ANALISIS KOMPETENSI RESPON BENCANA PADA PERAWAT DI PUSKESMAS KABUPATEN BIREUEN, ACEH

Authors

DOI:

https://doi.org/10.32584/jikmb.v4i1.893

Keywords:

Kompetensi, respon, bencana, perawat, Puskesmas

Abstract

Indonesia adalah negara dengan tingkat kerentanan secara geologis dan berisiko tinggi terhadap ancaman tsunami, gempa bumi, erupsi gunung berapi, dan longsor. Tingginya frekuensi kejadian bencana di Indonesia, dan juga provinsi Aceh membutuhkan respon bencana yang efektif dari penyedia pelayanan kesehatan seperti perawat. Puskesmas sebagai pusat kesehatan primer harus dapat merespon secara efektif pada kondisi terjadinya kegawatdaruratan atau bencana. Perawat sebagai garda terdepan penyedia pelayanan kesehatan harus memiliki kompetensi yang adekuat dalam merespon kejadian bencana. Kompetensi perawat pada respon bencana meliputi pelayanan pada masyarakat, pelayanan pada individu dan keluarga, pelayanan pada gangguan psikologis, dan pelayanan pada kelompok rentan. Tujuan penelitian ini untuk menilai kompetensi respon bencana pada perawat pada dua Puskesmas di Kabupaten Bireuen, Aceh. Jenis penelitian adalah studi deskriptif dengan desain cross sectional study. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh perawat pada dua Puskemas tersebut. Sampel penelitian berjumlah 42 orang yang ditetapkan berdasarkan metode total sampling. Alat pengumpulan data adalah kuesioner dalam bentuk skala dichotomous terdiri 43 item pertanyaan, dan dinyatakan lulus uji vailidatas dan reliabilitas instrumen. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian secara umum menunjukkan kompetensi perawat pada dua Puskesmas tersebut pada kategori baik (92,86%), terdiri dari pelayanan pada masyarakat kategori cukup (42,86), pelayanan pada individu dan keluarga kategori baik (80,95%), pelayanan masalah psikologis kategori baik (97,62%), dan pelayanan pada kelompok rentan pada ketegori baik (61,90%). Direkomendasikan kepada perawat di Puskesmas agar meningkatkan kompetensi respon bencana khususnya pelayanan pada kelompok rentan seperti dengan kecacatan fisik dan mental, lansia, wanita hamil, anak-anak, dan tahanan dengan mengikuti program pelatihan kebencanaan dan kegawatdaruratan untuk penanganan masalah spesifik pada kelompok tersebut.

Author Biographies

Ardela Putri Azhari, Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Ahyana, Bagian Keilmuan Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

Bagian Keilmuan Keperawatan Medikal Bedah Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh

References

Amaliyah Wahidah, D., Rondhianto, & Hakam, M. (2016). Factors Influencing Nurse Preparedness in the Face of Flooding in Gumukmas District in Jember.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2016). Data Informasi Bencana Indonesia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2017). Data Informasi Bencana Indonesia.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2019). Data Informasi Bencana Indonesia.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh. (2019). Data Informasi Bencana Aceh.

Brewer, C. A., Hutton, A., Hammad, K. S., & Geale, S. K. (2020). A feasibility study on disaster preparedness in regional and rural emergency departments in New South Wales: Nurses self-assessment of knowledge, skills and preparation for disaster management. Australasian Emergency Care, 23(1), 29–36. https://doi.org/10.1016/j.auec.2019.12.005

Deloso, L. (2018). Spirituality in survivors of natural disasters: Understanding the needs and improving the care. Arcada.

Depkes RI. (2007). Pedoman Teknis Penanggulangan Krisis Kesehatan Akibat

Bencana: Panduan bagi Petugas Kesehatan yang Bekerja dalam Penanganan Krisis Kesehatan akibat Bencana di Indonesia.

Dulandas, R., & Brysiewicz, P. (2018). African Journal of Emergency Medicine

Original Article a description of the self-perceived educational needs of emergency nurses in. African Journal of Emergency Medicine, (February), 0–1.https://doi.org/10.1016/j.afjem.2018.03.001

Dwidiyanti, M., Hadi, I., Wiguna, R. I., & Ningsih, H. E. W. (2018). Gambaran Risiko Gangguan Jiwa pada Korban Bencana Alam Gempa di Lombok Nusa Tenggara Barat. Holistic Nursing and Health Science, 1(2), 82–91.

Endiyono, & Hidayah, N. I. (2018). Gambaran Post Traumatic Stress Disorder Korban Bencana Tanah Longsor Di Dusun Jemblung Kabupaten Banjarnegara, 1 1. 16(3), 127–131.

Firouzkouhi, M., Zargham-boroujeni, A., & Kako, M. (2017). Experiences of civilian nurses in triage during the Iran-Iraq War : An oral history. Chinese Journal of Traumatology,20(5), 288–292.https://doi.org/10.1016/j.cjtee.2017.07.002

Grochtdreis, T. (2016). Nurses ’ roles , knowledge and experience in national disaster preparedness and emergency response : A literature review. December. https://doi.org/10.4119/UNIBI/SEEJPH-2016-133

Hasanudin, Cut. (2015). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Pengetahuan Perawat Puskesmas tentang Kegawatdaruratan Menghadapi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami. Tesis. Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala

Habibie, M. B., Sjafei, S., & Khairuddin. (2017). Mitigasi Bencana Tsunami Melalui Pariwisata (Studi Kasus di Situs Tsunami Kapal PLTD Apung Banda Aceh). Jurnal Ilmu Kebencanaan (JIKA), 4(2), 36–41.

