DETEKSI DAN STIMULASI PERKEMBANGAN SOSIAL PADA ANAK PRASEKOLAH: LITERATUR REVIEW

Ikeu Nurhidayah, Ranti Gilar Gunani, Gusgus Gharaha Ramdhanie, Nuroktavia Hidayati

Abstract


Perkembangan sosial pada anak usia prasekolah termasuk kedalam golden period dimana masa tersebut tidak bisa diulangi lagi. Faktor yang sangat mempengaruhi perkembangan sosial pada anak adalah deteksi dini dan pemberian stimulasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mensintesis penelitian mengenai deteksi dini perkembangan sosial dan strategi pemberian stimulasi perkembangan sosial pada anak prasekolah. Metode studi literatur ini adalah descriptive review. Artikel dikumpulkan dari data base Google Scholar, PubMed, ProQuest dan Science Direct. Kata kunci yang digunakan yaitu Screning Social Developmental Tools/ Deteksi dini perkembangan sosial, Stimulation/ Stimulasi, Social Development/ Perkembangan sosial, Prescholer, Preschool/ anak usia prasekolah dengan menggunakan Boolean “OR” dan “AND”. Kriteria artikel yang digunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa inggris, diterbitkan dalam periode 10 tahun teakhir (2010-2020). Hasil studi literatur menemukan 15 artikel untuk deteksi dini perkembangan sosial dapat menggunakan instrumen Denver developmetal screening test (DDST), Kuisioner pra skrining perkembangan (KPSP), Preschool Pediatric Symtom Cheklist (PPSC), Dortmund Developmental Screening Preschool (DDSK), The Ages & Stages Quistionnaries (ASQ:SE), Vineland Social Maturity Scale (VSMS). Sementara itu, stimulasi perkembangan sosial dapat dilakukan dengan stimulasi bermain, stimulasi visual art,dan stimulasi senam rhythmic. Terdapat berbagai jenis instrumen untuk mendeteksi perkembangan sosial dan strategi pemberian stimulasi perkembangan sosial pada anak prasekolah. Stimulasi perkembangan sosial tersebut dapat dilakukan oleh orang tua, guru dan perawat. Penggunaan instrument untuk deteksi perkembangan sosial dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Stimulasi perkembangan sosial yang paling efektif adalah dengan stimulasi bermain. Orangtua, perawat dan guru perlu mengintegrasikan stimulasi perkembangan sosial dalam aktivitas bermain anak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Keywords


Anak prasekolah, deteksi dini, perkembangan sosial, stimulasi perkembangan

Full Text:

PDF

References


Adani, D. N., & Hidayah, I. T. (2015). Permainan Tradisional Ular Naga. 1–12. Retrieved from https://studylibid.com/doc/528896/makalah-permainan-tradisional-ular-naga

Azzahra, F. (2020). Meningkatkan keterampilan sosial dengan social skill training pada anak autis. Procedia : Studi Kasus Dan Intervensi Psikologi, 4(1), 29–39. https://doi.org/10.22219/procedia.v4i1.11964

Bala, G., Golubović, S., Milutinović, D., & Katić, R. (2012). Psychometric properties of the Pediatric Symptom Checklist in preschool children in Serbia. Medicinski Glasnik : Official Publication of the Medical Association of Zenica-Doboj Canton, Bosnia and Herzegovina, 9(2), 356–362. Retrieved from http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22926377

Biermann, J., Franze, M., & Hoffmann, W. (2020). Social developmental delays among 3 to 6 year old children in preschools in German social hotspots: Results of a dynamic prospective cohort study. BMC Pediatrics, 20(1), 1–11. https://doi.org/10.1186/s12887-020-02128-3

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2010). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Jakarta: Kemenkes RI

Diyenti, A. K. (2016). Problematika perkembangan sosial anak usia 3-5 tahun di TK IT Ar-Rahmah.

Ghanayi Chemanabad . Kareshki. (2013). Effect of Rhythmic Movements Learning on Intelligence and Social Development of Preschool. Quarterly of the Horizon of Medical Sciences 2013; 18(4): 203-207 Effect, 18(4), 203–207.

Grant, M. J., & Booth, A. (2009). A typology of reviews: An analysis of 14 review types and associated methodologies. Health Information and Libraries Journal, 26(2), 91–108. https://doi.org/10.1111/j.1471-1842.2009.00848.x

Hurlock, E. B. 2010. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Alih Bahasa Istiwidayanti dkk. Edisi Kelima. Jakarta : Erlangga.

Hurlock, E. B. (2012). Psikologi Perkembangan, Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (terjemahan). Jakarta: Erlangga.

Ilmiah, W. S., Azizah, F. M., & Amelia, N. S. (2019). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Anak Pra Sekolah Di TK Mentari Desa Sambi Rampak Lor Kecamatan Kota Anyar Kabupaten Probolinggo. Skripsi, 2(2), 61–67.

Ismail, H., Abdul, M. A., & Mohamad, I. (2019). The Islamic visual Art Education For Social Development of Preschool Children. Jurnal Pendidikan Awal Kanak-Kanak Kebangsaan, 8(2018), 1–7.

Khasan, U., Siska, G., & Oktiawati, A. (2014). Perbedaan Hasil Pengukuran Perkembangan Balita Menggunakan Denver Developmental Screening Test II (Denver II) dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). 2(1), 44–51.

