Pengaruh Sinar Ultraviolet terhadap Proses Penyembuhan Luka: Sistematical Review

Muchlisin Muchlisin, Fitria Handayani, Niken Safitri Dyan Kusumaningrum

Abstract


Abstrak

Pendahuluan : Luka bagi kebanyakan orang adalah suatu hal yang sangat mengganggu dan menyebabkan ketidaknyamanan baik fisik ataupun psikis serta meningkatkan morbiditas bagi pasien yang terkena luka. Suatu paradigma baru dalam perawatan luka yang tidak beracun, minimal invasif dan ekonomis namun tetap mendukung penyembuhan luka yang optimal satu cara yang digunakan adalah menggunakan sinar ultraviolet sebagai terapi modalitas dalam mendukung proses kesembuhan perawatan luka pasien terutama pasien dengan luka infeksi dan hasilnya sangat signifikan dalam mendukung kesembuhan dalam perawatan luka infeksi dibandingkan dengan perawatan luka biasa tanpa kombinasi dengan sinar ultraviolet.

Tujuan : Mengetahui gambaran  mengenai pengaruh sinar ultraviolet terhadap proses penyembuhan luka

Metode : Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah studi literature, 3 jurnal terindeks science direct, 1 jurnal terindeks pubmed, 1 jurnal dari google scholar.

Hasil dan Pembahasan : Sinar UV (tipe B) bermanfaat dalam mengurangi jumlah eksudat pada jenis luka infeksi dan mampu memperbaiki penampilan luka dan kedalaman luka menjadi lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Secara khusus pada ulkus yang terinfeksi karena jumlah eksudat dapat menurun secara tidak langsung dapat mengurangi bau dan mempercepat proses penyembuhan luka. Sinar UV mengubah fungsi seluler, meningkatkan permeabilitas dinding sel dengan mengubah bentuk protein, merangsang produksi berbagai bahan kimia seperti prostaglandin dan asam arakidonat, dan meningkatkan produksi adenosin trifosfat. Eritema yang hasilnya meningkatkan vasodilatasi lokal, oksigenasi jaringan, dan pelepasan histamin.

Kesimpulan : Sinar ultraviolet ( tipe B dan Tipe C ) mampu mempercepat proses penyembuhan luka, mengurangi jumlah eksudat, meningkatkan vasodilatasi, membunuh kuman patogen pada luka sehingga secara tidak langsung juga berpengaruh terhadap peranan menurunkan angka LOS, menurunkan cost efektiveness ( pembiayaan ), meningkatkan rasa nyaman dengan menurunkan nyeri pada luka, menurunkan bau yang pada luka karena produksi eksudat akibat infeksi luka serta meningkatkan angka harapan hidup pasien.

 

Kata kunci : Ultraviolet, Wound Care, Wound Healing


Keywords


Ultraviolet;woun care;wound healing

Full Text:

PDF

References


Aleem, N. A., Aslam, M., Zahid, M. F., Rahman, A. J., & Rehman, F. U. (2013). Treatment of Burn Wound Infection Using Ultraviolet Light: A Case Report. Journal of the American College of Clinical Wound Specialists, 5(1), 19–22. https://doi.org/10.1016/j.jccw.2014.07.002

Gupta, A., Avci, P., Dai, T., Huang, Y.-Y., & Hamblin, M. R. (2013). Ultraviolet Radiation in Wound Care: Sterilization and Stimulation. Advances in Wound Care, 2(8), 422–437. https://doi.org/10.1089/wound.2012.0366

Lavallée, J. F., Gray, T. A., Dumville, J., & Cullum, N. (2018). Barriers and facilitators to preventing pressure ulcers in nursing home residents: A qualitative analysis informed by the Theoretical Domains Framework. International Journal of Nursing Studies, 82(November 2017), 79–89. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2017.12.015

Mata, L., & Dissanaike, S. (2012). Acute and Chronic Wounds. Critical Care Medicine, 40(2), 715. https://doi.org/10.1097/ccm.0b013e31823e7355

Nussbaum, E. L., Biemann, I., & Mustard, B. (1994). Comparison of Ultrasound/Ultraviolet-C and Laser for Treatment of Pressure Ulcers in Patients With Spinal Cord Injury. Physical Therapy, 74(9), 812–823. https://doi.org/10.1093/ptj/74.9.812

Nussbaum, E. L., Flett, H., Hitzig, S. L., McGillivray, C., Leber, D., Morris, H., & Jing, F. (2013). Ultraviolet-c irradiation in the management of pressure ulcers in people with spinal cord injury: A randomized, placebo-controlled trial. Archives of Physical Medicine and Rehabilitation, 94(4), 650–659. https://doi.org/10.1016/j.apmr.2012.12.003

Onigbinde, A. T., Adedoyin, R. A., Ojoawo, O. A., Johnson, O. E., Obembe, A. O., Olafimihan, F. K., … Oniyangi, S. (2010). Effects of ultraviolet radiation (type B) on wound exudates, appearance and depth description. Technology and Health Care, 18(4–5), 297–302. https://doi.org/10.3233/THC-2010-0593

Rennekampff, H. O., Busche, M. N., Knobloch, K., & Tenenhaus, M. (2010). Is UV radiation beneficial in postburn wound healing? Medical Hypotheses, 75(5), 436–438. https://doi.org/10.1016/j.mehy.2010.04.017

Zhang, Y., Wang, X. X., Zhang, Z. F., Chen, N., Zhu, J. Y., Tian, H. G., … Liu, T. X. (2016). Pea aphid Acyrthosiphon pisum sequesters plant-derived secondary metabolite L-DOPA for wound healing and UVA resistance. Scientific Reports, 6(March), 1–13. https://doi.org/10.1038/srep23618




DOI: http://dx.doi.org/10.32584/jikmb.v2i1.218

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Central Java Nursing Center, Jl. Yos Sudarso No. 47-49 Genuk, Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Tel / fax : (024) 769 13574 / (024) 769 13575 | Email: jurkep.kmb@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.