Hoffman, S. (2009). Preparing for Disaster: Protecting the Most Vulnerable in

Emergencies. University of California, Davis , 1491-1547.

Husna, C. (2012). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesiapsiagaan Bencana Di Rsudza Banda Aceh Influencing Factors On Disaster Preparedness In Rsudza Banda Aceh.Idea Nursing Journal, III(2), 10–19. http://www.jurnal.unsyiah.ac.id/INJ/article/viewFile/1578/1459

ICN. (2009). ICN Framework of Disaster Nursing Competencies.

Knebel, A. R., Toomey, L., & Libby, M. (2012). Nursing Leadership in Disaster Preparedness and Response. Annual Review of Nursing Research, 30(1), 21–45. https://doi.org/10.1891/0739-6686.30.21

Kristiana, L., & Ristrini, D. (2013). Sistem Pelayanan Kesehatan Tanggap Darurat Di Kabupaten Ciamis (Health Care Emergency Response System in Ciamis Regency).

Lestari, D. A. S., Priambodo, A. P., & Lumbantobing, V. B. M. (2017). Kesiapan Perawat Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bandung Dalam Menghadapi Bencana.Jurnal Keperawatan ’Aisyiyah, 4(2), 23–31. https://doi.org/10.1119/1.4789885

Li, S.-M., Li, X.-R., Yang, D., & Xu, N.-W. (2016).Research progress in disaster nursing competency framework of nurses in China. Chinese Nursing Research, 3(4), 154–157. https://doi.org/10.1016/j.cnre.2016.11.003

Liu, B. F., Fowler, B. M., Roberts, H. A., & Herovic, E. (2018). Keeping hospitals operating during disasters through crisis communication preparedness. Public Relations Review,44(4), 585–597. https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2018.06.002

Marin, S. M., & Witt, R. R. (2015). Hospital Nurses ’Competencies in Disaster Situations : A Qualitative Study in the South of Brazil. 30(6), 549–552. https://doi.org/10.1017/S1049023X1500521X

Nasaruddin, Munadi, K., & Yuliansyah, D. (2011). Sistem Informasi Multi Ancaman Bencana Alam Di Aceh. 2011(semnasIF), 124–132.

Oktari, Rina S., & Kurniawan, H. (2016). Framework Ketahanan Puskesmas Dalam Menghadapi Bencana. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 16(1), 44–52

Perron, A., Rudge, T., Blais, A.-M., & Holmes, D. (2010). The Politics of Nursing Knowledge and Education Critical Pedagogy in the Face of the Militarization of Nursing in the War on Terror. In Advances in Nursing Science (Vol. 33, Issue 3).

Rusmiyati, C., & Hikmawati, E. (2012). Penanganan Dampak Sosial Psikologis Korban Bencana Merapi (Sosial Impact Of Psychological Treatment Merapi Disaster Victims). 17(2), 97–110.

Saltira, W., & Rachmalia. (2017). Pengetahuan Perawat Puskesmas Tentang Penanggulangan Bencana Gempa Bumi Dan Tsunami Knowledge Of Puskesmas Nurses On Earthquake And Tsunami Disaster Management.

Setiawati, I., Utami, G. T., Sabrian, F. (2020). Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Perawat Tentang Kesiapsiagaan Pelayanan Kesehatan Dalam Menghadapi Bencana Banjir. In Jurnal Ners Indonesia (Vol. 10, Issue 2).

Susilawati, A., Efendi, F., & Hadisuyatmana, S. (2019). Indonesian Journal Of Community Health Nursing ( Jurnal Keperawatan Komunitas ) ( Description Preparedness of Health Workers in Disaster Management in Public Health Center. 8(1), 11–16.

Surwaningsih, Muhafilah, I., & Herawati, T. M. (2019). Perubahan Kondisi Psikososial Dan Spiritual Pada Korban Ptsd (Post Traumatic Stress Disorder ). Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(1), 1–11.

Tatuil, S., Mandagi, C. K. F., Engkeng, S. (2017). Kajian Peran Tenaga Kesehatan Dalam Kesiapsiagaan Bencana Banjir Di Wilayah Kerja Puskesmas Tuminting Kota Manado.

Tzeng, W. C., Feng, H. P., Cheng, W. T., Lin, C. H., Chiang, L. C., Pai, L., & Lee, C. L. (2016). Readiness of hospital nurses for disaster responses in Taiwan: A cross-sectional study. Nurse Education Today, 47, 37–42. https://doi.org/10.1016/j.nedt.2016.02.025

Undang-Undang Republik Indonesia No. 24. (2007). Penanggulangan Bencana.

Veenema. (2007). Disaster Nursing and Emergency Preparedness For Chemical,

Biological, and Radiological Terrorism and Other Hazards. Springer Publishing Company: New York

Wibowo. (2012). Manajemen Kinerja. Raja Grafindo Persada.

Wisniewski, Rebekka Dennik-champion, G., & Peltier, J. W. (2004). Emergency Preparedness Competencies, 34(10), 475–480.

Xu, Y., & Zeng, X. (2016). Necessity for disaster-related nursing competency training of emergency nurses in China. International Journal of Nursing Sciences, 3(2), 198–201. https://doi.org/10.1016/j.ijnss.2016.04.009

Downloads

Published

2021-06-02

Issue

Section

Articles