Respon Anticipatory Grief Orang Tua Yang Memiliki Anak Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) Di RSUP Dr Hasan Sadikin Bandung

Selvia Rahmayoza, Ikeu Nurhidayah, Aat Sriati

Abstract


Penyakit Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) pada anak menyebabkan orang tua mengalami respon Anticipatory Grief tua berhubungan dengan kemungkinan kehilangan anak akibat prognosis yang buruk, survival rate yang rendah, pengobatan yang lama, dan resiko tinggi untuk relapse. Respon Anticipatory Grief normalnya berlangsung < 12 bulan. Respon berduka yang buruk akan berdampak pada kualitas hidup anak dan orang tua, juga mempengaruhi pengambilan keputusan terhadap pengobatan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon Anticipatory Grief yang dialami orang tua di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung berdasarkan lama terdiagnosis. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling dari populasi sebanyak 35.  Instrumen dalam penellitian ini menggunakan Marwit-Mauser Caregiver Grief Inventory (MMCGI)-Childhood Cancer. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi (frequensi, persentase, mean, dan standar deviasi). Hasil yang didapatkan adalah orang tua yang memiliki anak terdiagnosa 0-6 bulan memiliki intense berduka lebih tinggi dengan nilai mean 170.79±9.192, dan orang tua yang memiliki anak terdiagnosa > 6 bulan dengan nilai mean 155.19±.479. Profesional kesehatan harus mendorong orang tua untuk mendiskusikan perasaan terkait dengan penyakit anak mereka dan hasil yang potensial. Kebijakan rumah sakit perlu untuk memasukkan ketentuan dan promosi layanan palliative care sejak anak terdiagnosis, dan perawat perlu mendorong orang tua untuk bergabung dengan layanan kelompok pendukung.

Keywords


Anticipatory Grief; LLA; orang tua; anak

Full Text:

PDF

References


Al-Gamal, E., & Tony L. (2010). Anticipatory grieving among parents living with a child with cancer. Journal Of Advanced Nursing, 66(9): 1980-1990.

Al-Gamal , E. (2013). Quality of life and Anticipatory grieving among parents living with a child with cerebral palsy. International Journal of Nursing Practice, 19(3): 288–294.

Betz, C. L. (2009). Buku Saku Keperawatan Pediatri. Jakarta: EGC.

Burke, L., Clark , K., Ali, K., Gibson, B., Smigelsky, M., & Neimeyer, R. (2015). Risk Factors for Anticipatory Grief in Family. Risk Factors for Anticipatory Grief in Family Members of Terminally Ill Veterans Receiving Palliative Care Services. J Soc Work End Life, 11(3): 244-266.

Fowler, R.N., Hansen, A.S., Barnato, A.E., & Garand, L. (2013). Association between Anticipatory Grief and problem solving among family caregivers pf persons with cognitive impairment. J Aging Health, 25(3): 493-509.

Fulton, R. (2003). Anticipatory mourning: a critique of the concept. Mortality, 8(4): 342-351.

Klassen, A., Klaassen, R., Dix, D., Pritchard, S., Yanofsky, R., O’Don, M., . . . Sung, L. (2008). Impact of Caring for a Child With Cancer on Parents’ Health-Related Quality of Life. Journal Of Clinical Oncology, 26(36): 5884-5895.

Kubler-Ross, E. (1981). on Death and Dying. Britain: Social Science Paperback

Marwit, S. J., Cibhnal, J. T., Dougherty, R., Jenkins, C., & Shawgo, J. (2008). Assessing pre-death Grief in cancer caregivers using the Marwit–Meuser Caregiver Grief Inventory (MM-CGI). Psycho-Oncology, 17(3): 300-301.

Marwit, S. J., & Meuser, T. M. ( 2005). Development Of A Short Form Inventory To Assess Grief In Caregivers Of Dementia Patients. Death Studies, 29(3): 191–205.

Puspita, S. K., & Ludiro, S. K. (2013). Kondisi Orang Tua Pasien Kanker Anak Dilihat Dari Aspek Biopsikososial Berdasarkan Fase Pengobatan Anak (Studi Deskiptif Pada Support Group Sebagai Program Dalam Komunitas Pita Emas Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Indonesia, Depok, Indonesia.

Rahmahkemala, R., Maslihah, S., & Heryati, E. (2016). Hubungan Antara Anticipatory Grief Dengan Hope Dan Social Support Pada Orangtua Dari Anak Dengan Diagnosis Leukemia. UPI Digital Repository.

Simanjorang, C., Kodim, N., & Tehuteru, E. (2012). Perbedaan Kesintasan 5 Tahun Pasien Leukemia Limfoblastik Akut dan Leukemia Mieblastik Akut pada Anak di Rumah Sakit Kanker "Dharmais". Indonesian Journal of Cancer, 6(2): 15-21.

Valizadeh, L., Zamanzadeh, V., & Rahiminia, E. (2013). Comparison of Anticipatory Grief reaction between fathers and mothers of premature infants in neonatal intensive care unit. Scandinavian Journal of Caring Sciences, 27(4): 921–926.

Wolfe, J, Klar, N., Grier, H.E., Duncan, J., Salem-Schats, S., Emanuel E.J., & Weeks J.C. (2000). Understanding of prognosis among parents of children who died of cancer: impact on treatment goals and integration of palliative care. JAMA Journal, 15 (284), 2469-2475.

Zeitlin, S. (2001). Palliative Care. Washington: Mosby, Inc.




DOI: http://dx.doi.org/10.32584/jika.v1i1.100

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Central Java Nursing Center, Jl. Yos Sudarso No. 47-49 Genuk, Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

Tel / fax : (024) 769 13574 / (024) 769 13575 | Email: jurkep.anak@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.