Self-Efficacy dan Peran Keluarga Berhubungan dengan Frekuensi Kekambuhan Pasien Skizofrenia

Authors

  • Jek Amidos Pardede Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Harjuliska Harjuliska Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Arya Ramadia Universitas Sari Mutiara Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32584/jikj.v4i1.846

Keywords:

frekuensi kekambuhan, peran keluarga, self-efficacy, skizofrenia

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan pikiran berupa kombinasi dari halusinasi, delusi, berpikir dan perilaku tidak teratur. Skizofrenia seringkali kambuh dan berulang sehingga sangat diperlukan terapi jangka lama yang membuat keluarga membutuhkan self-efficay yang baik dan perlu peran keluarga untuk memberikan kesembuhan bagi pasien dan tidak kambuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self-efficacy dan peran keluarga dengan frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan penedekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu seluruh keluarga yang memiliki anggota keluarga yang mengalami skizofrenia sebanyak 40 pasien. Sampel penelitian keseluruhan objek atau dianggap mewakili populasi atau total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah di uji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian ini bahwa self-efficacy mayoritas rendah sebanyak 67.5%, peran keluarga mayoritas kurang sebanyak 62.5% dan frekuensi kekambuhan responden mayoritas 1 kali sebanyak 52,5%.  Self-efficacy dengan frekuensi kekambuhan didapatkan nilai p=0.006 (p<0.05) dan peran keluarga dengan frekuensi kekambuhan, nilai p=0.0026 (p<0.005). Disimpulkan  terdapat hubungan yang bermakna antara self-efficacy dan peran keluarga dengan frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia.

Author Biography

Jek Amidos Pardede, Universitas Sari Mutiara Indonesia

Mental Health Nursing

References

Adriani, R. B., & Rahardjo, S. S. (2017). Effect of Locus of Control, Self-Efficacy, and Personality Type on the Quality of Life among Caregivers of Schizophrenia Patient in Godean Sub-District, Yogyakarta. Journal of Epidemiology and Public Health, 2(1), 20-31. https://doi.org/10.26911/jepublichealth .2017.02.01.03

Ahmad, M., A. Pulungan, Z., & Hardiyati, H. (2019). Psikoedukasi meningkatan peran keluarga dalam merawat klien gangguan jiwa. Jurnal Keperawatan, 11(3), 191-198. https://doi.org/https://doi.org/10.32583/keperawatan. v11i3.553

Anistasia, F. P., & Mamnu’ah, M. A. (2015). Hubungan Status Perkawinan dengan Frekuensi Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Sleman Yogyakarta, Skripsi, STIKES'Aisyiyah Yogyakarta. Retrieved from: http://lib.unisayogya.ac.id

Bratha, S. D. K., Febristi, A., Surahmat, R., Khoeriyah, S. M., Rosyad, Y. S., Fitri, A., & Rias, Y. A. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kekambuhan Pasien Skizofrenia. Jurnal Kesehatan, 11, 250-256. http://dx.doi.org/10.35730/jk.v11i0.693

Elfeddali, I., Bolman, C., Candel, M. M., Wiers, R. W., & De Vries, H. (2012). The role of self‐efficacy, recovery self‐efficacy, and preparatory planning in predicting short‐term smoking relapse. British journal of health psychology, 17(1), 185-201. https://doi.org/10.1111/j.2044-8287.2011.02032.x

Keltner, N. & Steele, D. (2015). Psychiatric nursing. 7th ed., Elsevier Mosby. P.p. 126 -127.

Hartanto, A. E. (2018). Model Peran Keluarga Dalam Perawatan Diri Pasien Skizofrenia. Tesis, Universitas Airlangga. Retrieved from: http://repository.unair.ac.id/77143/

Heri, M., Dewi, P. K., Widiarta, G. B., & Martini, M. (2020). Peningkatan Self-efficacy pada Keluarga dengan Penyakit TB Paru melalui Terapi Psikoedukasi. Jurnal Keperawatan Silampari, 3(2), 436-445. https://doi.org/10.31539/jks.v3i2.1053

Hill, K., & Startup, M. (2013). The relationship between internalized stigma, negative symptoms and social functioning in schizophrenia: the mediating role of self-efficacy. Psychiatry research, 206(2-3), 151-157. PMID: 23218915, doi: 10.1016/j.psychres.2004.07.004

