Gambaran Kecerdasan Emosional Orang Tua yang mempunyai Anak Autis

Authors

  • Dody Setyawan Universitas Diponegoro
  • Dinna Puri Larasati Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.32584/jika.v2i1.197

Keywords:

Autis, kecerdasan intelektual, orang tua

Abstract

Orang tua dari anak autis memiliki stres yang lebih tinggi daripada mereka yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus lainnya. Tingkat stres yang tinggi pada orang tua dapat mengganggu emosi mereka pada anak. Emosi yang tidak terkendali dapat menyebabkan anak memiliki harga diri yang rendah dan menarik diri dari lingkungan. Dampak negatif ini dapat diminimalisir ketika orang tua memiliki kecerdasan emosi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kecerdasan emosional orang tua anak autis di Semarang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif survei menggunakan kuesioner kecerdasan emosional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yang melibatkan 91 orang tua sebagai responden. Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua dari anak-anak dengan autisme memiliki tingkat kecerdasan emosi yang sedang (72,5%). Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan oleh para pemangku kepentingan untuk memberikan dukungan program kepada orang tua untuk berbagi pengalaman dan memberikan dukungan di antara orang tua anak-anak dengan autisme.Kata Kunci: Autis, kecerdasan intelektual, orang tuaDescribe the Emotional Intelligence of the Parents of Children with AutismAbstractParents of children with autism have higher stress than those who have children with other special needs. High levels of stress in these parents can disturb their emotion towards the children. An uncontrolled emotion can caused the children to have a low self-esteem and withdraw themselves from their environment. These negative impacts can be minimized when the parents have good emotional intelligence. This study aimed to describe the emotional intelligence of the parents of children with autism in Semarang. This study used descriptive design of the survey using a questionnaire of emotional intelligence. The sampling technique used was total sampling, which involved 91 parents as the respondents. The data were analyzed using univariate analysis. The results showed that the majority of the parents of children with autism had a moderate level of emotional intelligence (72.5%). The findings in this study are expected to be a consideration by the stakeholders to provide program support to parents to share experiences and provide support among those parents of children with autism.Key Words: Autism, Emotional intelligence, parent

References

Al-Saree, I., & Alshurman, W. (2015). Emotional intelligence and its relationship with psychological loneliness among parents of children with autism spectrum disorder. European Scientific Journal , 11 (32), 185-202.

Baskara, A., Soetjipto, H., & Atamimi, N. (2008). Kecerdasan emosi ditinjau dari keikutsertaan dalam program meditasi. Jurnal Psikologi , 35 (2), 101-115.

Boonen, H., Esch, L., Lambrechts, G., Maljaars, J., Zink, I., Leewen, K., et al. (2015). Mothers’ parenting behaviors in families of school-aged children with autism spectrum disorder: an observational and questionnaire study. Journal of Autism and Developmental Disorders, 45 (11), 3580-3593.

Gulsrud, A., Jahromi, L., & Kasari, C. (2010). The co-regulation of emotion between mother and their children with family. J Autism Dev Disord , 227-235.

Hariastuti, R., & Saman, A. (2007). Mengembangkan kecerdasan emosional anak. Jurnal Pendidikan Dasar , 8 (1), 101-109.

Hendriani, W., Hendriyati, R., & Sakti, T. (2006). Penerimaan keluarga terhadap individu yang mengalami keterbelakangan mental. INSAN , 8 (2).

Ijzendoorn, MH., Rutgers, AH., Kranenburg, MJ., Daalen, EV., Dietz, C. Buitelaar, JK., et al. (2007). Parental sensitivity attachment in children with autism spectrum disorder: comparison with mental retardation, with language delays, and with typical development. Child Development, 78 (2), 579-608

Ioannidou, F., & Konstantikaki, V. (2008). Empathy and emotional intelligence : What is it really about? International Journal Of Caring Sciences , 1 (3), 118-123.

Kadeni. (2014). Pentingnya kecerdasan emosional dalam pembelajaran. Equilibriumn , 2 (1), 8-18.

Kurniawan, A. (2014). Hubungan antara kecerdasan emosi dan penerimaan diri pada orang tua yang mempunyai anak autisme. Yogyakarta: UII

McPheat, S. (2010). Emotional intelligence. UK: MTD Training & Ventus Publishing ApS

Miranda, D. (2013). Strategi coping dan kelelahan emosional (emotional exhaustion) pada ibu yang memiliki abk (studi kasus di rumah sakit jiwa daerah atma husada mahakam samarinda, kalimantan timur). eJournal Psikologi , 1 (2), 123-135.

Monat, J. (2016). The emergence of humanity’s self awareness. Journal of Futures. http://dx.doi.org/10.1016/J.futures.2016.08.002

Muhammad, J. (2007). Special education for special children: Panduan pendidikan khusus anak-anak dengan ketunaan dan learning disabilities.

Phetrasuwan, S., & Meiles, M. (2009). Parenting stress in mothers of children with autism spectrum disorder. JSPN , 14 (3), 157-207.

Saptoto, R. (2010). Hubungan kecerdasan emosi dengan kemampuan coping adaptif. 37, 13-22.

Steidle, A., & Werth, L. (2014). In the spotlight: Brightness increases self awareness and reflective self regulation. Journal of Environment Psychology, 39, 40-50.

Sumiyarsih W, Mujiasih E, Ariati J. (2012). Hubungan antara kecerdasan emosional dengan organizational citizenship behavior (OCB) pada karyawan CV. Aneka Ilmu Semarang. J Psikol Undip. 11(1).

Sunarti, E. (2004). Mengasuh dengan hati tantangan yang menyenangkan. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Wang, J., iHu, YJ., Wang, Y., Qin, X., Xia, W., Sun, C., et al. (2013). Parenting stress in Chinese mother of children with autism spectrum disorders. Soc Psychiatry Psychiatr Epidemiol, 48 (4), 575-582.

Wardani, D. (2009). Strategi coping orang tua menghadapi anak autis. Indigenous, Jurnal Ilmiah Berkala Psikologi, 11 (1), 26-35.

Yalcin, M., & Ulosoy, M. (2015). Personal and professional attitudes of architecture students. Social and Behavioral Sciences , 1820-1828.

Yusuf, S. (2006). Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2019-05-26

Issue

Section

Articles