Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Diet pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

Argi Virgona Bangun, Galih Jatnika, Herlina Herlina

Abstract


Diabetes Mellitus (DM) adalah gangguan di mana kadar gula (glukosa) abnormal tinggi karena tubuh tidak memproduksi cukup insulin untuk memenuhi kebutuhannya. Mayoritas orang dengan diabetes memiliki diabetes tipe 2. Jenis diabetes ini sebagian besar merupakan hasil dari kelebihan berat badan dan aktivitas fisik. Agar berhasil mengelola diabetes mereka, pasien harus mematuhi rejimen pengobatan yang meliputi pembatasan diet, tujuan aktivitas fisik yang teratur, mempertahankan berat badan yang normal dan pemantauan kadar glukosa secara mandiri. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan pasien untuk patuh dengan benar adalah dukungan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada pasien diabetes di wilayah kerja pusat kesehatan masyarakat di Cimahi Utara Jawa Barat. Penelitian deskriptif cross-sectional dilakukan di Puskesmas Cimahi Utara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling sebanyak 48 responden. Data diambil dengan menggunakan kuesioner terjemahan dari versi Bahasa Inggris yakni Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS) dan Perceived Dietary Adherence Quetioneraire (PDAQ). Kedua kuesioner ini telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 56,3% responden menganut program diet. Selain itu, 47,9% responden memiliki dukungan keluarga yang layak. Dengan menggunakan uji Chi-square, hasilnya mengungkapkan, ada hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dan kepatuhan diet (p = 0,038; p> α). Dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga merupakan faktor penting dalam kepatuhan pasien DM terhadap program diet. Oleh karena itu, melibatkan anggota keluarga, terutama pasangannya, dalam perilaku perawatan diri seperti menyiapkan makanan dapat menjadi sangat penting dalam memberikan perawatan kesehatan dan mencegah komplikasi pada pasien dengan diabetes. 

Diabetes mellitus (DM) is a disorder in which blood sugar (glucose) levels are abnormally high because the body does not produce enough insulin to meet its needs. The majority of people with diabetes have type 2 diabetes. This type of diabetes is largely the result of excess body weight and physical inactivity. In order to manage their diabetes successfully, patients must adhere to treatment regimens that include dietary restrictions, regular physical activity goals, maintaining a normal body weight and self-monitoring of glucose levels. One of factors affect patient ability to adhere properly is family support. The purpose of this research was to examine the correlation between family support and diet adherence in patients with diabetes in working area of public health center in North Cimahi West Java. A descriptive cross-sectional study was conducted at North Cimahi Public Health Center. The sampling technique used in this study was total sampling. 48 respondents were assessed using the Bahasa version of Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS), and Perceived Dietary Adherence questionnaire (PDAQ). The two questionnaires have been tested for validity and reliability. The results showed that as many as 56,3% of the respondents adhered to the diet program. Additionally, 47,9% of respondents had proper family support. By using Chisquare test, the results revealed, there was a meaningful relationship between family support and dietary adherence (p = 0.038; p > α). It can be concluded that family support is an important factor in DM patients’ adherence to a dietary program. Therefore, getting the family members, especially the spouse, involved in self-care behavior such as preparing the meal can be of significant importance in providing health care and prevent complications to patients with diabetes.


Keywords


Diabetes mellitus, dietary compliance, family support

Full Text:

PDF

References


Almatsier, S. (2010). Penuntun diet. Jakarta: Gramedia.

Arifin. (2015). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet diabetes mellitus tipe

di dipoliklinik penyakit dalam RSUP Dr, Soeradji Tirtonegoro Klaten. Jurnal

Nursing.

Budiman. (2011). Penelitian kesehatan. Jakarta: EGC.

Dahlan, S. M. (2010). Besar sampel dan cara pengambilan sampel dalam penelitian

kedokteran dan kesehatan. Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.

