan pada siswa kelas X di SMA N 1 Karanganom Klaten p=0,000(p<0,05), sehingga penelitian ini dapat menambah wawasan responden dalam menangani korban henti jantung.
Referensi
American College of Emergency Physicians (ACEP). 2013. Emergency Medical Treatment and Labor (www.acep.org/News-media-top-banner/EMTALA di unduhtgl 10 Januari 2018 pukul 08.55 WIB)
American Heart Association. 2010. CPR Overview: American Heart Association Guidelines for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovaskular Care. AHA Journals
Berg RA, Hemphill R, Abella BS, et al. 2010. Part 5: Adult Basic Life Support: American Heart Association Guidelines For Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular Care.
Hardisman. 2014. Gawat Darurat Medis Praktis.Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Hastono, S. P dan Sabri, L.2013. Statistik Kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers. Cetakan ketujuh.
Hidayat, A. A. A.2011. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika.
Kementrian Kesehatan RI, 2014. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014. (www.depkes.go.id. Di unduh tgl 17 Januari 2018 pukul 20.05 WIB).
, 2014. Profil Kesehatan Kabupaten. Klaten; dinkes (www.depkes.go.id. di unduh tgl 17 Januari 2017 pukul 20.16 WIB).
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Pusbankes118.2013. Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD), Basic Trauma And Cardiac Support (BTCLS). Yogyakarta: Persi DIY.
Shinta.2017. Pengaruh Simulasi Tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) Terhadap Tingkat Motivasi Siswa Menolong Korban Henti Jantung di SMA Negeri 9 Binsus Manado
St John, A. 2005.First Aid Manual. United Kingdom: St John
Sudiharto, S. 2011. Basic Trauma Cardiac Life Support. Jakarta: CV. SagungSeto
Sugiyono.2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Thoyyibah, D. 2014. Pengaruh Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Pada Remaja terhadap Tingkat Motivasi Menolong Korban HentiJantung:(www.thesis.umy.ac.id/datapublik/t34049.pdf di unduh tgl 10 Januari 2018 pukul 09.22 WIB)
Wawan, A dan M Dewi.2011. Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
World Health Organisation (WHO). 2010. OrientationP rogramme on Adolescent Health Care Providers.(www.who.int di unduh tgl 10 Januari 2018 pukul 09.00 WIB)
Wawan, A dan M Dewi.2011. Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