Lejarraga, H., Menendez, A. M., Menzano, E., Guerra, L., Biancato, S., & Pianelli, P. 2008. Screening for Developmental Problems At Primary Care Level: A Field Programme In San Isidro, Argentina. Paediatric and Perinatal Epidemiology, 22(2):180.

Lopez Boo, F., Cubides Mateus, M., & Llonch Sabatés, A. (2020). Initial psychometric properties of the Denver II in a sample from Northeast Brazil. Infant Behavior and Development, 58(November 2019), 101391. https://doi.org/10.1016/j.infbeh.2019.101391

Marks, K. P., Madsen Sjö, N., & Wilson, P. (2019). Comparative use of the Ages and Stages Questionnaires in the USA and Scandinavia: a systematic review. Developmental Medicine and Child Neurology, 61(4), 419–430. https://doi.org/10.1111/dmcn.14044

Marlina, S. (2014). Peningkatan Sikap Sosial Anak Usia Dini Melalui Permainan Puzzle Puzzle Buah Di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah 1 Bukittinggi. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, XIV(2), 109–114.

Nurjanah, N. (2015). Pengaruh Pekes Stimulasi Perkembangan Anak Terhadap Pengetahuan dan Sikap Orang Tua Di Rumah Bintang Islamic Pre School. Jurnal Ilmu Keperawatan, III(2), 112–119.

Potterton, J., Hilburn, N., & Strehlau, R. (2016). Developmental status of preschool children receiving cART: A descriptive cohort study. Child: Care, Health and Development, 42(3), 410–414. https://doi.org/10.1111/cch.12321

Pujiastuti, E., Fadlyana, E., & Garna, H. (2016). Perbandingan Masalah Psikososial pada Remaja Obes dan Gizi Normal Menggunakan Pediatric Symptom Checklist (PSC)-17. Sari Pediatri, 15(4), 201. https://doi.org/10.14238/sp15.4.2013.201-6

Purnama, A. (2015). Efektifitas Permainan Kooperatif Merancang Gambar Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Tk a Bas Tuban. Jurnal Psikologi Tabularasa, 10(2), 201–214.

Rodziah, S., Kusumaningtyas, lydia ersta, & Setiawan, H. yuli. (2019). Upaya Meingkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Permainan Tradisional Boy-Boyan Dalam Perkembangan Sosial Emosional. Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Anak Dan Media Informasi PUD, 3359(1), 63–72.

Saputri, S. N. (2019). Hubungan Frekuensi Stimulasi Dengan Perkembangan Anak Usia 60-72 Bulan di TK Syech Abu Bakar Surabaya (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga)

Sari, P. N. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kemampuan Sosialisasi Pada Anak Usia % Tahun Di TK Teratai Palembang. Skripsi, 1–12.

Setyaningsih, T. S. A., & Wahyuni, H. (2018). Stimulasi Permainan Puzzle Berpengaruh Terhadap perkembangan sosial dan Kemandirian Anak Usia Prasekolah. 1(1), 430–439.

Sheldrick, R. C., Henson, B. S., Merchant, S., Neger, E. N., Murphy, J. M., & Perrin, E. C. (2012). The Preschool Pediatric Symptom Checklist (PPSC): Development and initial validation of a new social/emotional screening instrument. Academic Pediatrics, 12(5), 456–467. https://doi.org/10.1016/j.acap.2012.06.008

Soetjiningsih. 2012. Perkembangan Anak dan Permasalahannya dalam Buku Ajar I Ilmu Perkembangan Anak Dan Remaja. Jakarta :Sagungseto .Pp 86-90.

Suyami, Zukhri, S., & Suryani, L. 2016. Pola Asuh Orang Tua Dengan Tingkat Perkembangan Sosial Anak Usia 1-3 Tahun Di Desa Buntalan Klaten. Motorik Jurnal Ilmu Kesehatan (Journal Of Health Science), 5(9)

UNICEF. (2019). The State of the World's Children 2019: Children, food and nutrition growing well in a changing world (The State of The World's Children). New York: UNICEF

Vaezghasemi, M., Eurenius, E., Ivarsson, A., Richter Sundberg, L., Silfverdal, S. A., & Lindkvist, M. (2020). Social-emotional problems among Swedish three-year-olds: An Item Response Theory analysis of the Ages and Stages Questionnaires: Social-Emotional. BMC Pediatrics, 20(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12887-020-2000-y

Wardany, M. P., B., M. T., & Anggraini1, G. F. (2014). Aktivitas Bermain Kooperatif Meingkatkan Perkembangan Social-Emosional Anak. (1), 518055.

Wati, D. E. (2017). Pengetahuan Guru PAUD Tentang KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) sebagai Alat Deteksi Tumbuh Kembang Anak. Jurnal VARIDIKA, 28(2), 133–139. https://doi.org/10.23917/varidika.v28i2.3028

World Health Organization. (2019). Exclusive breastfeeding for optimal growth, development and health of infants.




DOI: http://dx.doi.org/10.32584/jika.v3i2.786

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Central Java Nursing Center, Jl. Yos Sudarso No. 47-49 Genuk, Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Tel / fax : (024) 769 13574 / (024) 769 13575 | Email: jurkep.anak@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.