DIMENSI KONSEP DIRI PADA PENDERITA HIV/AIDS

Susana Nur Tanti, Nita Yunianti Ratnasari

Abstract


Permasalahan HIV dan AIDS menjadi tantangan kesehatan hampir di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat dimensi  konsep diri dari aspek usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan pada ODHA di Klinik VCT RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner tentang konsep diri. Hasil analisis karakteristik responden berdasarkan usia menggambarkan jumlah tertinggi responden adalah usia 41 sampai dengan lebih dari 50 tahun, berjenis kelamin perempuan, berpendidikan sekolah dasar dan bekerja sebagai karyawan/buruh. Sebagian besar responden berdasarkan usia mempunyai dimensi konsep diri yang tinggi yaitu pada usia lansia akhir, berjenis kelamin perempuan. Pada bagian dimensi kritik diri sebagian besar yang memiliki kritik diri tinggi adalah laki laki. Berdasarkan tingkat pendidikan menunjukkan bahwa dimensi konsep diri responden dengan pendidikan SD lebih tinggi pada dimensi diri moral etik, diri pribadi, diri sosial dan kritik diri. Responden dengan pendidikan SMU mempunyai dimensi konsep diri yang tinggi pada dimensi diri fisik dan diri keluarga. Berdasarkan pekerjaan menunjukkan sebagian besar petani mempunyai tingkat dimensi konsep diri yang tinggi dibandingkan swasta/karyawan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat dimensi respon konsep diri pada responden adalah tinggi  dari aspek usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan pekerjaan.

 

Kata kunci: Dimensi konsep diri, ODHA

 

DIMENSIONS OF SELF-CONCEPT IN HIV / AIDS

 

ABSTRACT

The problems with HIV and AIDS pose health challenges in almost all the world, including in Indonesia. The objective of this study was to determine the level of dimensions of self-concept in PLWHA at the VCT Clinic at the RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Regency Indonesia. The design of this study is descriptive quantitative research with a cross-sectional approach. The instrument in this study used a questionnaire about self-concept. The results of the analysis characteristics of respondents based on age illustrate the highest number of respondents aged 41 to more than 50 years, female sex, elementary school education and working as an employee / laborer. Most respondents based on age have a high self-concept dimension, namely at the age of the elderly, female. In the dimension of self criticism, most of those who have high self-criticism are men. Based on the level of education shows that the self-concept dimensions of respondents with elementary education are higher in the self dimension of moral ethics, personal self, social self and self criticism. Respondents with high school education have high self-concept dimensions in the dimensions of physical self and family self. Based on work shows that most farmers have a high level of self-concept dimensions compared to the private sector / employee.The conclusion of the study show that most of the dimensions of the self-concept response to respondents are high in terms of age, gender, education level and occupation.

 

Keywords: Self-concept dimensions, PLWHA


Keywords


Dimensi konsep diri, ODHA

Full Text:

PDF PDF

References


A. Nelson Aritonang, P. ., Drs. Nono Sutisna, M., Moch Zaenal Hakim, P. ., Dr. Sakroni, M. P., Drs. Yudi Muryanto, M., & Dr. Pribowo, M. P. (2014). konsep diri orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS).

Ardani, I., & Sri Handayani, RN, Ms. (2017). Stigma terhadap Orang dengan HIV / AIDS ( ODHA ) sebagai Hambatan Pencarian Pengobatan : Studi Kasus pada Pecandu Narkoba Suntik di Jakarta. Buletin Penelitian Kesehatan, 45, 81–88. Retrieved from http://dx.doi.org/10.22435/bpk.v45i2.6042.81-88

Ayu, I., Putri, K., & Tobing, H. (2016). Gambaran Penerimaan Diri Pada Perempuan Bali Pengidap HIV-AIDS, 3(3), 395–406.

Fitriyani, E. N., & Winarti, S. A. (2014). Konsep Diri dengan Kejadian Depresi pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Panembahan Senopati Bantul, 2(3), 122–127.

