Gambaran Tingkat Depresi Warga Binaan Pemasyarakatan Perempuan Menjelang Bebas

Arintan Nur Safitri, Megah Andriany

Abstract


Warga binaan pemasyarakatan (WBP) perempuan menjelang bebas rentan mengalami depresi karena kecemasan terhadap stigma dan perilaku masyarakat setelah bebas. Penelitian tentang tingkat depresi WBP perempuan menjelang bebas sangat terbatas ditemukan, namun penelitian tentang depresi pada WBP perempuan pernah dilakukan dan menunjukkan adanya depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat depresi WBP perempuan menjelang bebas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif survei, menggunakan metode kuantitatif, dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 34 WBP perempuan menjelang bebas secara total sampling dan memenuhi kriteria inklusi berupa WBP perempuan yang bersedia menjadi responden dengan komunikasi baik dan kooperatif, serta menjalani sisa masa pidana hingga tiga bulan, kemudian diukur menggunakan kuesioner Beck Depression Inventory II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden terbanyak adalah usia 18-40 tahun (64,7%), tingkat pendidikan menengah (55,9%), status menikah (50,0%), sisa masa pidana 0-1 bulan (38,2%), beberapa kali kunjungan keluarga dalam setahun (35,3%), lama pidana 4-6 tahun (38,2%), dan pidana karena tindakan yang berkaitan dengan obat terkontrol atau zat psikoaktif lainnya (44,1%). Survei tingkat depresi menunjukkan bahwa 32,4% tidak depresi, 14,7% depresi ringan, 44,1% depresi sedang, dan 8,8% depresi berat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa mayoritas WBP perempuan mengalami depresi saat menjelang bebas. Perawat correctional perlu lebih memperhatikan aspek psikososial dalam perencanaan pulang.

 

Kata kunci: Depresi, menjelang bebas, WBP perempuan

 

Abstract

Female Inmates’ Depression Before Prison Release in Indonesia]Female inmates before releasing are vulnerable to depression due to anxiety’s to public’s stigma and behavior after releasing. Study about female inmates’ depression before prison release was limited to be found, but study on female inmates’ depression has been done and showed depression. The purpose of this study was to measure the percentage and the level of depression among female inmates before being released. This quantitative study was performed using a descriptive survey and cross-sectional approach. There were 34 female inmates who fulfilled the inclusion criteria such as cooperative, agree to become respondents, and remains of prison days less than three months, and all of them were recruited as subjects of this study. The level of depression was measured using Beck Depression Inventory II questionnaire. The characteristic findings: 64,7% were between 18-40 years of age, 55,9% has middle level of education, 50,0% were married, 38,2% has less than 0-1 month prison days, 35,3% had several family visits yearly, 38,2% was sentenced 4-6 years, and 44,1% was jailed in relation for drug related crime. The study showed that 32,4% were not depressed, while 14,7% had mild depression, 44,1% had moderate depression, and 8,8% had severe depression. This study showed that the correctional nurses should play a role to prevent depression among female inmates before being released.

 

Keywords: Depression, before being released, female inmates


Keywords


depresi; menjelang bebas; WBP perempuan

References


Afriyanti. (2016). Pemberdayaan perempuan melalui pembinaan keterampilan warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Wirogunan (Skripsi). Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.

Allen, R., Artz, L., Bryans, S., Birk, M., Kozma, J., López, M., & Podmore, J. (2015). Global prison. London, United Kingdom.

Armiya, A. Y., Gyang, B. A., Maigida, K., & Goar, S. G. (2017). Co-morbid physical illness among depressed prisoners in a nigerian prison population. Journal of Forensic Sciences and Criminal Investigation, 4(2), 1–4. https://doi.org/10.19080/JFSCI.2017.04.555638

Beck, A. T., & Alford, B. A. (2009). Depression: Causes and treatment. In Journal of Chemical Information and Modeling (2nd ed., Vol. 53). https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Binswanger, I. A., Merrill, J. O., Krueger, P. M., White, M. C., Booth, R. E., & Elmore, J. G. (2010). Gender differences in chronic medical, psychiatric, and substance-dependence disorders among jail inmates. American Journal of Public Health, 100(3), 476–482. https://doi.org/10.2105/AJPH.2008.149591

Creech, D. (2017). Strain, depression, and reentry: effects of incarceration on depression and reentry (Undergraduate honors thesis). Univeristy of Wyoming.