Manao, B. M., & Pardede, J. A. (2019). Correlation of Family Burden of The Prevention of Recurrence of Schizophrenia Patients. Mental Health, 4(1),31-42. https://doi.org/10.324389/MH-2019

Nurjamil, D. & Rokayah, C. (2019). Hubungan Antara Peran Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Skizofrenia. Jurnal Keperawatan Jiwa, 5(1), 53-59. https://doi.org/10.26714/jkj.5.1.2017.53-59

Padila (2012). Keperawatan Keluarga, Yogyakarta : Nuha Medika

Pardede, J. A. (2020). Family Burden Related to Coping when Treating Hallucination Patients. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 3(4), 453-460. http://dx.doi.org/10.32584/jikj.v3i4.671

Pardede, J. A. (2017). The Implementation of Family Tasks with The Frequency of Recurrence of Social Isolation Patients. Mental Health, 4(2).

Pardede, J. A., Ariyo, A., & Purba, J. M. (2020). Self Efficacy Related to Family Stress in Schizophrenia Patients. Jurnal Keperawatan, 12(4), 831-838. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v12i4.1010

Pardede, J. A., Silitonga, E., & Laia, G. E. H. (2020). The Effects of Cognitive Therapy on Changes in Symptoms of Hallucinations in Schizophrenic Patients. Indian Journal of Public Health, 11(10), 257. https://doi.org/10.37506/ijphrd.v11i10.11153

Patricia, H., Rahayuningrum,D. C., & Nofia, V. R. (2019). Hubungan Beban Keluarga Dengan Kemampuan Caregiver Dalam Merawat Klien Skizofrenia. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 10(2), 45-52. doi: http://dx.doi.org/10.30633/jkms.v10i2.449

Pharoah, F., Mari, J. J., Rathbone, J., & Wong, W. (2010). Family intervention for schizophrenia. Cochrane database of systematic reviews, (12). PMID: 21154340 doi: 10.1002/14651858.cd000088.pub2

Rhoads, J. (2011). Clinical consult for psychiatric mental health care. New York: Springer ublishing Company.

Ruspawan, I., Sumirta, I. N., & Yuliawati, N. L. P. (2013). Peran Keluarga Dengan Frekuensi Kekambuhan Klien Skizofrenia. Jurnal Gema Keperawatan, 6(1), 5-12. http://repository.poltekkes-denpasar.ac.id/id/eprint/6554

Stanley, M., & Pollard, D. (2013). Relationship between knowledge, attitudes, and self-efficacy of nurses in the management of pediatric pain. Pediatric nursing, 39(4). PMID: 24027950

Young, K. D., Erickson, K., & Drevets, W. C. (2012). Match between cue and memory valence during autobiographical memory recall in depression. Psychological Reports, 111(1), 129-148. https://doi.org/10.2466/09.02.15.PR0.111.4.129-148

Wuryaningsih, E. W., Hamid, A. Y. S., & Daulima, N. H. C (2013). Studi Fenomenologi: Pengalaman Keluarga Mencegah Kekambuhan Perilaku Kekerasan Pasien Pasca Hospitalisasi RSJ. Jurnal Keperawatan Jiwa, 1(2). https://doi.org/10.26714/jkj.1.2.2013.%25p

Wynn Nyunt S, Howteerakul N, Suwannapong N, Rajatanun T. (2010). Self-efficacy, self-care behaviors and glycemic control among type-2 diabetes patients attending two private clinics in Yangon, Myanmar. Southeast Asian J Trop Med Public Health. 41(4):943-51. PMID: 21073070

Xiao, J., Mi, W., Li, L., Shi, Y., & Zhang, H. (2015). High relapse rate and poor medication adherence in the Chinese population with schizophrenia: results from an observational survey in the People’s Republic of China. Neuropsychiatric disease and treatment, 11, 1161. PMID: 26056450 doi: 10.2147/NDT.S72367

Downloads

Published

2021-03-12

How to Cite

Pardede, J. A., Harjuliska, H., & Ramadia, A. (2021). Self-Efficacy dan Peran Keluarga Berhubungan dengan Frekuensi Kekambuhan Pasien Skizofrenia. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4(1), 57–66. https://doi.org/10.32584/jikj.v4i1.846