Dharma, K. K. (2011). Metodologi penelitian keperawatan. Jakarta: Trans info media.

Efendi, Makhfudli. (2009). Keperawatan kesehatan komunitas teori dan praktik dalam

keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Fransisca, K. (2012). Awas pankreas rusak penyebab diabetes. Jakarta: Cerdas Sehat.

Friedman, M. M. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga : riset, teori, & praktik. Jakarta:

EGC.

Garnadi, Y. (2012). Hidup nyaman dengan diabetes. Jakarta: PT. Argo Media Pustaka.

Gherman, A., Schnur, J., Montgomery, G., Sassu, R., Veresiu, I., David, D. (2011). How are

adherent people more likely to think? A meta-analysis of health beliefs and diabetes

self-care. Diabetes Educ.

Hisni, D. (2017). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet diabetes mellitus

pada pasien DM tipe 2 di Wilayah Puskesmas Limo Depok. Jurnal Keperawatan dan

Kebidanan Nasional.

Hurst, M. (2015). Belajar mudah keperawatan medikal-bedah, Vol. 2. Jakarta: Buku

Kedokteran EGC.

Indirawati. (2012). Hubungan motivasi denagn kepatuhan diet diabetes mellitus di Desa

Tagkil Wilayah Kerja Puskesmas Kedungwuni di Kabupaten Pekalongan.

LeMone, P. (2012). Buku ajar keperawatan medikal bedah. Ed.5. Vol.2. Jakarta : Buku

Kedokteran EGC.

Kaakinen, J.R., Hanon, S.H., & Denham, S.A. (2010). Family health care nursing, theory

practice and research (4th Ed., Chapter 1). Davis Company, Philadelphia.

Narbuku, C., & Achmadi, a. (2015). Metodologi penelitian. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Niven, N. (2013). Psikologi kesehatan pengantar untuk perawat dan profesi lainnya.

Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, S. (2014). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Padila. (2012). Buku ajar keperawatan medikal bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.

Prihaningtyas, R. A. (2013). Hidup manis dengan diabetes. Yogyakarta: Media Pressindo.

Rafani, & Ben. (2012). Panduan pola makan sehat dan cerdas bagi penderita diabetes.

Denpasar: Bumi Aksara.

Salam, A. Y. (2017). Efek self efficacy training terhadap self efficacy dan kepatuhan diet

diabetesi. E-Journal Undip.

Smeltzer, S. C. (2012). Keperawatan medikal bedah. Edisi 12. Jakarta: Buku Kedokteran

EGC.

Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Supariasa, D. N., Bakti, B., & Fajar, I. (2014). Penilaian status gizi. Ed. 2. Jakarta: EGC.

Susilowati & Kuspriyanto. (2016). Gizi dalam daur kehidupan. Bandung: PT. Refika

Aditama.

Tandra, H. (2015). Diabetes bisa sembuh petunjuk praktik mengalahkan dan menyembuhkan

diabetes. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Taylor, S.E. (2006). Health psychology (6th Ed.). Singapore: MC. Grow Hill Book

Company.

Widyanto. (2013). Trend Disease " Trend penyakit saat ini ". Jakarta: CV trans info media.

Winahyu, K. (2018). kepatuhan diet klien diabetes mellitus tipe 2 ditinjau dari dukungan

keluarga di puskesmas cipondoh tangerang. Jurnal ilmiah keperawatan indonesia.

Yasmara, D., Nursiswati, & Arafat, R. (2016). Rencana Asuhan Keperawatan Medikal

Bedah: Diagnosis NANDA-I 2015-2017 intervensi NIC hasil NOC. Jakarta: EGC.




DOI: http://dx.doi.org/10.32584/jikmb.v3i1.368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Central Java Nursing Center, Jl. Yos Sudarso No. 47-49 Genuk, Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Tel / fax : (024) 769 13574 / (024) 769 13575 | Email: jurkep.kmb@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.