Datta, P. V., Vijaya, M., Krishna, V., Bai, B. S., Sharon, M. T., & Ramam. (2015). Prevalence of depression and assessment of its severity among prisoners of Central Prison, Rajahmundry, India. Indo American Journal of Pharmaceutical Research Pharmacoepidemiologic Approach. Indo American Journal of Pharm Research, 5(02), 1–6.

Dettbarn, E. (2012). Effects of long-term incarceration: A statistical comparison of two expert assessments of two experts at the beginning and the end of incarceration. International Journal of Law and Psychiatry, 35, 236–239. https://doi.org/10.1016/j.ijlp.2012.02.014

Direktorat Jendral Pemasyarakatan. (2019). Sistem database pemasyarakatan: Data terakhir jumlah penghuni perkanwil. Retrieved from http://smslap.ditjenpas.go.id/public/grl/current/monthly

Estu, M. P. (2017). Hubungan dukungan sosial pada narapidana di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Purwodadi (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Jodi, T. R. (2016). Gambaran tingkat depresi narapidana di lembaga pemasyarakatan wanita kelas IIA Bulu Semarang tahun 2016 (Skripsi). Universitas Diponegoro.

Kunarni, S. (2014). Pengaruh meditasi dzikir untuk menurunkan kecemasan pada narapidana wanita menjelang masa bebas (studi eksperimen di Lapas Kelas IIA Wanita Semarang) (Skripsi). Institut Agama Islam Negeri Walisongo.

Maghnina, Z. Z. (2017). Gambaran penyesuaian diri warga binaan pada sebuah lapas wanita di Indonesia (Skripsi). Universitas Diponegoro.

Novianto, P. (2008). Dinamika konsep diri pada narapidana menjelang bebas di Lembaga Pemasyarakatan Sragen (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Nur, A. L., & Shanti K, L. P. (2011). Kesepian pada narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kedungpane Semarang ditinjau dari dukungan sosial keluarga dan status perkawinan. Jurnal Psikologi, IV(2), 67–80.

Pare, P. P., & Logan, M. W. (2011). Risks of minor and serious violent victimization in prison: the impact of inmates’ mental disorders, physical disabilities, and physical size. Society and Mental Health, 1(2), 106–123. https://doi.org/10.1177/2156869311416828

Pettus-Davis, C. (2014). Social support among releasing men prisoners with lifetime trauma experiences. International Journal of Law and Psychiatry, 37(5), 512–523. https://doi.org/10.1016/j.ijlp.2014.02.024

Salim, S. U., Komariah, M., & Fitria, N. (2016). Gambaran faktor yang mempengaruhi kecemasan WBP menjelang bebas di LP wanita kelas IIA Bandung. Jurnal Ilmu Keperawatan, 4(1), 32–42.

Santi, A. A. (2015). Stres dan strategi coping pada narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Wanita Semarang (Skripsi). Universitas Kristen Satya Wacana.

Saputri, D. K. D., Rujito, L., & Kartika, A. (2011). Perbedaan kejadian depresi pada narapidana usia muda dan usia tua beserta gambaran sidik jari di Lembaga Pemasyarakatan Purwokerto. Mandala of Health, 5(2), 295–299.

Tololiu, T. A., & Makalalag, H. (2015). Hubungan depresi dengan lama masa tahanan narapidana di rumah tahanan negara kelas IIA Malendeng Manado. Juiperdo, 4(1), 14–19.

US Bureau of Justice Statistics. (2014). Correctional populations in the United States, 2013. Bureau of Justice Statistics Bulletin, (December), 1–14. https://doi.org/10.1037/e529812006-001

Utari, D. I., Fitria, N., Rafiyah, I., Keperawatan, F. I., & Padjajaran, U. (2013). Gambaran tingkat kecemasan pada warga binaan wanita menjelang bebas di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Klas IIA Bandung. Jurnal Ilmu Keperawatan, 1(1), 1–7.

Visher, C. A., & O’Connell, D. J. (2012). Incarceration and inmates’ self perceptions about returning home. Journal of Criminal Justice, 40(5), 386–393. https://doi.org/10.1016/j.jcrimjus.2012.06.007

Wibowo, A. (2013). Identifikasi gejala-gejala dominan depresi narapidana dan tahanan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.32584/jpi.v3i3.353

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


StatCounter - Free Web Tracker and Counter

View My Stats 

Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Central Java Nursing Center, Jl. Yos Sudarso No. 47-49 Genuk, Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Tel / fax : (024) 769 13574 / (024) 769 13575 | Email: jurnalppnijateng@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.