Gambaran Perkembangan Komunikasi Anak Cornelia de Lange Syndrome (CdLS)

Authors

  • Tri Retno Indah Susanti RSUD DR. R. SOEPRAPTO CEPU
  • Meira Erawati
  • Dwi Retno Nurniningsih

DOI:

https://doi.org/10.32584/jika.v2i1.179

Keywords:

Cornelia de Lang Syndrome, Peningkatan perkembangan, terapi wicara

Abstract

Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) adalah gangguan perkembangan multisistem yang dikaitkan dengan gangguan kognitif, malformasi dan gangguan wajah internal yang khas. Gangguan perkembangan yang terjadi pada Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) adalah keterampilan berbahasa dan berbicara. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat peningkatan perkembangan komunikasi anak Sindrom Cornelia de Lange (CdLS) setelah diberi intervensi  play therapy dan terapi wicaradengan menggunakan media gambar dan warna. Metodologi penelitian ini menggunakan desain studi kasus. Alat yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa menggunakan DENVER II. Berdasarkan hasil penelitian pada 9 November 2018, anak berusia 3 tahun, 9 bulan, 3 hari dengan diagnosis medis Sindrom Cornelia de Lange (CdLS) dengan keluhan anak belum bisa bicara. Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan terdapat bentuk khas yaitu alis mata menyatu ditengah, bulu mata panjang, terdapat juga kriteria minor. Hasil pemeriksaan DENVER II dari bahasa, anak masih seperti anak usia 18 bulan.  Berdasarkan hasil evaluasi setelah 1 bulan tindakan keperawatan dan kolaborasi dengan terapis, telah terjadi peningkatan komunikasi anak.Kata kunci: Cornelia de Lang Syndrome, Peningkatan perkembangan, terapi wicara.Description of Communication Development in Children with Cornelia De Lange Syndrome (Cdls)AbstractCornelia de Lange Syndrome (CdLS) is a multisystem developmental disorder that is associated with cognitive impairments, malformations and internal and typical facial disorders. Developmental disorders that occur in Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) are language skills and speech. The purpose of this study was to see the speed of communication development of children of Cornelia de Lange Syndrome (CdLS), after being given an intervention. Improve conversation by using play therapy using image and color media. The methodology of this research uses case study design. The tool used to measure the ability language use the DENVER II. Based on the results of the study on November 9, 2018, children aged 3 years, 9 months, 3 days with a medical diagnosis of Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) were obtained with a comparison of children unable to speak. From the results of physical examination, there are typical forms, namely spies in the middle, long eyelashes, also there are minor criteria. The results of DENVER II examination of various children's languages are still like 18 months old children. Based on the evaluation results after 1 month of nursing actions and collaboration with the therapist, there has been an increase in communication of children with Cornelia de Lange Syndrome (CdLS).Key words: Cornelia de Lang Syndrome, Increased development, Speech therapy

References

Alice, Z. (2011). Terapi bermain untuk mengatasi permasalahan pada anak . Majalah ilmiah informatika, 2(3); 164-175.

Bahri, S. (2010). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif suatu pendekatan teoritis psikologis. Jakarta: Rineka Cipta.

Beck, B., & Fenger, K. (1985). Mortalit, pathological findings and causes of death in the de large syndrome. Acta Paediatr Scand, 74;765-769.

Braddock, S., Lachman, R., Stoppenbagen, C., Carey, J., Ireland, M., & Moeschler, J. (1993). Radiological features in brachmann de lange syndrome. Am J Med Genet A, 47; 1006-1013.

Bulechek, G., Butcher, H., Dochterman, J., & Wagners, C. (2013). Nursing interventions classification (NIC) edisi keenam bahasa Indonesia. Oxford: Elsevier.

Cempaka, A. (2013). Penerapan media story pictures dalam pembelajaran membaca. Universitas pendidikan indonesia, 13.

Clark, D., Sherer, L., Deardoff, M., Byne, J., Loomes, K., & Nowaczyk, M. (2012). Prenatal profile of cornellia de large syndrome: a review of 53 pregnancies. Am j Med Genet A, 158(8);1848-1856.

Fatwikiningsih, N. (2014). Peningkatan kemampuan berbahasa melalui metode berkomunikasi dengan gambar pada anak dengan ciri gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Jurnal SAINS dan Praktik Psikologi, 2(3):226-242.

foundation, C. d. (2012, Februari 24 ). Diagnostic criteria checklish for cornelia de lange syndrome. Retrieved from 4. Cornelia de Lange Syndrome Foundation. 2010.Diagnostic Criteria Checklist for Cornelia de Lange Synhttp://www.cdlsusa.org/professional-education/diagnostic checklist.htm.

foundation, C. d. (2018, November 18). Treatment protocol. Retrieved from USA:Cdls Foundation: http://www.cdlsusa.org/what-is-cdls/treatment-protocols.htm

Frakenburg, W., & Dodds, J. (1967). The denver development screening test. The Journal of pediatrics, 7(2);181-191.

Herdman, T., & Kamitsuru. (2017). NANDA-I Diagnosis keperawatan definisi dan klasifikasi 2018-2020. Jakarta: EGC.

Jateng, D. P. (2007). Bermain peran panduan praktis pendidi PAUD . Semarang.

John, D., Bhonsale, D., Shivashanker, V., & Johns, M. (2012). Aesthetic and fungsional management of a patient with cornelia de large syndrome. COntemp clin dent, 86-91.

Krantz, I., McCallum, J., DeScipio, C., Kaur, M., Gillis, L., & Yaeger, D. (2004). Cornelia de Lange syndrome is caused by mutations in NIPBL, the human homolog of drosophilamelanogaster. Nature Genet, 631-635.

Maryanti, D., & Kusumawati, D. (2015). Faktor-faktor risiko terjadinya kelainan kongenital. Jurnal Kesehatan Al Irsyad, 7(1).

Moorhead, S., Johnson, M., Maas, M., & Swanson, E. (2013). Nursing Ourcomes Classification (NOC) edisi kelima bahasa Indonesia. Oxford: Elsevier.

Nugraha, A. (2015). A Cornelia de lang syndrome with sepsis neonatorum and respiratory distress syndrome . J Agromed Unila, 2(1).

O'Donnell, D., Davis, P., & King, N. (1985). Management problems associated with cornelia de large syndrome. Spec Care Dentist, 5:160-163.

Soetiningsih. (2016). Tumbuh kembang anak. Jakarta: EGC.

Tanjung, N., & Panggabean, E. (2000). Kiat meningkatkan spontanitas penyandang autisme dalam berkomunikasi. Jakarta: Yayasan Autisma Indonesia.

Tekin, M. (1993). Cornelia de large syndrome: differential diagnoses & worup (typus amtelodamensis. Arch Med Enfants, 36; 713-719.

Downloads

Published

2019-05-26

Issue

Section

Articles