Herani, I., Sarikusuma, H., & Hasanah, N. (2012). Konsep diri orang dengan HIV dan AIDS ( ODHA ) yang menerima label negatif dan diskriminasi dari lingkungan sosial Self-concept of people with HIV and AIDS ( ODHA ) who experience negative labelling and discrimination from their social environment. Psikologia-Online, 7, No 1(1), 29–40. Retrieved from file:///D:/JURNAL HIV KEMAS 2019/JURNAL HIV/labellingpadaodha(1).pdf

Ibrahim, K., H, Y. K., Rahayuwati, L., & Nurmalisa, B. E. (2017). Hubungan antara Fatigue , Jumlah CD4 , dan Kadar Hemoglobin pada Pasien yang Terinfeksi Human Immunodeficiency Virus ( HIV ) The Correlation of Between Fatigue , CD4 Cell Count , and Hemoglobin Level among HIV / AIDS Patients, 5, 271–280.

Indonesia, K. K. R. (2017). Laporan Perkembangan HIV-AIDS & Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS) Triwulan I Tahun 2017.

Isni, K. (2016). Dukungan Keluarga, Dukungan Petugas Kesehatan, Dan Perilaku Ibu HIV dalam Pencegahan Penularan HIV/AIDS ke Bayi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 1858–1196. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas/article/view/4014/4682

Kesehatan, K. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018.

Marni, RN, Ms., Susana Nurtanti, RN, Ms., Sri Handayani, RN, Ms., Nita Yunianti Ratnasari, RN, Ms., & Tantut Susanto,MN,RN MN,RN,PHN, P. (2018). The Lived Experience of Women with HIV / AIDS : A Qualitative Study. International Journal of Caring Sciences, 11(3), 1475–1482.

Nurtanti, S. (2016). Dukungan Keluarga Terhadap Perkembangan Psikologi : Konsep Diri Pada Anak Usia Sekolah Dasar Di Desa Lebak Kecamatan Pracimantoro. Akademi Keperawatan 17 Karanganyar, 4 Nomor 1(2338–6800), 72-. Retrieved from http://akper17.ac.id/e-jurnal/download/4-jurnal-akper-tujuhbelas/72-susana-nurtanti.html

Nurtanti, S., & Handayani, S. (2017). Human Characteristics, Causality, Methods, and Public Opinion on Suicide : Case Report. Proceeding Book The International Conference on Translational Medicide and Health Sciences (ICTMHS), September(978-602-5560-40–8). Retrieved from https://ictmhs.fk.undip.ac.id/wp-content/uploads/2017/02/proceeding2017.pdf

Nurtanti, S., & Nita Yunianti Ratnasari. (2016). Efektivitas Penerapan Pendidikan Kesehatan Pola Asuh Sehat Mental Terhadap Perkembangan Psikososial Anak Usia 3 - 6 Tahun. Profesi, 13, 31–37. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26576/profesi.117

Rasyida, A. N. U. R. (2008). Faktor - faktor yang mempengaruhi (orang dengan HIV-AIDS). Universitas Katolik Soegijapranata.

Rohmat, M. S. (2011). Gambaran Konsep Diri Pada Orang Dengan HIV/AIDS di Rumah Sakit Grhasia Provinsi Daerah Istimewa. Stikes Aisyiyah Yogyakarta, 1–18.

Sinaga, P. A., & Dr. Welly Wirman , S.IP, M. S. (2015). Pembentukan Konsep Diri Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) Di Kota Pekanbaru Dalam Perspektif Fenomenologi. JOM FISIP Vol. 2 No. 2 - Oktober, 2(2), 1–15.

Siyoto, S., Peristiowati, Y., & Eva Agustina. (2016). TEORI ADAPTASI CALLISTA ROY ( Coping Mechanism on People Living with HIV Using Theory of Adaptation Callista Roy ). Jurnal Ners Stikes Surya Mitra Husada Kediri, 11, 256–260.

SurahmaWahyu, Taufik, & Asmidirlilyas. (2012). Konsep diri dan Masalah yang dialami orang terinfeksi HIV/AIDS, 1(3), 1–12. Retrieved from http://ejpurnal.unp.ac.id/index.php/konselor

Tasa, Y., Ludji, I. D. R., & Rafael Paun. (2016). Pemanfaatan Voluntary Counseling And Testing Oleh Ibu Rumah Tangga Terinfeksi Human Immunodeficiency Virus. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 1858–1196. Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kemas

Yanndi Afandy. (2017). Penerimaan Diri Pada Penderita HIV/AIDS di Yogyakarta. Jurnal Fakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan.




DOI: http://dx.doi.org/10.32584/jikj.v2i2.323

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Central Java Nursing Center, Jl. Yos Sudarso No. 47-49 Genuk, Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Tel / fax : (024) 769 13574 / (024) 769 13575 | Email: jurnalilmukeperawatanjiwa@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.